Sarapan adalah waktu makan yang sangat penting setelah tubuh beristirahat semalaman tanpa asupan makanan. Fungsi utama sarapan adalah untuk mengembalikan cadangan glukosa, yang merupakan sumber energi utama bagi tubuh, sehingga tubuh dan otak berfungsi dengan baik. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa sarapan memiliki peranan yang signifikan dalam pola makan dan gaya hidup yang sehat.
"Ketika Anda menikmati sarapan yang bergizi dan membuat Anda merasa baik secara fisik dan mental, hal itu dapat menciptakan motivasi untuk terus membuat pilihan yang sehat," ungkap ahli gizi Marissa Meshulam.
Jika Anda melewatkan sarapan, ada beberapa dampak negatif yang mungkin terjadi pada tubuh, seperti yang dijelaskan dalam Real Simple:
1. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung.
"Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sarapan berperan dalam mengatur rasa lapar serta manajemen insulin yang lebih baik pada hari-hari berikutnya," kata Meshulam.
Di sisi lain, mereka yang tidak sarapan cenderung memiliki masalah dengan sensitivitas insulin, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung melalui faktor-faktor seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), ketidakseimbangan kolesterol (dislipidemia), dan tingkat peradangan yang lebih tinggi.
Advertisement
Kadar Gula Darah Tidak Stabil
Menurut ahli gizi Maddie Pasquariello, mengabaikan sarapan dapat menimbulkan masalah kesehatan yang serius, seperti hipoglikemia, resistensi insulin, dan perubahan pada nafsu makan. Hal ini terutama berisiko bagi orang yang memiliki gangguan gula darah, seperti diabetes tipe 1 atau 2.
Lebih lanjut, penelitian menunjukkan bahwa melewatkan sarapan berkaitan dengan peningkatan risiko pradiabetes. Lalu, apa yang dimaksud dengan pradiabetes? Pradiabetes adalah kondisi di mana kadar gula darah Anda lebih tinggi dari normal, tetapi belum mencapai level yang ditetapkan sebagai diabetes tipe 2.
Advertisement
Iritasi Usus Besar
Melewatkan sarapan adalah kebiasaan yang tidak baik untuk kesehatan usus. Menurut Meshulam, mengonsumsi sarapan yang sehat dan seimbang dapat berhubungan dengan peningkatan kebiasaan buang air besar yang lebih teratur. Dengan demikian, sarapan tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan. Mengabaikan waktu sarapan dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami sindrom iritasi usus besar, yang tentunya perlu dihindari demi kesehatan jangka panjang.