Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Catat, Ini Rekomendasi Investasi Paling Cuan di 2024 Versi OJK

Catat, Ini Rekomendasi Investasi Paling Cuan di 2024 Versi OJK

Catat, Ini Rekomendasi Investasi Paling Cuan di 2024 Versi OJK

Beberapa instrumen investasi ini diyakini tetap menguntungkan tahun ini meski kondisi ekonomi global suram.

Ini Rekomendasi Investasi Paling Cuan di 2024 Versi OJK

Tren pelemahan perekonomian global diprediksi masih terus berlanjut di tahun 2024.

Kondisi ini disebabkan ketegangan geopolitik yang terjadi sejumlah kawasan yang berdampak pada terganggunya aktivitas logistik.

Sehingga kondisi pasar keuangan dan ekonomi global ikut terdampak.

Selain itu, tren pelemahan ekonomi global juga dipengaruhi oleh terganggunya perekonomian China akibat krisis di sektor properti. 

Mengingat China merupakan salah satu raksasa perekonomian global.

Meski demikian, terdapat sejumlah instrumen investasi yang diyakini tetap menguntungkan untuk Anda coba di tahun ini. 

Catat, Ini Rekomendasi Investasi Paling Cuan di 2024 Versi OJK

Berikut rekomendasi investasi pasar modal tahun 2024 menurut Otoritas Jasa Keuangan:

1. Investasi saham

Melansir laman sikapiuangmu.ojk.go.id, Senin (19/2), instrumen investasi saham berpotensi memberikan keuntungan dilihat dari potensi pertumbuhan laba emiten dan makroekonomi Indonesia tahun 2024.

Di lihat dari data historis pasar modal, tahun politik juga memberikan potensi keuntungan.

Khususnya dari saham-saham perusahaan yang bergerak di sektor finansial, konsumen, dan media.

“Oleh karena itu, Sobat dapat mempertimbangkan untuk berinvestasi saham di tahun 2024,” ungkap OJK.

“Oleh karena itu, Sobat dapat mempertimbangkan untuk berinvestasi saham di tahun 2024,” ungkap OJK.

2. Reksa dana

Instrumen investasi reksa dana tetap dapat jadi pilihan investasi di tahun 2024.

Namun, Anda haru cermat memilih jenis reksa dana sesuai dengan masing-masing profil risiko dan jangka waktu investasinya.

2. Reksa dana

Reksa dana indeks maupun saham bisa menjadi pilihan, terutama bagi investor yang memiliki tujuan jangka panjang. Reksa dana pendapatan tetap juga berpotensi menguntungkan karena ada tren penurunan suku bunga acuan, cocok bagi investor moderat.

Kabar baiknya, reksa dana pasar uang diprediksi akan stabil di tahun 2024. Bagi Anda yang ingin melakukan strategi wait and see, dapat memanfaatkan instrumen reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap untuk berinvestasi jangka pendek. Ini sembari menunggu momen yang tepat untuk mulai melakukan diversifikasi investasi di saham.

3. Obligasi

Instrumen obligasi diprediksi cocok sebagai sasaran investasi di tahun 2024 karena dorongan untuk mendiversifikasi risiko.

3. Obligasi<br>

Obligasi sebagai instrumen berpendapatan tetap (fixed income) layak menjadi pilihan bagi investor yang sensitif terhadap sentimen pasar dan fluktuasi kondisi ekonomi di tahun politik.

Salah satu pilihan obligasi yang paling aman adalah obligasi yang diterbitkan pemerintah.

Di tahun ini Kementerian Keuangan akan kembali menerbitkan beberapa obligasi pemerintah seperti Obligasi Negara Ritel (ORI), Sukuk Negara Ritel (SR), Sukuk Tabungan (ST), Saving Bonds Ritel (SBR), dan Cash Waqf Link Sukuk (CWLS). 

”Bagi Sobat yang ingin melakukan diversifikasi risiko dan berinvestasi dalam jangka menengah dapat mempertimbangkan obligasi pemerintah. Pantau terus masa penawarannya melalui situs resmi Kementerian Keuangan,” ungkap OJK. 

Catat, Ini Rekomendasi Investasi Paling Cuan di 2024 Versi OJK
Ingin Cepat Kaya? Ini Pilihan Investasi Jangka Pendek Potensi Banyak Cuan

Ingin Cepat Kaya? Ini Pilihan Investasi Jangka Pendek Potensi Banyak Cuan

Selain berisiko rendah, investasi jangan pendek juga dapat menghasilkan untung dalam waktu yang singkat.

Baca Selengkapnya
Aplikasi Investasi Bibit Catat Penjualan Seri SBN Kategori Fintech Terbanyak, Ini Detailnya

Aplikasi Investasi Bibit Catat Penjualan Seri SBN Kategori Fintech Terbanyak, Ini Detailnya

Di tengah kondisi pasar keuangan global yang volatile, di pasar domestik terjadi outflow dalam periode Juli hingga Oktober 2023.

Baca Selengkapnya
KEK Sanur Dapat Suntikan Investasi Rp10,3 Triliun, Berpotensi Serap 43 Ribu Pekerja

KEK Sanur Dapat Suntikan Investasi Rp10,3 Triliun, Berpotensi Serap 43 Ribu Pekerja

Investasi tersebut berasal dari berbagai pihak mulai dari perusahaan BUMN, swasta hingga investor asing.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Gawat, OJK Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Dunia Melemah di Tahun 2024

Gawat, OJK Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Dunia Melemah di Tahun 2024

Proyeksi ini sejalan dengan berbagai rilis lembaga internasional yang menyebutkan hal serupa.

Baca Selengkapnya
Analisis Ekonom: Janji Bangun 40 Kota Setara Jakarta Anies-Cak Imin Sulit Terwujud

Analisis Ekonom: Janji Bangun 40 Kota Setara Jakarta Anies-Cak Imin Sulit Terwujud

Janji tersebut diungkap dalam debat cawapres pada Jumat (22/12) lalu.

Baca Selengkapnya
5 Macam Reksa Dana yang Menarik Dipilih Sebagai Instrumen Investasi Alternatif

5 Macam Reksa Dana yang Menarik Dipilih Sebagai Instrumen Investasi Alternatif

Anda bisa menginvestasikan dana yang dimiliki dalam bentuk saham, obligasi dan pasar uang.

Baca Selengkapnya
Peluncuran ETF Bitcoin dan Ethereum Pertama di Asia, Beri Sinyal Positif ke Industri Keuangan Tradisional

Peluncuran ETF Bitcoin dan Ethereum Pertama di Asia, Beri Sinyal Positif ke Industri Keuangan Tradisional

Langkah ini dinilai semakin menguatkan kepercayaan regulator terhadap potensi pertumbuhan dan pentingnya aset kripto dalam pasar keuangan global.

Baca Selengkapnya
4 Negara yang Paling Banyak Berminat Investasi di IKN Nusantara

4 Negara yang Paling Banyak Berminat Investasi di IKN Nusantara

Terbaru, surat pernyataan minat tersebut telah mencapai 328 LoI.

Baca Selengkapnya
Jualan Es dan Camilan, Begini Kisah Pedagang di Madiun Kantongi Omzet Lebih dari Rp2 Juta per Hari selama Libur Lebaran

Jualan Es dan Camilan, Begini Kisah Pedagang di Madiun Kantongi Omzet Lebih dari Rp2 Juta per Hari selama Libur Lebaran

Lebaran menjadi momentum yang bikin capek tapi juga menghasilkan banyak cuan

Baca Selengkapnya