TNI secara rutin mengirimkan pasukan dalam misi perdamaian PBB sebagai bagian dari Kontingen Garuda. Salah satu negara yang menjadi tujuan adalah Republik Demokratik Kongo (DRC).
Meskipun berbeda budaya dan bahasa, para prajurit TNI mampu berbaur dengan masyarakat di sana. Bahkan, hubungan antara TNI dengan masyarakat Kongo Afrika terjalin begitu erat.
Keakraban mereka terlihat saat prajurit TNI ini terkejut melihat warga Kongo Afrika selalu santai tak pakai payung saat hujan. Dengan senyumannya, mereka menjelaskan alasan kebiasaan yang dilakukan oleh mereka.
Lantas bagaimana momen prajurit TNI kepo warga Kongo Afrika selalu santai tak pakai payung dan jas hujan saat hujan? Apa alasannya? Melansir dari akun Instagram r0hmadsmdd_, Jumat (18/7), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Prajurit TNI Kepo Warga Kongo Afrika Selalu Santai Tak Pakai Payung Saat Hujan
Pemilik akun r0hmadsmdd_ membagikan momen tak biasa yang dijumpainya saat bertugas di Kongo, Afrika. Dalam video yang diunggahnya, Ia memperlihatkan kebiasaan warga Kongo saat hujan mengguyur.
Di mana kebiasaan tersebut sangat berbanding terbalik dengan masyarakat Indonesia. Alih-alih mengenakan payung maupun jas hujan, warga Kongo justru berjalan santai tanpa mengenakan pelindung apapun saat hujan mengguyur.
"Padahal hujan deras tapi mereka tidak pakai jas hujan atau payung 🥺 Anehnya mereka tidak ada yang lari atau cepat cepat berteduh 🤔 Mereka berjalan santai dan normal seolah tidak hujan," ungkapnya sembari memperlihatkan para warga Kongo yang berjalan santai.
"Pemotor pun sama tidak pakai jas hujan padahal bisa demam 🥺," lanjutnya.
Advertisement
Budaya Warga Kongo
Tak ingin penasaran terlalu lama, prajurit TNI bernama Rohmad Abdullah Hisomad ini langsung bertanya ke warga setempat. Rupanya, hal itu memang telah menjadi budaya mereka.
"Saya ingin tahu sesuatu. Kenapa orang-orang tidak menggunakan jas hujan atau pakai payung saat hujan tiba?," tanya prajurit TNI ini ke salah satu warga.
"Ini budaya mereka. Tidak masalah," jawabnya.
"Ini budaya Anda?," tanyanya ulang.
"Iya, bahkan saya tidak pakai payung. Saya tetap pergi keluar," ujarnya sembari berjalan hendak pergi di bawah guyuran hujan.
Advertisement
Alasan yang Bikin Tersentuh
Melalui caption unggahannya, Rohmad menjelaskan lebih lanjut alasan warga Kongo Afrika tidak menggunakan payung atau jas hujan saat hujan. Di mana alasan tersebut mampu membuat Rohmad merasa tersentuh.
"Ketika papa Luinga (CLA) kita lewat sontak saya bertanya kenapa mereka demikian. Ternyata memang budaya mereka seperti itu dan bagi mereka hujan tidak masalah😳," jelasnya.
"Bahkan teman saya, William Bazibuhe pwrnah bilang karena hujan adalah berkah atau pemberian dari Tuhan. Jadi kita harus menikmati dan merasakannya dengan tidak memakai payung atau jas hujan😳," tutupnya.