Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wajib Tahu! Ini 8 Bagian yang Wajib Dicek Saat Servis Motor

Wajib Tahu! Ini 8 Bagian yang Wajib Dicek Saat Servis Motor

Wajib Tahu! Ini 8 Bagian yang Wajib Dicek Saat Servis Motor

Ketahui bagian penting yang wajib dicek saat servis motor untuk hindari kerusakan. Simak informasi berikut.

Servis kendaraan merupakan kewajiban yang tidak bisa ditawar bagi para pemilik kendaraan. Salah satunya sepeda motor.

Sepeda motor perlu mendapat perawatan khusus supaya tidak merusak komponen mesin bila dibiarkan dalam jangka waktu lama.

Servis rutin juga bisa mencegah terjadinya kecelakaan yang diakibatkan menurunnya performa motor.

Untuk menghindari hal itu terjadi kita perlu tahu apa saja yang harus dipersiapkan pada saat melakukan servis motor termasuk waktu yang tepat.

Melansir dari planetban.com dan berbagai sumber lain, Senin (29/4) berikut informasi selengkapnya.

Kewajiban Servis Motor

Pemilik sepeda motor bukan hanya sekedar tahu cara memakainya saja namun juga perawatannya. Salah satunya adalah servis rutin agar performa motor tetap maksimal.

Servis motor minimal dilakukan 1-2 bulan sekali, atau saat pemakaian sudah mencapai jarak tempuh 2000 km (untuk motor keluaran lama) dan jarak tempuh 5000 km (untuk motor keluaran baru). 

Wajib Tahu! Ini 8 Bagian yang Wajib Dicek Saat Servis Motor

Bila tidak rutin, performa motor akan mengalami penurunan, mesin jadi cepat panas, motor sering rusak, dan akhirnya bisa mengeluarkan lebih banyak biaya untuk perbaikan.

Kapan Motor Harus Servis?

Umumnya servis motor ditentukan berdasarkan jarak kilometer yang sudah ditempuh. Sebab, setiap motor memiliki intensitas penggunaan yang berbeda.

Ada motor yang dalam satu bulan bisa menempuh 2000 km, sementara motor lain perlu waktu lebih dari 2 bulan untuk mencapai jarak tempuh yang sama.

Untuk sepeda motor keluaran lama, seperti keluaran tahun 2000, servis motor harus dilakukan saat jarak tempuhnya sudah mencapai 2000 km.

Motor matic dan motor bebek keluaran baru, bisa mendapatkan pemeriksaan dan perawatan kendaraan saat jarak tempuhnya mencapai kurang lebih 4000-5000 km.

Namun bagi pengguna motor sport, sebaiknya lakukan servis ketika jarak tempuh sudah mencapai 6000 km, pun juga untuk moge kurang lebih 12.000 km.

Kategori Servis Motor

1. Service Motor Kategori Ringan
Servis motor yang masuk kategori ringan, antara lain ganti oli, cek dan ganti kampas rem, ganti busi, suspensi, lampu, karburator, aki, dan tekanan udara pada ban.

2. Service Motor Kategori Berat
Untuk servis kategori berat, meliputi pemeriksaan dan perbaikan mesin atau melakukan penggantian komponen yang ada di dalam mesin, seperti skir klep, ganti seal, turun mesin, dan sebagainya.

Bagian yang Wajib Dicek Saat Servis Motor

1. Ganti Oli Mesin
Oli mesin menjadi komponen penting dalam mesin motor. Oli mesin berfungsi sebagai pelumas, pendingin, dan pelindung mesin.

Untuk mengantisipasi kerusakan pada mesin, kita perlu rutin mengganti oli sesuai jarak tempuh yang sudah mencapai batas tertentu.

Untuk melakukan servis ini, biaya yang perlu dibayar meliputi biaya pembelian oli (harga tergantung merek) dan biaya jasa ganti olinya.

2. Ganti Oli Gardan
Selain oli mesin, pengguna motor matic akan ada tanggung jawab tambahan dengan mengganti oli gardan.

Adapun fungsi oli gardan adalah untuk melumasi gear yang ada di Continuously Variable Transmission (CVT).

Perhitungan waktu penggantiannya bisa dengan hitungan rumus 2x ganti oli mesin, kemudian baru dibarengi dengan 1x ganti oli gardan.

3. Busi
Komponen berikutnya yang harus diperhatikan saat servis motor adalah busi. Busi merupakan bagian dari motor yang fungsinya untuk mengubah aliran listrik koil menjadi percikan api sehingga mesin dapat menyala.

Bila busi tak berfungsi dengan maksimal, maka bisa menyebabkan motor sulit dinyalakan bahkan mogok. Sehingga penggantian busi adalah hal yang wajib diperhatikan.

4. Kampas Rem
Bagian yang wajib dicek saat servis motor keempat adalah kampas rem. Rem merupakan bagian penting dalam motor dalam mengatur kecepatan.

Bila kampas rem sudah mulai tipis, bisa membuat rem menjadi tidak pakem atau tidak peka. Sehingga bisa menyebabkan bahaya kecelakaan.

