2019, Pertamina target bangun PLTP 900 MW di Indonesia
Merdeka.com - Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Irfan Zainuddin mengatakan potensi energi panas bumi di Indonesia begitu besar. Sayangnya, energi panas bumi ini baru dimanfaatkan sekitar 5 persen.
"Potensi yang ada begitu besar jadi mau tidak mau harus kita produksi," kata Irfan dalam diskusi Energi Kita yang digagas merdeka.com, RRI, Sewatama, IJTI, IKN dan IJO di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (6/11).
Dengan demikian, dia menargetkan akan membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) sebesar 900 MW hingga 2019. Sebab, PLTP di Indonesia baru mencapai 1.500 MW.
"Saat ini 512 MW kita punya kapasitas. Tahun 2019 kita targetkan 900 mw dan kemudian terus meningkat hingga 2,3 GW, " imbuhnya.
Namun, hal tersebut tidak akan terwujud tanpa dorongan dari pemerintah. Mengingat, rendahnya pemanfaatan energi panas bumi ini dikarenakan isu lingkungan, harga dan proses perizinan yang lambat.
Untuk itu, dirinya meminta agar pemerintah segara menetapkan harga tetap atau fix price untuk kepastian kepada pengembang berapa harga yang ditawarkan.
"Pengembangan memang menunggu terobosan dari pemerintah. Seperti isu lingkungan, harga dan proses perizinan. Ini akan terus perbaiki oleh pemerintah. Energi fosil mulai sulit," jelas Irfan.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya