Rabies masih menjadi salah satu ancaman bagi kesehatan masyarakat. Tak terkecuali di Indonesia. Rabies atau yang dikenal juga dengan sebutan penyakit anjing gila ini merupakan infeksi virus pada otak dan sistem saraf.
Pada umumnya, virus rabies menular ke manusia melalui gigitan binatang yang telah terinfeksi. Salah satu binatang yang sering mengalami rabies dan dapat menularkan adalah anjing. Apalagi anjing liar yang tidak memperoleh perawatan dengan baik. Selain itu, virus rabies juga dapat ditularkan melalui beberapa binatang seperti kucing, tikus, monyet, kuda, kelelawar hingga rakun.
Ketika anjing tersebut menggigit manusia, sangat dianjurkan untuk segera datang ke dokter. Nantinya kesehatan orang yang tergigit anjing liar akan dipantau oleh dokter ahli. Apabila tidak segera ditangani, rabies ini dapat berujung pada kematian.
Setelah masa inkubasi, gejala rabies pada manusia akan mulai dirasakan dan alami oleh penderita. Terdapat beberapa gejala rabies pada manusia usai digigit yang perlu diperhatikan. Lantas apa saja gejala rabies pada manusia usai digigit yang dapat berujung kematian bila tidak segera ditangani?
Melansir dari berbagai sumber, Rabu (10/5), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Rabies pada Manusia
Melansir dari halodoc, saat melakukan aktivitas di luar ruangan maupun di alam liar, sebaiknya selalu berhati-hati. Virus rabies ini bisa ditularkan dari binatang ke manusia melalui paparan air liur dari binatang yang terinfeksi. Penularan dapat melalui luka terbuka ataupun gigitan di bagian tubuh.
Setelah terpapar virus rabies, biasanya virus akan mengalami masa inkubasi selama beberapa minggu atau bulan. Ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi durasi waktu masa inkubasi.
Seperti lokasi paparan virus, jenis virus rabies hingga kondisi imun tubuh manusia yang terinfeksi. Pada masa inkubasi ini, penderita tidak akan merasakan gejala rabies apapun.
Advertisement
Gejala Rabies pada Manusia Usai Digigit
Akan tetapi setelah masa inkubasi selesai, penderita mulai akan merasakan beberapa gejala rabies yang menyerupai penyakit flu. Adapun beberapa gejala rabies pada manusia usai masa inkubasi adalah berikut ini:
- Demam
- Sakit kepala
- Kelelahan
- Tubuh yang terasa tidak nyaman
- Gatal pada lokasi paparan virus, bisa pada gigitan atau bekas luka terbuka
Gejala rabies pada manusia dapat semakin memburuk. Saat gejala rabies pada manusia ini memburuk, penderita akan mengalami beberapa gejala lanjutan. Kondisi ini dapat terjadi setelah 2-10 hari sejak gejala awal muncul. Adapun beberapa gejala rabies pada manusia lanjutan adalah berikut ini:
- Merasa cemas terus menerus
- Merasa menjadi lebih aktif
- Kesulitan bernapas
- Mengalami kelebihan air liur
- Halusinasi
- Insomnia
- Kelumpuhan pada sebagian tubuh
- Takut air
Advertisement
Pertolongan Pertama Rabies
Melansir dari Alodokter, terdapat beberapa pertolongan pertama ketika seseorang baru saja digigit binatang yang diduga terinfeksi virus rabies. Berikut adalah beberapa tahapan pertolongan pertama yang dapat dilakukan saat seseorang baru saja terkena gigitan hewan yang diduga terinfeksi virus rabies:
- Tekan bagian yang terluka dengan kain bersih atau kain kasa jika mengalami pendarahan aktif untuk menghentikan pendarahan
- Cuci luka gigitan atau cakaran menggunakan air dan sabun selama 10–15 menit
- Oleskan alkohol 70% atau cairan antiseptik yang mengandung povidone iodine ke luka tersebut
- Segera ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut
Saat di rumah sakit, dokter akan membersihkan kembali luka bekas gigitan maupun cakaran dari binatang liar tersebut. Dokter kemudian akan memberikan serum dan vaksin rabies pada penderita. Tujuannya adalah untuk membantu sistem imun atau kekebalan tubuh melawan virus rabies. Sehingga infeksi dan peradangan pada otak bisa dicegah. Namun, apabila virus rabies sudah menginfeksi otak akan lebih sulit untuk ditangani. Hal ini lantaran belum diketahui metode-metode apa yang benar-benar efektif untuk mengatasi kondisi tersebut.
Advertisement
Cara Mencegah Paparan Virus Rabies
Melansir dari halodoc, meskipun beberapa wilayah sudah diklaim bebas virus rabies, namun masyarakat luas tetap harus waspada dan berhati-hati. Masyarakat juga sebaiknya tetap harus mengetahui gejala rabies pada manusia dan cara mencegahnya. Adapun beberapa cara mencegah paparan virus rabies adalah sebagai berikut:
- Melakukan perawatan dan vaksinasi pada hewan peliharaan. Khususnya anjing atau kucing
- Pastikan menjaga kebersihan hewan peliharaan, kandang dan lingkungan bermainnya
- Jangan menyentuh hewan liar tanpa pengawasan profesional
- Pastikan rumah tetap bersih sehingga terbebas dari kelelawar maupun tikus yang berpotensi membawa virus rabies ke dalam rumah
- Pastikan kalian mendapatkan vaksin rabies secara lengkap saat akan melakukan aktivitas di alam liar dalam waktu yang cukup lama