Tentu saja mengecek kampas rem harus selalu dicek saat melakukan service motor.

5. Filter Udara
Komponen selanjutnya yang wajib dicek saat servis motor adalah filter udara.

Fungsi filter udara berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke ruang pembakaran agar jangan sampai ada kotoran yang masuk, kemudian menyumbat sistem injeksi dan karburator.

Biasanya, pemeriksaan akan dilakukan di awal sebelum mekanik memutuskan akan mengganti filter udara atau hanya sekedar dibersihkan.

6. Aki atau Accu
Saat servis kita hendaknya mengecek kondisi aki motor. Tegangan pada aki idealnya berada pada 12,3-12,6 Volt dalam kondisi mesin mati. Sementara jika mesin menyala, maka tegangan aki berada pada 13,7 - 14,2 Volt.

Apabila tegangan aki tak sesuai ketentuan tersebut, ditemukan ada kebocoran, atau kondisi terminal berkarat, mau tidak mau mekanik harus melakukan pemeriksaan detail.

Kondisi aki yang tidak layak juga harus segera diganti agar kamu tetap bisa menggunakan motor dengan nyaman.

7. Ban
Ban merupakan salah satu komponen yang wajib dicek saat servis motor. Bahkan memeriksa kondisi ban seharusnya dicek sebelum menggunakan motor selain saat servis.

Saat service motor, mekanik akan memfokuskan pemeriksaan pada tekanan udara di dalam ban, kondisi ban secara keseluruhan (bannya gundul atau tidak), dan sebagainya.

8. Tune up Motor Rutin
Komponen terakhir yang wajib diperhatikan saat servis motor adalah tune up.

Servis tune up merupakan servis rutin yang meliputi pemeriksaan semua komponen, terutama komponen-kompenen yang berkaitan dengan performa motor secara keseluruhan.

Pemeriksaan ini biasanya fokus pada tekanan ban, kondisi lampu, membersihkan karburator (saringan udara), memeriksa tegangan rantai, rem, dan klakson.

Meski hanya beberapa hal saja, servis tune up tak jarang juga disertai dengan ganti oli mesin, ganti oli gardan, atau penggantian sparepart.

Namun hal ini tetap akan ditawarkan oleh mekanik kepada pemilik kendaraan sebelum melakukan perbaikan.

Catat, Motor Sudah Berpindah Kepemilikan dan Belum Balik Nama Tak Boleh Ikut Layanan Mudik Gratis
Catat, Motor Sudah Berpindah Kepemilikan dan Belum Balik Nama Tak Boleh Ikut Layanan Mudik Gratis

Kebijakan tersebut diterapkan sebagai langkah preventif untuk menghindari kejadian tidak diinginkan seperti kehilangan motor.

Baca Selengkapnya
Polisi Imbau Masyarakat Tidak Gunakan Motor Jika Mudik Lebih Dari 50 Kilometer
Polisi Imbau Masyarakat Tidak Gunakan Motor Jika Mudik Lebih Dari 50 Kilometer

Polisi Imbau Masyarakat Tidak Gunakan Motor Jika Mudik Lebih Dari 50 Kilometer

Baca Selengkapnya
Pengendara Motor Alami Luka Berat usai Hantam Truk Tronton Parkir di Parungpanjang
Pengendara Motor Alami Luka Berat usai Hantam Truk Tronton Parkir di Parungpanjang

Akibatnya, pengendara sepeda motor luka berat pada kaki kirinya

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Wanita Diseret Motor Ratusan Meter di Bekasi Ternyata Korban Curanmor, Begini Kronologinya
Wanita Diseret Motor Ratusan Meter di Bekasi Ternyata Korban Curanmor, Begini Kronologinya

Namun saat itu korban lupa mencabut kunci sepeda motor dari kontaknya.

Baca Selengkapnya
Lengkap, Ini Link dan Syarat Serta Cara Mendaftar Mudik Gratis Dibuka Mulai Besok
Lengkap, Ini Link dan Syarat Serta Cara Mendaftar Mudik Gratis Dibuka Mulai Besok

Kuota mudik motor gratis Lebaran 2024 mencapai 12.180 unit sepeda motor.

Baca Selengkapnya
Halangi Pengendara Motor yang Lawan Arah Jalan, Aksi Para Bocah Ini Banjir Pujian
Halangi Pengendara Motor yang Lawan Arah Jalan, Aksi Para Bocah Ini Banjir Pujian

Bocah-bocah ini tampak memberhentikan pengendara motor yang ugal-ugalan melawan arah jalan. Aksinya banjir pujian.

Baca Selengkapnya
Menhub Minta Warga Tak Mudik Naik Motor: Penyebab 70 Persen Kecelakaan
Menhub Minta Warga Tak Mudik Naik Motor: Penyebab 70 Persen Kecelakaan

Menteri Perhubungan Budi Karya melarang masyarakat mudik menggunakan sepeda motor karena rentan mengalami kecelakaan lalu lintas.

Baca Selengkapnya