Belanja Pemilu bantu topang pertumbuhan ekonomi RI
Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia masih sesuai perkiraan, terutama ditopang oleh permintaan domestik. Pertumbuhan ekonomi 2018 diperkirakan masih dalam kisaran 5,0-5,4 persen.
Gubernur BI, Perry Warjiyo menyebutkan konsumsi tetap kuat didukung perbaikan pendapatan dan belanja terkait pemilu. Sementara itu, investasi diperkirakan masih tumbuh cukup tinggi ditopang baik investasi bangunan, terkait proyek infrastruktur dan properti, maupun nonbangunan.
"Namun, kenaikan pertumbuhan ekspor diperkirakan masih terbatas seiring ekspor pertanian yang masih lemah," kata Perry saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Kamis (27/9).
Sedangkan ekspor manufaktur membaik didukung subsektor kimia serta besi dan baja. Sementara itu, impor tetap tinggi dipengaruhi permintaan domestik yang tetap kuat, termasuk investasi yang mendorong impor barang modal.
"Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi tahun 2018 diperkirakan masih dalam kisaran 5,0-5,4 persen dan akan meningkat menjadi 5,1-5,5 persen pada tahun 2019," tutupnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya