Berkat Ajang MotoGP Mandalika, Rp606 Miliar Uang Berputar di Daerah

Jumat, 9 September 2022 11:49 Reporter : Anisyah Al Faqir
Berkat Ajang MotoGP Mandalika, Rp606 Miliar Uang Berputar di Daerah Luhut Panjaitan. ©2017 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan dampak gelaran MotoGP di Mandalika beberapa waktu lalu terhadap perekonomian daerah. Tak kurang perputaran uang di daerah mencapai Rp606 miliar.

"Event MotoGP Mandalika Februari lalu, memberi multiplier effect bagi ekonomi lokal yang mencapai Rp606 miliar," kata Luhut dalam Forum Investasi 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas di Labuan Bajo, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Jumat, (9/9).

Selama acara berlangsung, 24.678 kamar terisi oleh para tamu dan wisatawan. Padahal potensi penonton MotoGP mencapai 100.000 orang. Sehingga hal ini perlu menjadi bahan evaluasi pemerintah dan para pelaku usaha sektor pariwisata.

"Potensi jumlah penonton mencapai 100.000 orang, kita mampu memenuhi 25 persen kebutuhan kamar ini menjadi contoh potensi yang perlu dicermati," kata dia.

Lalu jika dilihat dari lama menginapnya wisatawan di Mandalika, Labuan Bajo, dan Kupang kata Luhut sudah cukup baik. Rata-rata mereka menginap 3-5 hari. Sementara itu untuk tujuan wisata ke Borobudur dan Danau Toba hanya sekitar 1-2 hari saja.

2 dari 2 halaman

Uang yang Dibelanjakan

Dari sisi jumlah uang yang dibelanjakan selama berwisata di Mandalika, Labuan Bajo, Borobudur dan Kupang, rata-rata bisa membelanjakan hingga USD 500 - USD 1.000 dalam setiap kali kunjungan. Namun untuk di kawasan Danau Toba masih sangat minim.

"Sedangkan untuk Danau Toba pengeluaran wisata masih terbilang minim."

Maka, Luhut menilai perlu adanya optimalisasi pembangunan pada sektor pariwisata. Khususnya dari sisi aksesibilitas, amenitas, dan atraksi.

Hanya saja, sumber dananya tidak dapat hanya mengandalkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Melainkan butuh sokongan dalam bentuk investasi.

"Sumber dananya tidak dapat hanya mengandalkan dari APBN dan APBD saja, tetapi tentunya dari investasi baik dalam maupun asing," pungkasnya. [idr]

Baca juga:
Sandiaga Datangi Penghasil Produk UMKM jadi Merchandise Moto GP Mandalika
BPS: MotoGP Berakhir, Keterisian Hotel April 2022 Turun Cukup Dalam
MotoGP Mandalika Beri Nilai Tambah Rp4,5 Triliun ke Ekonomi RI
Aleix Espargaro Kendarai Motor Bonceng Empat Bak Emak-Emak Indonesia, Ini Potretnya
Dewas KPK Usut Total Penerima Fasilitas Dugaan Gratifikasi MotoGP Lili Pintauli
KPK Klarifikasi Dugaan Gratifikasi Tiket MotoGP Lili Pintauli ke Pertamina

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini