Agar Harga Tiket Pesawat Turun, Airnav Tunda Kenaikan Tarif Layanan Navigasi

Rabu, 20 Februari 2019 13:56 Reporter : Merdeka
Agar Harga Tiket Pesawat Turun, Airnav Tunda Kenaikan Tarif Layanan Navigasi Direktur AirNav Indonesia Novie Riyanto di Padang soal harga tiket pesawat. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - AirNav Indonesia menegaskan pihaknya bersama dengan Kementerian Perhubungan dan juga Indonesia National Air Carrier Association (INACA) telah sepakat untuk menunda kenaikan tarif jasa layanan navigasi penerbangan. Kebijakan ini disepakati dalam rangka memberikan ruang kepada maskapai penerbangan untuk meningkatkan efisiensi untuk bisa menurunkan harga tiket pesawat.

"Sebenarnya soal tarif itu keputusan di Kementerian Perhubungan, kita hanya menjalankan. Tapi menghadapi isu tiket dan sebagainya, kita sudah duduk bersama sepakat untuk melakukan penundaan," ucap Direktur AirNav Indonesia Novie Riyanto di Padang, Rabu (20/2).

Dengan adanya penundaan ini, Novie mengaku akan berdampak langsung terhadap rencana investasi perusahaan. Mulai dari investasi Sumber Daya Manusia (SDM) hingga peralatan seperti ditargetkan sebelumnya.

Meski demikian, Novie mengaku tak akan mempengaruhi angka pendapatan dan laba perusahaan di 2019. Ini dikarenakan sebagian besar pendapatan perusahaan berbentuk Dolar AS, dari jasa layanan navigasi maskapai internasional.

"Konsekuensinya kalau ada sesuatu yang tertunda kita investasi peralatan tertunda, training orang juga tertunda, dan ada beberapa lainnya juga," tegas dia.

Sebelumnya, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengakui bahwa beberapa waktu lalu maskapai penerbangan terlalu besar menaikkan harga tiket pesawat. Besarannya mencapai 85 persen dari harga normal. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini