Sejarah Thanksgiving Day Jadi Hari Libur Nasional Black Friday di Amerika & Kanada
Merdeka.com - Pada tanggal 24 November, diperingati sebagai Thanksgiving Day dan menjadi hari libur nasional di Amerika Serikat. Sejarah Thanksgiving Day bermula pada tahun 1620 tepatnya bulan September, sebuah kapal kecil bernama Mayflower meninggalkan Plymouth, Inggris dan membawa sebanyak 102 penumpang yang terdiri atas kumpulan separatis religius yang mencari rumah baru.
Di mana mereka bisa dengan bebas menjalankan keyakinan mereka masing-masing yang terpikat oleh janji kemakmuran dan kepemilikan tanah di "Dunia baru". Setelah penyeberangan yang berbahaya dan tidak nyaman selama 66 hari, mereka kemudian membuang sauh di dekat ujung Cape Cod. Jauh di utara dari tujuan yang dituju yakni di muara Sungai Hudson.
Satu bulan setelahnya, Mayflower menyeberangi Teluk Massachusetts atau yang sekarang dikenal umum sebagai tempat para Peziarah. Mereka lantas memulai pekerjaan mendirikan desa di Plymouth.
Pada tahun 1621, penjajah Plymouth dan Wampanoag berbagi pesta panen musim gugur yang kini diakui sebagai salah satu perayaan Thanksgiving pertama di koloni. Selama lebih dari dua abad, perayaan syukur tersebut dirayakan oleh masing-masing koloni dan negara bagian.
Sajian Makanan
Sejarawan berpendapat, kemungkinan besar banyak hidangan yang disiapkan saat Thanksgiving Day. Makanan-makanan tersebut menggunakan bahan rempah-rempah dan metode memasak tradisional penduduk asli Amerika Serikat.
Pada musim gugur tahun 1621, para Peziarah saat itu tidak mempunyai oven dan persediaan gula Mayflower telah menyusut.
Sehingga, mereka tidak menyajikan pai, kue ataupun makanan penutup lainnya. Di mana telah menjadi ciri khas perayaan kontemporer ini.
Hari Libur Nasional
Pada tahun 1623, peziarah mengadakan perayaan Thanksgiving kedua mereka untuk menandai berakhirnya kekeringan panjang yang mengancam panen tahun itu. Selain itu, juga untuk mendorong Gubernur Bradford menyerukan puasa keagamaan. Hari-hari puasa dan ucapan syukur sesekali atau secara tahunan itu menjadi praktik umum juga di pemukiman New England lainnya. Selama Revolusi Amerika Serikat, Kongres Kontinental menetapkan satu atau lebih hari syukur dalam setahun. Pada tahun 1789, George Washington mengeluarkan proklamasi Thanksgiving pertama oleh pemerintah nasional Amerika Serikat di mana di dalamnya, dia meminta orang Amerika untuk mengungkapkan rasa terima kasih mereka terhadap kesimpulan yang membahagiakan atas perang kemerdekaan negara dan keberhasilan ratifikasi Konstitusi Amerika Serikat. Kemudian penerusnya, John Adams dan James Madison juga menetapkan hari Thanksgiving selama masa kepresidenan mereka. Pada tahun 1817, New York menjadi negara pertama dari beberapa negara bagian yang secara resmi mengadopsi hari libur Thanksgiving tahunan. Masing-masing merayakannya pada hari yang berbeda. Namun, sebagian besar wilayah Amerika Selatan masih tetap tidak terbiasa dengan tradisi tersebut.
Hari Thanksgiving
Pada tahun 1863, Abraham Lincoln akhirnya mengindahkan permintaannya, saat di puncak Perang Saudara. Dia menjadwalkan Thanksgiving Day atau Hari Thanksgiving pada Kamis terakhir di bulan November. Hal tersebut juga dirayakan setiap tahunnya hingga tahun 1939, ketika Franklin D. Roosevelt menaikkan hari libur seminggu dalam upaya untuk memacu penjualan ritel selama Depresi Hebat.Rencana Roosevelt, yang dikenal dengan celotehan Franksgiving, mendapat tentangan yang kuat. Pada tahun 1941, presiden pun dengan enggan menandatangani Undang-Undang yang membuat Thanksgiving pada hari Kamis keempat di bulan November.
(mdk/tan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya