Bos BI minta masyarakat tak campurkan kepentingan politik dengan makro ekonomi
Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, tahun politik tidak akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Selama masyarakat bisa memisahkan kepentingan politik dengan urusan ekonomi.
"Salah satu kekuatan dari Indonesia adalah komitmen untuk membangun negara demokrasi dan negara demokrasi itu ya salah satu cirinya adalah kehidupan politiknya seperti yang kita ikuti selama 20 tahun terakhir ini," kata Agus saat kuliah umum di Perbanas Institute, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, (21/2).
"Track record di dunia itu melihat bahwa kita ada agenda politik itu agenda politik akan berjalan mungkin besar tetapi dampaknya kepada ekonomi dan stabilitas sistem keuangan itu selalu terjaga," jelas dia.
Untuk itu, BI juga akan menggandeng seluruh lembaga dan kementerian terkait untuk tetap menjaga dan meyakinkan stabilitas ekonomi Indonesia dapat berjalan baik pada tahun politik ini. "Di tengah dinamika politik tapi stabilitas ekonomi kita akan jaga," tandasnya
Sementara itu, dia juga menegaskan bahwa Bank Indonesia adalah lembaga independen dan tidak terlibat dalam situasi politik. Justru kata dia, tugas BI adalah menjaga stabilitas nilai tukar, stabilitas dari pada harga dan juga stabilitas dari pada ekonomi Indonesia.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya