Advertisement
Dikenal sebagai sosok yang kharismatik dan penuh wibawa, nyatanya seorang Soeharto tak bedanya dengan masyarakat Indonesia pada umumnya dalam hal makanan.
Advertisement
Soeharto merupakan penggemar camilan nusantara terutama kopi dan umbi-umbian yang direbus.
Siti Hardijanti dalam sebuah video menceritakan bahwa dahulu Soeharto gemar menikmati cemilan umbi-umbian saat pagi maupun sore hari ketika bersantai.
Setiap menikmati cemilan tersebut, Soeharto selalu ditemani kopi 'turing' yang memang diciptakannya sendiri karena selera yang berbeda.
Bagaimana cerita selengkapnya? Dikutip dari Instagram @jejaksoeharto, Senin (25/9) berikut informasi selengkapnya.
Advertisement
Advertisement
Cemilan Favorit Soeharto, Jagung Hingga Pisang Rebus
Putri pertama Soeharto Siti Hardijanti menceritakan makanan dan minuman favorit sang Ayahanda saat tengah bersantai.
Dalam sebuah rekaman video, Siti memperlihatkan beberapa umbi-umbian yang memang disediakan khusus untuk dinikmati oleh Soeharto seperti talas, jagung, singkong, kacang, hingga pisang rebus.
"Ini makanan-makanan kesukaan bapak ya ada talas, ada jagung, ada singkong, kacang rebus, dan ini ada pisang rebus," kata putri pertama Soeharto.
Advertisement
Soeharto diketahui kerap menyantap makanan tersebut saat pagi dan sore hari sembari ditemani secangkir kopi hangat.
"Ini semuanya camilan bapak kalo pagi atau sore," tambahnya.
Advertisement
Gemar Minum Kopi Turing
Tak lengkap nikmati cemilan tanpa secangkir kopi. Hal tersebut nyatanya berlaku juga bagi sosok Soeharto saat bersantai.
Advertisement
Siti Hardijanti mengaku kegemaran Soeharto saat menikmati cemilan dan kopi dilakukan sambil membaca koran di pagi dan sore hari.
"Bapak itu ngopi sambil baca koran," ujar Siti.
Soeharto bahkan punya cita rasa dan jenis kopi yang berbeda. Siti menyebut 'Kopi Turing' sebagai salah satu ciri khas kegemaran Soeharto.
Adapun kopi turing merupakan singkatan dari 'kopi tubruk dan disaring' yang memang merujuk pada cara membuat kopi tersebut.
"Beliau sukanya kopi hitam tubruk itu dipanaskan, direbus dulu air panasnya itu dituangkan ke kopinya ya. Kalo udah menep semuanya, itu disaring. Kalau sudah baru diminum. Jadi kopi turing itu kopi tubruk yang disaring," lanjutnya.
Soeharto juga tidak terlalu menyukai minuman atau makanan manis. Bahkan ia tidak pernah memakai gula di kopi dan teh yang dinikmatinya.
Advertisement
"Gak pakai gula beliau. Memang kalau minum kopi, teh itu gak pernah pakai gula. Tapi kalau kayak gudeg gitu suka. Memang dari dahulu memang gak terlalu suka manis," kata Siti.