Trik menghilangkan bau pada keset kaki sebenarnya bisa sangat mudah dilakukan. Aroma tidak sedap seringkali mengganggu penghuni, dan berasal dari air, debu, sisa sabun, dan kotoran dari telapak kaki yang menempel terus menerus.
Masalah bau kemudian semakin parah ketika keset dibiarkan lembap setelah digunakan. Hal ini juga merepotkan pemilik rumah, karena harus menggantinya setiap saat.
Jika saat ini Anda mencari cara agar keset tidak meninggalkan aroma mengganggu, berikut Merdeka.com hadirkan beberapa solusi yang mungkin berhasil diterapkan di hunian Anda, Kamis (24/9).
Advertisement
1. Jemur Keset Setelah Digunakan
Langkah pertama dalam trik menghilangkan bau pada keset kaki adalah memastikan keset tidak terus berada dalam keadaan basah. Setelah digunakan, angkat keset dari lantai dan letakkan di tempat yang terkena udara.
Keset yang terkena air perlu diberi waktu untuk mengering sebelum kembali digunakan. Cara ini membantu mengurangi air yang tertahan pada serat atau permukaan keset.
Jika keset digunakan beberapa kali dalam sehari, proses pengeringan bisa dilakukan setiap selesai digunakan. Kebiasaan tersebut membantu mengurangi sumber bau sebelum semakin menempel.
Advertisement
2. Cuci Keset dengan Sabun
Keset yang sering digunakan perlu dicuci untuk mengangkat kotoran yang menempel. Masukkan keset ke dalam air, kemudian gunakan sabun secukupnya sesuai bahan keset.
Gosok bagian yang sering terkena telapak kaki dan bagian yang mudah terkena air. Setelah itu, bilas sampai tidak ada sisa sabun pada keset.
Keset kemudian perlu diperas atau ditiriskan sebelum dijemur. Jangan langsung meletakkannya kembali di lantai karena sisa air bisa membuat bau muncul lagi.
Advertisement
3. Gunakan Baking Soda
Baking soda bisa digunakan sebagai salah satu cara mengurangi bau pada keset. Taburkan secukupnya pada permukaan keset yang sudah kering, lalu biarkan beberapa waktu.
Setelah didiamkan, baking soda bisa dibersihkan menggunakan penyedot debu atau dikibaskan di luar rumah. Cara ini bisa dilakukan ketika keset belum perlu dicuci.
Namun, cara tersebut tidak menggantikan proses mencuci. Jika keset sudah menyimpan banyak kotoran atau terkena air berulang kali, pencucian tetap perlu dilakukan.
Advertisement
4. Rendam Keset Sebelum Dicuci
Keset yang sudah digunakan dalam waktu lama bisa direndam sebelum dicuci. Masukkan keset ke dalam air yang sudah dicampur sabun, kemudian diamkan beberapa saat.
Perendaman membantu melonggarkan kotoran yang menempel pada permukaan keset. Setelah itu, bagian yang sering digunakan bisa digosok sebelum keset dibilas.
Air rendaman sebaiknya segera dibuang setelah proses selesai. Keset kemudian dibilas sampai bersih dan dijemur hingga kering sebelum digunakan kembali.
Advertisement
5. Bersihkan Bagian Bawah Keset
Bau pada keset tidak selalu berasal dari bagian atas. Bagian bawah juga bisa terkena air, debu, atau kotoran dari lantai sehingga perlu diperiksa ketika keset mulai berbau.
Saat mencuci, balik keset dan bersihkan bagian bawahnya. Jika terdapat kotoran yang menempel, gunakan air dan sabun untuk mengangkatnya.
Lantai tempat keset diletakkan juga perlu dibersihkan. Keset yang sudah dicuci bisa kembali berbau jika diletakkan di atas lantai yang masih menyimpan air atau kotoran.
Advertisement
6. Jangan Menumpuk Keset Basah
Keset basah sebaiknya tidak ditumpuk dengan pakaian, kain pel, atau keset lain. Tumpukan membuat air lebih lama tertahan dan menyulitkan proses pengeringan.
Setelah dicuci, bentangkan keset agar seluruh permukaannya mendapat udara. Hindari melipat keset ketika masih basah.
Kebiasaan ini menjadi bagian penting dari trik menghilangkan bau pada keset kaki karena bau sering kembali ketika keset belum benar-benar kering sebelum disimpan.
Advertisement
7. Bersihkan Keset Secara Berkala
Keset yang digunakan setiap hari perlu mendapat waktu khusus untuk dicuci. Jangan menunggu sampai bau muncul karena kotoran sudah bisa menumpuk sebelum aromanya terasa.
Jadwal mencuci bisa disesuaikan dengan frekuensi penggunaan. Keset kamar mandi yang sering terkena air biasanya membutuhkan perhatian lebih sering dibandingkan keset di ruangan lain.
Selain mencuci, periksa kondisi keset secara berkala. Jika permukaan mulai sulit dibersihkan atau bagian tertentu terus menyimpan bau, pertimbangkan untuk menggantinya.
Advertisement
8. Pastikan Keset Benar-Benar Kering
Tahap terakhir dalam trik menghilangkan bau pada keset kaki adalah memastikan keset sudah kering sebelum kembali diletakkan. Periksa bagian atas, bawah, dan lipatan keset.
Jika masih terasa lembap, lanjutkan proses pengeringan. Jangan terburu-buru memasukkan keset ke dalam tempat penyimpanan hanya karena permukaannya terlihat kering.
Setelah kering, simpan keset di tempat yang memiliki sirkulasi udara. Dengan cara tersebut, keset tidak mudah kembali lembap dan penggunaannya bisa tetap nyaman tanpa harus sering diganti.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Trik Menghilangkan Bau pada Keset Kaki
Mengapa keset kaki bisa berbau?
Keset bisa berbau karena menyimpan air, debu, kotoran, dan sisa bahan dari telapak kaki. Kondisi lembap membuat bau lebih mudah muncul.
Bagaimana cara menghilangkan bau pada keset?
Keset bisa dicuci menggunakan sabun, dibilas, lalu dikeringkan sampai seluruh bagiannya tidak lagi lembap.
Apakah baking soda bisa digunakan untuk keset?
Baking soda bisa digunakan pada keset yang kering untuk membantu mengurangi bau. Setelah didiamkan, bubuk perlu dibersihkan dari permukaan keset.
Berapa kali keset kaki harus dicuci?
Frekuensi mencuci bergantung pada penggunaan. Keset yang digunakan setiap hari dan sering terkena air perlu dicuci lebih sering.
Mengapa keset sudah dicuci tetapi masih berbau?
Bau bisa muncul kembali jika bagian bawah belum dibersihkan atau keset belum kering seluruhnya sebelum digunakan dan disimpan.