Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Potret Kapolda Metro saat Zaman Taruna, Gemar Kantongi Rempeyek buat Camilan di Kamar

Potret Kapolda Metro saat Zaman Taruna, Gemar Kantongi Rempeyek buat Camilan di Kamar Potret Kapolda Metro saat Zaman Taruna. Instagram kapoldametrojaya ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Siapa tak mengenal Irjen Muhammad Fadil Imran. Sosok Kapolda Metro Jaya ini tentu begitu dikenal di kalangan anggota polisi. Namun ternyata ada calon polisi mengenalinya.

Seperti calon polisi yang berada dalam sebuah video viral. Calon polisi ini tak sadar jika yang mengajaknya berbicara yakni Kapolda Metro Jaya. Mengetahui hal itu Fadil tampak santai. Usai ketemu calon siswa, Fadil rupanya bernostalgia saat zaman teruna.

Lantas bagaimana kisah nostalgia Irjen Fadil saat masih zaman Taruna? Melansir dari akun Instagram kapoldametrojaya, Minggu (6/6), simak ulasan informasinya berikut ini.

Calon Polisi Lupa Nama Kapolda

Ada yang menarik saat Kapolda Metro Jaya mendatangi para calon polisi di lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN). Calon polisi ini tak sadar jika yang mengajaknya berbicara yakni Kapolda Metro Jaya.

potret kapolda metro saat zaman taruna

Instagram kapoldametrojaya ©2021 Merdeka.com

"Kemarin saya mengunjungi SPN Polda Metro Jaya di Cigombong, Bogor. Sembari memeriksa barisan siswa-siswa, Saya refleks saja menanyakan beberapa pertanyaan kepada siswa. Tepat pada Daniel Stephan Nadapdap yang asal Kalimantan Utara saya tanya siapa nama kapoldanya, tentu itu wajib dia ketahui. Tapi yang bersangkutan lupa. Saya kejar lagi, karena sekolahnya di Polda Metro Jaya saya tanya lagi siapa Kapoldanya dia juga ga tahu. Karena sebagai siswa asal Kaltara sekolah di SPN Polda Metro Jaya, dua itulah bapaknya," jelasnya dalam keterangan video.

Alami Hal Serupa Tapi Beda

Mengetahui hal itu, Irjen Fadil tampak santai dan tak marah. Rupanya, Irjen Fadil pernah mengalami hal serupa. Hal ini turut diceritakannya dalam keterangan video yang diunggahnya. potret kapolda metro saat zaman taruna

Instagram kapoldametrojaya ©2021 Merdeka.com

"Saya punya pengalaman pribadi, yang serupa tapi tak sama. Saat pemeriksaan pimpinan menanyakan siapa nama Ayah saya. Saya benar-benar lupa. Totally blank. Nervous alias gugup. Yaa, begitulah namanya menjadi siswa, banyak hal sederhana tetapi terkadang menjadi rumit karena banyaknya kegiatan dan banyak tekanan psikologis," sambungnya nostalgia.

Gemar Kantongi Rempeyek

Bukan hanya itu, Fadil juga bernostalgia saat masih berstatus taruna. Siapa sangka, sosok Kapolda Metro Jaya ini gemar mengantongi rempeyek. Bahkan para taruna lainnya paham betul dengan sura rempeyek Irjen Fadil.potret kapolda metro saat zaman taruna

Instagram kapoldametrojaya ©2021 Merdeka.com

"Saya ingat, setiap makan saya selalu membawa pulang kerupuk rempeyek diletakkan di saku celana PDL. Hal ini ternyata menjadi sesuatu yang begitu indah karena ketika kawan-kawan terlelap tidur, saya kemudian memakan rempeyek itu dan seluruh Taruna terbangun dan paham betul bahwa itu suara kerupuk rempeyeknya Fadil. Kemudian semua menyerbu saya dan meminta bagian. Indah sekali, masa-masa ketika menjadi prajurit Taruna," ungkapnya mengenang masa zaman Taruna.

Harapan Lucu Irjen Fadil

Di akhir kalimat, Irjen Fadil tak lupa memberikan semangat bagi Daniel. Dia juga meyakini para calon polisi akan berhasil menjadi Bhayangkara sejati. Dia berharap Daniel tak mengambil rempeyek seperti dirinya.potret kapolda metro saat zaman taruna

Instagram kapoldametrojaya ©2021 Merdeka.com

"Selamat belajar dan bertugas adikku Daniel. Saya yakin kau dan kawan-kawan seangkatan jika mengerjakan semua materi pendidikan akan berhasil menjadi Bhayangkara negara yang baik. Mudah-mudahan kau tak ambil rempeyek serupa. Karena menu gizi sekarang sudah lebih terpenuhi dari pada menu gizi semasa kami kami dahulu. Bravo!," tutupnya.

(mdk/tan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP