7 Model Dinding Belakang Rumah dengan Kombinasi Batu Alam dan Tanaman

Padukan batu alam dan tanaman untuk menata dinding belakang rumah lewat 7 model yang bisa diterapkan sesuai ruang.

Nurul Diva
Oleh Nurul Diva - Reporter
7 Model Dinding Belakang Rumah dengan Kombinasi Batu Alam dan Tanaman
Model dinding belakang rumah dengan kombinasi batu alam dan tanaman (AI generated)

Dinding belakang rumah sering kali luput dari perhatian, padahal ketika dipoles area ini bisa tampil lebih menarik dan cantik. Salah satu caranya adalah dengan memadukan batu alam dan tanaman hias untuk menghadirkan unsur alami yang hijau.

Meski begitu, penataan keduanya tidak bisa sembarangan. Pemilik, perlu memperhatikan posisi penempatan batu alam sebagai pelapis dinding serta tanaman agar presisi dan rapi.

Jadi, seperti apa model dinding belakang rumah dengan perpaduan batu alam dan tanaman yang bisa diterapkan? Simak inspirasinya berikut, dihadirkan Merdeka.com, Rabu (14/10).

1. Dinding Batu Alam dengan Tanaman di Bagian Bawah

Model dinding belakang rumah dengan kombinasi batu alam dan tanaman model dengan tanaman di bagian bawah
Model dinding belakang rumah dengan kombinasi batu alam dan tanaman model dengan tanaman di bagian bawah (AI generated)

Model pertama ini memadukan susunan batu alam pada dinding dengan tanaman yang ditanam di sepanjang bagian bawahnya. Batu bisa digunakan sebagai pelapis seluruh dinding atau hanya pada bagian tertentu agar penataan tidak memenuhi area yang tersedia.

Tanaman dapat ditanam langsung di tanah apabila tersedia lahan, atau ditempatkan dalam pot jika halaman menggunakan lantai beton. Pilihan tersebut memudahkan pemilik rumah menyesuaikan jumlah tanaman dengan ruang yang ada.

Untuk perawatannya, pastikan air penyiraman tidak menggenang di dekat dinding. Berikan jarak antara tanaman dan permukaan batu agar bagian dinding tetap mudah dibersihkan ketika terkena tanah atau percikan air.

2. Dinding Batu Alam dengan Tanaman Merambat

Model dinding belakang rumah dengan kombinasi batu alam dan tanaman model dengan tanaman merambat
Model dinding belakang rumah dengan kombinasi batu alam dan tanaman model dengan tanaman merambat (AI generated)

Tanaman merambat bisa digunakan untuk memadukan unsur tumbuhan dengan permukaan batu alam. Tanaman ditempatkan di bagian bawah dinding, kemudian diarahkan tumbuh pada penyangga yang dipasang sesuai kebutuhan.

Penggunaan penyangga membantu mengatur arah pertumbuhan tanaman agar tidak menutupi seluruh permukaan batu. Cara ini juga memudahkan pemilik rumah membersihkan dinding dan memeriksa kondisi tanaman secara berkala.

Sebelum memilih model ini, perhatikan kebutuhan sinar matahari dan ruang tumbuh tanaman. Gunakan penyangga yang kokoh serta sisakan bagian dinding yang bisa dijangkau untuk pemeriksaan dan perawatan.

3. Dinding Batu Alam dengan Pot Tanaman Gantung

Model dinding belakang rumah dengan kombinasi batu alam dan tanaman model dengan pot tanaman gantung
Model dinding belakang rumah dengan kombinasi batu alam dan tanaman model dengan pot tanaman gantung (AI generated)

Pot gantung bisa menjadi pilihan ketika halaman belakang tidak menyediakan lahan untuk menanam langsung di tanah. Batu alam digunakan sebagai pelapis dinding, sedangkan pot ditempatkan pada titik yang memungkinkan tanaman tumbuh tanpa menghalangi akses di sekitarnya.

Susunan pot dapat dibuat dalam satu baris atau ditempatkan pada beberapa bagian dinding. Pilih tanaman berdasarkan kebutuhan cahaya dan ukuran pot agar penataan mudah dirawat dalam jangka panjang.

Pastikan pengait terpasang pada bagian yang mampu menahan beban pot beserta tanah dan airnya. Atur penyiraman agar air tidak terus-menerus mengalir ke permukaan batu atau menggenang di lantai halaman.

4. Dinding Batu Alam dengan Taman Vertikal

Model dinding belakang rumah dengan kombinasi batu alam dan tanaman model dinding batu alam dengan taman vertikal
Model dinding belakang rumah dengan kombinasi batu alam dan tanaman model dinding batu alam dengan taman vertikal (AI generated)

Taman vertikal memanfaatkan bidang dinding untuk menempatkan tanaman secara bertingkat. Model ini bisa diterapkan pada halaman belakang yang memiliki ruang terbatas, dengan batu alam digunakan pada bagian dinding yang tidak tertutup susunan tanaman.

Tanaman dapat ditempatkan dalam pot bertingkat atau wadah tanam yang dipasang pada rangka. Pengaturan tersebut memungkinkan beberapa jenis tanaman disusun tanpa menggunakan banyak ruang di lantai.

