Destry Janji Lanjutkan Rencana Redenominasi Rupiah Jika Menjadi Deputi Gubernur BI
Merdeka.com - Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, mengatakan redenominasi Rupiah atau penyederhanaan nilai penting bagi Indonesia. Dalam kesempatan uji kelaikan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Destry juga berkomitmen akan me-review rencana tersebut.
"Untuk redenominasi, saat ini sudah sempat dibahas di DPR dan pemerintah, mungkin kita perlu mereview kembali," kata dia, di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (1/7).
Dia menjelaskan, salah satu persyaratan untuk melakukan redenominasi adalah terjaganya stabilitas nilai tukar mata uang. Dia memandang, saat ini kondisi Rupiah juga cukup stabil.
"Karena persyaratan redenominasi berhasil adanya stabilitas, kami melihat stabilitas Rupiah cukup stabil," jelasnya.
Destry yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini pun mengakui, saat ini nilai tukar Rupiah cukup besar jika dibandingkan dengan dolar AS.
"Dengan besaran sekarang terlalu besar sekali 1 Dolar AS Rp 14,178, tidak efisien sekali membawa nilai tukar Rupiah," tandasnya.
Sebelumnya, Perry Warjiyo, terhitung pada 23 Mei 2018, akan menduduki jabatan barunya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2018-2023. Perry mengatakan, dalam masa kepemimpinannya nanti akan kembali mendorong realisasi redenominasi Rupiah atau penyederhanaan nilai mata uang.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya