Penyebab kaki kram bisa dikarenakan karena beragam faktor. Namun, umumnya kaki kram bisa disebabkan karena adanya gangguan sirkulasi darah di bagian kaki, dehidrasi, cedera saat olahraga, kekurangan asupan mineral, kehamilan, ataupun suhu yang terlalu dingin. Kram sendiri, merupakan sebuah kondisi tak terkendali yang muncul secara tiba-tiba dari otot.
Di beberapa kasus, kram kaki juga bisa disebabkan karena pola makan dan pola hidup yang tidak sehat. Contohnya, bagi orang yang gemar mengonsumsi makanan dengan kadar lemak tinggi, lebih berisiko terkena kram karena lemak bisa menghambat peredaran darah.
Selain jenis makanan, gaya hidup atau kebiasaan sehari-hari juga menjadi hal yang berpengaruh besar terhadap penyebab kaki kram. Kebiasaan buruk seperti tidak pemanasan ketika akan melakukan olahraga salah satunya. Mungkin olahraga yang dilakukan terasa ringan, namun tetap saja segala hal yang membutuhkan kinerja otot sekecil apapun akan berisiko terkena kram.
Untuk menghindari kram pada kaki, Anda perlu memperhatikan apa saja yang menjadi penyebab kaki kram itu sendiri. Berikut merdeka.com merangkum penyebab kaki kram beserta cara mencegahnya dirangkum dari laman Alodokter dan berbagai sumber:
Advertisement
Kelelahan dan Dehidrasi
Penyebab kaki kram yang paling umum adalah kelelahan. Kelelahan yang dibarengi dengan kurang tidur dapat meningkatkan risiko terkena kaki kram. Selain itu, tubuh yang mengalami dehidrasi juga menjadi salah satu penyebab seseorang mengalami kram pada kaki.
Ketika tubuh mengalami dehidrasi, sangat besar kemungkinan akan timbul gangguan pada elektrolit dalam tubuh. gangguan elektrolit tersebutlah yang menjadi penyebab mengapa bagian tubuh seperti tangan atau kaki bisa kesemutan hingga terjadinya kram.
Suplai Darah Tidak Memadai & Tekanan Pada Saraf
Kram kaki juga bisa disebabkan karena adanya penyempitan pembuluh darah yang mengalirkan darah ke kaki. Biasanya, banyak terjadi saat seseorang sedang berolahraga. Kram jenis ini, biasanya akan hilang cengan cepat setelah Anda beristirahat.
Selain itu, tekanan pada saraf tulang belakang juga bisa membuat kaki kram dan terasa nyeri. Hal ini bisa terjadi saat Anda menjalani aktivitas fisik yang cukup berat.
Advertisement
Sirkulasi Darah Buruk
Seperti yang sudah di jelaskan sebelumnya, bahwa sirkulasi darah yang buruk akan menyebabkan kram pada kaki. biasanya sirkulasi darah yang buruk ini bisa terjadi karena adanya pertambahan usia. Selain faktor usia, penyebab lain yang menimbulkan kram otot adalah kondisi arteri yang lebih sempit dari ukuran normalnya. Hal tersebut akan menyebabkan aliran darah menjadi terhambat.CederaKram pada otot kaki, bisa terjadi pasca seseorang mengalami cedera misal setelah kecelakaan. Tubuh yang mengalami benturan hebat misalnya, bisa menyebabkan patah kaki. ketika patah kaki umumnya akan ada bekas luka di sekitar saraf dan arthritis. Kondisi tersebutlah yang akan memicu munculnya sensasi kejang otot di kemudian hari.Cedera juga bisa didapatkan saat seseorang tidak melakukan peregangan saat akan melakukan olahraga. Gangguan HormonSaat hormon mengalami gangguan, akan menjadi salah satu penyebab kaki kram yang cukup besar. Gangguan pada tingkat hormon biasanya akan menyebabkan pembengkakan pada bagian kaki dan pergelangan kaki. Pembengkakan tersebut dapat memicu tekanan pada saraf serta akan mengganggu aliran darah ke otot. Gangguan aliran darah ini akan menyebabkan adanya penumpukan asam laktat dan pasokan oksigen yang berkurang, sehingga menjadi penyebab kaki kram.Kurang Gizi dan MineralMasalah asupan makanan yang memiliki kandungan nutrisi yang kurang baik dapat menyebabkan seseorang mengalami kram pada kaki. Kekurangan mineral, seperti kalium, kalsium, dan magnesium, dapat menyebabkan kaki kram. Untuk itu, Anda perlu mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan gizi dan mineral yang diperlukan tubuh.
Advertisement
Efek Samping Obat-obatan
Kram kaki juga bisa disebabkan karena efek samping dari obat-obatan yang dikonsumsi. Obat-obatan seperti pil kontrasepsi, obat antipsikotik, diuretik, statin, obat asma, dan kortikosteroid juga bisa meningkatkan risiko mengalami kram.Kram kaki juga bisa disebabkan jika seseorang mengalami infeksi seperti tetanus, yang bisa menyebabkan kaku otot dan kram. Kondisi Medis LainKram pada kaki juga bisa disebabkan karena kondisi medis lain, seperti penyakit ginjal, penyakit tiroid, diabetes, atau masalah aliran darah (penyakit arteri perifer) yang berisiko meningkatkan terjadinya kram.Selain itu, penyakit yang melibatkan organ hati bisa menyebabkan kram pada kaki. Ketika organ hati tidak bisa bekerja dengan baik, racun di dalam darah akan meningkat dan bisa membuat otot kram.Cara Mengatasi Kram Otot
- Hentikan Aktivitas
- Lemaskan Otot
- Pijat pelan
- Kompres
- Minum air putih
- Konsumsi makana kaya magnesium
- Jika parah minum obat pereda sakit
Advertisement
Cara Mencegah Kaki Kram
- Istirahat yang cukup dan jangan memaksakan melakukan aktivitas ketika tubuh sudah lelah.
- Usahakan minum air putih yang cukup sesuai dengan jumlah minimal konsumsi air putih bagi tubuh manusia, kuran glebih 7-8 gelas dalam sehari.
- Lakukan peregangan sebelum olahraga dan hindari cedera ketika melakukan aktivitas olahraga seperti terkilir saat sepakbola.
- Pastikan alas kaki nyaman dan tidak terburu-buru mengganti jenis alas kaki
- Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang dan tercukupi. Akan lebih baik jika Anda mengonsumsi berbagai jenis sayuran, daging, susu, dan buah-buahan secara rutin.
- Kunjungi dokter dan lakukan cek rutin tiap bulan untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh.
- Itulah tadi penyebab kaki kram yang baiknya Anda waspadai, dan selalu jaga kondisi tubuh dengan mengatur pola hidup dan pola makan serta asupan yang baik.