Perhatikan beban rangka, kebutuhan air, dan akses untuk mengganti tanaman. Sisakan bagian dinding yang bisa dijangkau untuk membersihkan permukaan batu serta memeriksa kondisi wadah tanam secara berkala.

5. Dinding Batu Alam dengan Tanaman dalam Pot Berderet

Model dinding belakang rumah dengan kombinasi batu alam dan tanaman model dengan tanaman pot berderet
Model dinding belakang rumah dengan kombinasi batu alam dan tanaman model dengan tanaman pot berderet (AI generated)

Menempatkan pot secara berderet di depan dinding batu alam merupakan pilihan yang mudah disesuaikan. Pemilik rumah bisa mengubah posisi pot, mengganti tanaman, atau menambah jumlahnya sesuai luas halaman dan kebutuhan penataan.

Gunakan pot dengan ukuran yang sesuai agar jalur berjalan tetap tersedia. Tanaman dapat dipilih berdasarkan kebutuhan cahaya di halaman belakang, termasuk tanaman daun yang bisa tumbuh di area dengan sinar matahari terbatas.

Agar penataan mudah dirawat, atur jarak antarpot sehingga setiap tanaman memperoleh ruang tumbuh. Gunakan alas pot jika diperlukan untuk menampung air penyiraman dan mencegah lantai terus-menerus basah.

6. Dinding Batu Alam dengan Taman Sudut

Model dinding belakang rumah dengan kombinasi batu alam dan tanaman model dengan taman sudut
Model dinding belakang rumah dengan kombinasi batu alam dan tanaman model dengan taman sudut (AI generated)

Sudut halaman belakang dapat dimanfaatkan sebagai area tanam yang memadukan batu alam dan tanaman. Pelapis batu dipasang pada satu atau dua sisi dinding, sedangkan tanaman ditempatkan di bagian bawah untuk membentuk area khusus.

Model ini sesuai bagi pemilik rumah yang ingin menata halaman tanpa menempatkan tanaman di sepanjang dinding. Pengelompokan tanaman pada satu sudut juga menyisakan ruang untuk akses menuju area lain.

Pilih tanaman berdasarkan luas area dan kebutuhan perawatannya. Pastikan sudut tersebut memperoleh pencahayaan yang sesuai serta memiliki saluran pembuangan air agar tanah tidak terus-menerus basah setelah penyiraman atau hujan.

7. Dinding Batu Alam dengan Kombinasi Tanaman dan Bangku

Model dinding belakang rumah dengan kombinasi batu alam dan tanaman model kombinasi tanaman dan bangku
Model dinding belakang rumah dengan kombinasi batu alam dan tanaman model kombinasi tanaman dan bangku (AI generated)

Dinding belakang rumah juga bisa dipadukan dengan bangku untuk menyediakan tempat duduk di halaman. Batu alam digunakan sebagai latar, sementara tanaman ditempatkan di sisi bangku atau pada bagian bawah dinding.

Penataan ini memungkinkan halaman digunakan untuk beristirahat tanpa menghilangkan fungsi tanaman sebagai unsur penghijauan. Pilih ukuran bangku yang sesuai dengan ruang yang tersedia agar jalur berjalan tidak terhalang.

Perhatikan jarak bangku dari tanaman untuk memudahkan penyiraman dan pemangkasan. Jika area sering terkena hujan, pilih bahan bangku yang sesuai untuk penggunaan luar ruangan dan pastikan lantai tidak menahan air.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Dinding Belakang Rumah dengan Kombinasi Batu Alam dan Tanaman

1. Batu alam apa yang cocok untuk dinding belakang rumah?

Batu andesit, batu palimanan, dan batu paras dapat dipertimbangkan untuk pelapis dinding. Pemilihannya perlu disesuaikan dengan anggaran, kebutuhan perawatan, dan kondisi area pemasangan.

2. Tanaman apa yang cocok untuk dinding belakang rumah?

Tanaman merambat, tanaman daun, dan tanaman dalam pot bisa digunakan. Jenisnya perlu disesuaikan dengan jumlah sinar matahari, ketersediaan ruang, serta kebutuhan penyiraman.

3. Bagaimana cara memadukan batu alam dan tanaman?

Batu alam dapat digunakan sebagai pelapis dinding, sementara tanaman ditempatkan di bagian bawah, dalam pot gantung, atau pada rangka taman vertikal. Pilih penataan berdasarkan luas halaman.

4. Apakah batu alam cocok untuk halaman belakang yang sempit?

Batu alam tetap bisa digunakan pada halaman sempit. Pelapis dapat dipasang pada satu bidang dinding, kemudian dipadukan dengan beberapa pot agar ruang berjalan tidak terpakai.

5. Bagaimana merawat dinding batu alam yang ditumbuhi tanaman?

Bersihkan permukaan batu secara berkala, pangkas tanaman sesuai kebutuhan, dan pastikan air tidak menggenang. Periksa juga bagian dinding yang tertutup tanaman agar mudah mengetahui jika ada kerusakan.

 

Rekomendasi