Jakarta Makin Macet Tak Karuan!

Macet di Jakarta semakin parah. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengungkap peringkat kemacetan di Jakarta mengalami kenaikan yakni menjadi urutan ke 29 di dunia dari sebelumnya berada di posisi 46.

Mardani
Oleh Mardani - Reporter
Jakarta Makin Macet Tak Karuan!
Jakarta Makin Macet Tak Karuan! (Merdeka.com)

Kemacetan di Jakarta dari waktu ke waktu semakin parah. Hingga kini, macet menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemerintah provinsi DKI.

Kemacetan di Jakarta dari waktu ke waktu semakin parah. Hingga kini, macet menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemerintah provinsi DKI.
Dok. Istimewa

Peringkat Kemacetan Jakarta Naik

Peringkat Kemacetan Jakarta Naik
Dok. Istimewa

Macet di Jakarta semakin parah. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengungkap peringkat kemacetan di Jakarta mengalami kenaikan yakni menjadi urutan ke 29 di dunia dari sebelumnya berada di posisi 46.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Berdasarkan data TomTom Traffic Index pada Februari 2023, terjadi peningkatan signifikan kepadatan lalu lintas di Jakarta. Angkanya mencapai 53 persen.

Gelar FGD

Gelar FGD
Dok. Istimewa

Pemprov DKI menyoroti serius makin parahnya kemacetan Jakarta. Rencananya Pemprov DKI akan menggelar focus group discussion (FGD) 17 Mei mendatang buat membahas pembagian jam masuk kantor.

Wacana Pembagian Jam Kerja

Wacana Pembagian Jam Kerja
Dok. Istimewa

Salah satu ide yang diusulkan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono adalah pembagian jam masuk kerja para pekerja di Jakarta. Menurutnya, cara itu bisa mengurangi kemacetan hingga 30 persen.

"Kalau seperti (kawasan) Thamrin dan Gatot Subroto (masuk kerja) jam 08.00 WIB dan (pegawai masuk kerja) 50 persen, berarti kan kurang lebih bisa mengurangi (kemacetan) 30 persen mudah-mudahan”.

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi.

This is source 2

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Jika pembagian jam masuk kerja yang diambil, nantinya jam masuk kantor/gedung harus dibagi dua yakni pukul 08.00 WIB dan pukul 10.00 WIB.

Gunakan Teknologi AI

Gunakan Teknologi AI
Dok. Istimewa

Selain pembagian jam masuk kerja, Pemprov DKI juga bakal memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI). Menurut Kepala Dishub DKI Syafrin Liputo, pihaknya sedang memproses kerja sama dengan Google Inc.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Nantinya, Dishub DKI dapat memantau dan mengatur waktu lampu lalu lintas berdasarkan informasi basis data internal Google. Tujuannya untuk mengukur dan menghitung kondisi lalu lintas dan pengaturan waktu di persimpangan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Google akan memberikan akses digital dashboard agar Dishub DKI dapat mengatur ulang perputaran waktu lampu lalu lintas di titik yang sudah terprogram. Hingga saat ini masih terus dilakukan simulasi Artificial Intelligence.

Rekomendasi