Taruna Pelayaran Akhirnya Dibawa ke Koramil TNI, Bicara Sambil Diapit Dua Tentara
Merdeka.com - Seorang taruna dari Politeknik Pelayaran Banten (POLTEKPEL Banten) diketahui tengah mengunggah sebuah status WhatsApp dengan mengecilkan pangkat Tamtama TNI AD. Bahkan dalam unggahan tersebut ia juga membahas soal gaji dari Tamtama tersebut.
Atas tindakannya tersebut ia pun kemudian mendapatkan banyak sekali serangan dari berbagai pihak, terutama netizen. Sehingga dirinya sempat membuat sebuah video berisikan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang bersangkutan.
Pihak kampus pun akhirnya juga menangani kasus ini dengan tegas dan membawanya ke Koramil TNI. Berikut adalah kelanjutan kasus dari Taruna Pelayaran tersebut.
Dipanggil Pihak Kampus dan Dibawa ke Koramil TNI
Taruna Politeknik Pelayaran Banten, Khairul Bahri akhirnya dipanggil oleh pihak kampus. Ia mendapatkan tindak lanjut sesuai dengan Peraturan Tata Tertib Taruna (Pertibtar).
Pihak kampus POLTEKPEL Banten tengah menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian oknum Tarunanya yang bernama Khairul Bahri tersebut. Sebagai bentuk konkrit atas penyesalan dan kesalahan dan tidak akan mengulanginya kembali, Khairul Bahri didatangkan ke Koramil untuk membuat surat pernyataan dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Instagram/sahabat.lintas©2021 Merdeka.com
Permintaan maaf terbuka dari Khairul Bahri ini disaksikan secara langsung oleh Danramil 09/Mauk Kapten Bruhanudin, Babinsa Koramil 09/Mauk Sertu Hidayatulloh, Binamas Polsek Mauk Bripka Niko dan dari pihak Poltekpel Banten Kabag Akademik dan Ketarunaan Miran, SE, Msi juga Kapus Bangkar Imam Safi'i, Msi.
"Saya atas nama Khairul Bahri asal Sekolah Politeknik Pelayaran Banten dengan ini menyampaikan permohonan maaf saya yang sebesar-besarnya atas kesalahan yang saya buat yang telah menyinggung Institusi TNI. Saya sungguh amat menyesal telah melakukan kesalahan tersebut dan berjanji tak akan mengulanginya kembali," ungkapnya seperti nampak dalam unggahan akun Instagram @sahabat.lintas.
Ditindak lanjut Sesuai dengan Pertibtar
Atas kesalahannya yang mengunggah status WhatsApp menyinggung dan mengecilkan Tamtama TNI serta membahas gaji tersebut, membuat dirinya harus menerima ganjaran dari perbuatannya. Khairul Bahri ditindak lanjuti oleh pihak kampus.
Tidak lanjut yang dilakukan oleh pihak kampus akan mengacu pada Peraturan Tata Tertib Taruna atau (Pertibtar). Dijelaskan pula bahwa pada Minggu (22/8) tepatnya pada pukul 19.46 WIB, Manajemen POLTEKPEK Banten tengah melakukan sidang Pertibtar kepada Taruna Khairul Bahri.

Instagram/sahabat.lintas©2021 Merdeka.com
"Minggu, 22 Agustus 2021 pukul 19.45 WIB manajemen POLTEKPEL Banten telah melakukan sidang Pertibtar kepada Taruna KB," jelas keterangan dalam unggahan akun Instagram @sahabat.lintas.
Sempat Buat Permintaan Maaf Lewat Video
Sebelumnya, Khairul Bahri sempat membuat sebuah permintaan maaf melalui sebuah video. Permintaan maaf tersebut ditujukan kepada seluruh pihak yang merasa disinggung atas unggahan status WhatsAppnya.
Seperti nampak dalam unggahan akun Instagram @pengabdianterbaik, Khairul nampak meminta maaf dalam sebuah tayangan video. Ia meminta maaf kepada pihak-pihak terkait.

Instagram/pengabdianterbaik©2021 Merdeka.com
"Saya mau meminta maaf sebesar-besarnya kepada anggota Tamtama Angkatan Darat atas perbuatan saya yang sudah menjelek-jelekan atau mengecilkan Tamtama, saya memohon maaf sebesar-besarnya," ungkap dia dalam video tersebut.
"Dikarenakan saya sungguh khilaf, saya sangat menyesal atas perbuatan saya. Saya tidak akan mengulanginya lagi. Saya meminta maaf kepada seluruh anggota Tamtama Angkatan Darat," pungkasnya.
Video Taruna Lakukan Permintaan Maaf Terbuka di Koramil TNI
Berikut adalah video selengkapnya.
View this post on Instagram (mdk/bil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya