Cara Bikin Pupuk Perangsang Buah Alami, Tanaman Lebat dan Cepat Panen

Ikuti cara bikin pupuk perangsang buah alami yang praktis dan murah agar tanaman di pekarangan Anda cepat berbuah lebat sepanjang musim.

Mochamad Rizal Ahba Ohorella
Cara Bikin Pupuk Perangsang Buah Alami, Tanaman Lebat dan Cepat Panen
Cara Membuat Pupuk NPK Alami dari Bahan Dapur (AI Generated)

Memiliki pohon buah yang rimbun tetapi sulit berbuah tentu membuat penasaran. Mengetahui cara bikin pupuk perangsang buah sendiri bisa menjadi salah satu cara untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman, terutama saat memasuki fase pembungaan dan pembuahan.

Kalium (K) dan fosfor (P) merupakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman untuk mendukung pertumbuhan bunga dan buah. Beberapa bahan dari dapur, seperti kulit pisang, cangkang telur, dan sisa buah, dapat dimanfaatkan sebagai bahan pupuk organik.

Jika pohon mangga, jambu, atau kelengkeng di rumah belum juga menghasilkan buah, bahan-bahan sederhana tersebut bisa diolah menjadi pupuk rumahan. Mari simak panduan praktis yang dirangkum Merdeka.com dari berbagai sumber berikut ini untuk meracik ramuan penyubur tanaman yang super ampuh, Kamis (1/10/2026).

Pupuk Organik dari Kulit Pisang

Pupuk Organik dari Kulit Pisang
Pupuk Organik dari Kulit Pisang. (AI Generated)

Kulit pisang adalah primadona dalam dunia pertanian organik karena memiliki kandungan kalium alami yang sangat tinggi. Kalium ini berfungsi vital dalam membantu pergerakan air dan nutrisi di dalam jaringan tanaman, sekaligus merangsang pembentukan bunga yang kokoh agar tidak mudah rontok.

Menyiapkan Bahan:

  • 5 hingga 7 lembar kulit pisang yang sudah matang atau hampir busuk.
  • 1 liter air bersih (usahakan air sumur atau air hujan, bukan air PAM yang mengandung kaporit).
  • Wadah toples kaca atau botol plastik bekas ukuran 1,5 liter yang memiliki tutup rapat.

Cara Membuat:

  • Cacah atau potong-potong kulit pisang menggunakan gunting hingga menjadi bagian yang sangat kecil agar ekstrak kaliumnya lebih mudah keluar.
  • Masukkan potongan kulit pisang tersebut ke dalam botol plastik atau toples yang telah disiapkan.
  • Tuangkan 1 liter air bersih ke dalam wadah, lalu tutup dengan rapat dan simpan di tempat yang teduh, jauh dari sinar matahari langsung.
  • Diamkan (fermentasi) campuran tersebut selama 3 hingga 5 hari hingga airnya berubah warna menjadi kecokelatan.
  • Saring air rendaman tersebut, lalu siramkan langsung pada media tanam di sekitar area perakaran dengan takaran 200 ml per tanaman.

Tips: Jangan membuang sisa ampas kulit pisang hasil saringan, kubur ampas tersebut di dekat akar tanaman sebagai pupuk padat tambahan (kompos) yang akan terurai secara alami.

Pupuk Serbuk dari Cangkang Telur

Pupuk Serbuk dari Cangkang Telur
Pupuk Serbuk dari Cangkang Telur. (AI Generated)

Selain kalium, tanaman yang sedang bersiap memproduksi buah sangat membutuhkan asupan kalsium agar buah yang dihasilkan berukuran besar dan tidak mudah pecah. Cangkang telur sisa memasak di dapur menyimpan cadangan kalsium karbonat yang melimpah dan sangat mudah diolah menjadi pupuk perangsang berbahan padat.

Menyiapkan Bahan:

  • 10 hingga 15 cangkang telur sisa (bisa telur ayam negeri, ayam kampung, atau telur puyuh).
  • Panci kecil untuk merebus air.
  • Lesung (ulekan) atau blender bumbu untuk menghaluskan cangkang.

Cara Membuat:

  • Cuci bersih cangkang telur di bawah air mengalir untuk menghilangkan sisa lendir putih telur yang bisa memicu datangnya semut atau bakteri pembusuk.
  • Rebus cangkang telur tersebut di dalam air mendidih selama 10 menit guna mensterilkannya dari kuman seperti Salmonella.
  • Angkat dan jemur cangkang telur di bawah terik matahari yang menyengat hingga benar-benar kering dan terasa renyah saat diremas.
  • Haluskan cangkang telur menggunakan ulekan atau blender kering hingga berubah tekstur menjadi serbuk halus menyerupai bedak atau tepung.
  • Taburkan 2 hingga 3 sendok makan serbuk cangkang telur ini ke sekeliling pangkal batang tanaman, lalu siram dengan air agar kalsiumnya meresap ke dalam tanah.

Tips: Pastikan cangkang benar-benar dihaluskan menjadi serbuk, karena jika hanya diremas kasar, kalsiumnya akan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk bisa diurai dan diserap oleh akar tanaman.

Ramuan Pupuk Air Cucian Beras dan Micin

Pupuk Air Cucian Beras dan Micin
Pupuk Air Cucian Beras dan Micin. (AI Generated)

Kombinasi antara leri (air cucian beras) dan penyedap rasa (MSG atau micin) adalah rahasia kuno yang telah lama diandalkan oleh para pecinta tanaman hias dan tabulampot (tanaman buah dalam pot). Air beras kaya akan vitamin B1 yang merangsang pertumbuhan akar baru, sementara natrium pada micin memacu kesuburan dan pembungaan secara instan.

Menyiapkan Bahan:

  • 1 liter air cucian beras bilasan pertama (yang warnanya paling putih dan pekat).
  • 1 sendok makan penuh penyedap rasa (MSG/micin) merek apa saja.
  • Ember atau wadah pengaduk.

Cara Membuat:

  • Tampung air cucian beras bilasan pertama di dalam wadah atau ember saat Anda sedang memasak nasi di pagi hari.
  • Masukkan 1 sendok makan MSG ke dalam air beras tersebut.
  • Aduk campuran tersebut secara memutar menggunakan sendok kayu atau ranting hingga kristal micin larut sepenuhnya di dalam air leri.
  • Tanpa perlu proses fermentasi, larutan ajaib ini sudah langsung siap untuk diaplikasikan ke tanaman Anda.
  • Kocorkan atau siramkan sekitar satu cangkir (250 ml) larutan ini langsung ke media tanam pada pagi atau sore hari, lakukan rutin setiap dua minggu sekali.

Tips: Hindari menyiramkan larutan micin ini ke bagian daun saat cuaca sedang terik, karena tingginya kandungan natrium berisiko membuat ujung daun tanaman menjadi gosong atau menguning.

Pupuk Organik Cair (POC) dari Buah Busuk

Pupuk Organik Cair (POC) dari Buah Busuk
Pupuk Organik Cair (POC) dari Buah Busuk. (AI Generated)

Jika Anda memiliki sisa buah-buahan yang sudah kelewat matang atau membusuk, jangan terburu-buru membuangnya karena ini adalah bahan baku super untuk membuat POC (Pupuk Organik Cair). Buah yang membusuk mengandung hormon giberelin dan auksin alami yang sangat dominan dalam memaksa bunga berubah menjadi bakal buah.

Menyiapkan Bahan:

  • 500 gram campuran sisa buah-buahan yang sudah busuk (mangga, pepaya, atau nanas sangat direkomendasikan).
  • 1 liter air bersih atau air cucian beras.
  • 2 sendok makan gula merah sisir atau tetes tebu (molase) sebagai makanan bakteri.
  • Botol jerigen ukuran 2 liter.

Cara Membuat:

  • Cacah atau hancurkan buah-buahan busuk tersebut beserta kulitnya menjadi bagian-bagian yang lebih kecil agar mudah dimasukkan ke dalam jerigen.
  • Larutkan gula merah ke dalam sedikit air, lalu campurkan ke dalam wadah jerigen bersama dengan cacahan buah busuk dan 1 liter air bersih.
  • Kocok perlahan agar semua bahan tercampur, lalu tutup rapat jerigen tersebut dan letakkan di tempat yang sejuk.
  • Buka tutup jerigen selama beberapa detik setiap pagi untuk membuang gas hasil fermentasi, lakukan ini selama 10 hingga 14 hari hingga aroma adonan berubah menyerupai wangi tapai (fermentasi sukses).
  • Saring cairan POC tersebut, lalu larutkan 100 ml POC dengan 1 liter air bersih sebelum disiramkan atau disemprotkan ke area akar dan batang bawah tanaman.

Tips: Jika saat proses fermentasi cairan mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat seperti bangkai, itu tandanya fermentasi gagal. Anda harus membuangnya dan mengulangi proses dari awal.

Pertanyaan Umum Seputar Cara Bikin Pupuk Perangsang Buah

1. Seberapa sering pupuk perangsang buah alami ini boleh diaplikasikan?

Untuk hasil optimal, berikan pupuk cair atau kocor ini setiap 1 hingga 2 minggu sekali. Hindari pemberian setiap hari agar akar tanaman tidak stres dan media tanam tidak terlalu basah.

2. Apakah pupuk ini bisa digunakan untuk semua jenis pohon buah?

Sangat bisa. Pupuk berbahan dasar pisang, telur, dan air beras ini sangat fleksibel dan aman diaplikasikan mulai dari pohon cabai, tomat, jambu, mangga, hingga tanaman hias berbunga.

3. Kapan waktu yang paling tepat untuk menyiramkan pupuk ke tanaman?

Waktu terbaik adalah pada pagi hari (sebelum pukul 8) atau sore hari (setelah pukul 4). Menyiram pupuk di tengah hari bolong saat cuaca panas terik berisiko merusak sistem perakaran.

4. Apakah MSG (micin) tidak berbahaya jika meresap ke dalam buah yang nantinya akan dimakan?

Tidak berbahaya. MSG yang diserap oleh akar akan diurai menjadi nutrisi natrium dan asam amino yang menunjang proses fotosintesis, bukan berarti buahnya akan berasa micin saat dimakan.

5. Bisakah keempat jenis pupuk di atas dicampur menjadi satu siraman sekaligus?

Sebaiknya tidak dicampur dalam satu wadah sekaligus untuk menghindari reaksi antagonis antar unsur hara. Gunakan secara bergantian, misalnya minggu ini pupuk kulit pisang, minggu depan air leri.

Rekomendasi