Pengertian Perdagangan Internasional Beserta Manfaat dan Tujuannya

Kamis, 1 Desember 2022 13:40 Reporter : Khulafa Pinta Winastya
Pengertian Perdagangan Internasional Beserta Manfaat dan Tujuannya Ilustrasi belanja. ©Pexels/Andrea Piacquadio

Merdeka.com - Pengertian perdagangan internasional penting untuk diketahui oleh semua orang, khususnya pelajar. Perdagangan internasional merupakan aktivitas berdagang yang dilakukan oleh dua negara berbeda. Perdagangan internasional atau international trade sudah dilakukan sejak pertengahan abad.

Secara mudah, perdagangan internasional dapat diartikan sebagai kegiatan jual beli yang dilakukan oleh dua negara berbeda atau lebih. Perdagangan internasional dapat dilakukan oleh perseorangan maupun kelompok.

Dari aktivitas perdagangan internasional tersebut, kemudian terbentuklah hubungan ekonomi antar negara yang menjalin kerja sama. Simak ulasan selengkapnya dilansir dari gramedia dan berbagai macam sumber, (1/12/2022):

2 dari 5 halaman

Perdagangan Internasional

Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa perdagangan internasional sudah dilakukan sejak lama. Hal ini dikarenakan perdagangan internasional memiliki dampak dan manfaat besar terhadap kepentingan dan keberlangsungan ekonomi, sosial, hingga politik suatu negara.

Di beberapa negara, perdagangan internasional bahkan menjadi salah satu faktor utama yang dapat meningkatkan Gross Domestic Product atau GDP. Dari kegiatan perdagangan internasional ini maka akan terbentuk hubungan ekonomi antar negara. Ada tiga bentuk hubungan ekonomi di antaranya:

1. Terjadinya pertukaran output atau hasil yang diperoleh suatu negara dengan negara lain yang telah menjalin kerja sama.

2. Terbentuknya hubungan ekonomi dalam bentuk hutang piutang yang terjadi antar negara.

3. Terjadinya pertukaran aliran produksi maupun pertukaran sarana produksi.

Perdagangan internasional sendiri dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan negara partisipannya dan juga bentuknya.

Berdasarkan negara partisipannya, perdagangan internasional dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu perdagangan internasional bilateral, perdagangan internasional regional serta perdagangan internasional multilateral.

Sedangkan menurut bentuknya, perdagangan internasional dibagi lagi menjadi beberapa jenis yaitu dapat berupa ekspor dan impor, konsinyasi, package deal, border crossing dan lainnya. [khu]

Baca juga:
Hari AIDS Sedunia 1 Desember 2022, Pahami Sejarah hingga Gejalanya
Potret Terbaru Tempat Eksekusi Mati Hukum Pancung di Arab, Dulu Angker Kini Memukau
Kumpulan Kata-Kata Merantau, Bisa Bangkitkan Rasa Semangat Aktivitas di Kota Orang
Potret Rumah Sederhana Terbengkalai Milik Sinden, Di Dalamnya Ada Kebaya Warna Biru

3 dari 5 halaman

Tujuan Perdagangan Internasional

Perdagangan internasional memiliki tujuan utama yakni meningkatkan Gross Domestic Product atau GDP.

Artinya, perdagangan internasional bertujuan untuk meningkatkan total nilai dari produksi barang maupun jasa yang dijual oleh suatu negara pada negara lain selama satu tahun lamanya.

Namun, selain tujuan utama dari juga beberapa tujuan lain dari perdagangan internasional, seperti:

1. Meningkatkan Devisa Negara

Melalui kegiatan impor dan ekspor barang maka akan membantu menaikan devisa negara. Hal ini tentu sangat berguna untuk negara.

2. Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi atau kenaikan produk nasional bruto (GDP) ini dihasilkan melalui faktor produksi milik warga negaranya yang tinggal di dalam maupun luar negeri.

3. Memengaruhi Stabilitas Harga Barang Ekspor

Stabilitas harga yang dimaksud merupakan cara pemerintah mempertahankan harga ketika terjadi fenomena inflasi yang mulai meninggi. Inflasi sendiri merupakan peningkatan ketersediaan uang, sehingga dapat menyebabkan kenaikan harga barang.

4. Menciptakan Lapangan Pekerjaan

Pertumbuhan ekonomi yang terjadi di suatu negara dapat membuat perusahaan pengekspor akan menerima banyak pesanan, sehingga perusahaan akan membutuhkan tenaga kerja tambahan agar dapat menyelesaikan pesanan permintaan konsumen.

Dengan menambah tenaga kerja, maka perusahaan tersebut juga membuka lapangan kerja baru yang dapat menyebabkan berkurangnya angka pengangguran di negara tersebut, sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak.

4 dari 5 halaman

5. Memenuhi Kebutuhan di Negara Lain

Kerjasama perdagangan internasional dapat membuat negara lain yang tidak memiliki barang maupun jasa yang diinginkan menjadi terpenuhi.

6. Memperoleh Keuntungan

Perdagangan internasional tentu memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan secara internal maupun eksternal. Seperti yang telah dijelaskan, negara tidak akan mampu untuk memenuhi kebutuhan penduduknya apabila negara tersebut tidak melakukan kerja sama dengan negara lain.

Negara tidak bisa hanya mengandalkan dana atau anggaran dari pungutan pajak saja.
Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan penduduk, negara akan berusaha meraih keuntungan yang dapat diperoleh melalui persetujuan kerja sama perdagangan internasional antar negara.

7. Memperluas Pasar

Perdagangan internasional memiliki tujuan agar sebuah perusahaan yang ada dalam negara tersebut dapat menjalankan mesin produksinya secara maksimal.

Mereka dapat menjual stock produknya tanpa perlu mengkhawatirkan kelebihan produksi yang dapat mengakibatkan turunnya harga produk maupun jasa yang dijual. Hal ini bisa dilakukan dengan cara melakukan ekspor barang ke luar negeri.

8. Transfer Teknologi Modern

Perdagangan internasional juga dilakukan demi memperoleh keuntungan dalam hal teknologi modern yang tidak bisa atau belum diproduksi atau diperoleh dari dalam negeri, sehingga membutuhkan kerja sama dengan pihak luar.

Contoh paling konkret saat ini ialah vaksin Covid-19. Indonesia belum bisa memproduksi dan menguji keefektifan dari vaksin untuk virus Covid-19, sehingga negara lain memberikan vaksin hal produksinya untuk Indonesia dan lain sebagainya.

5 dari 5 halaman

Manfaat Hubungan Internasional

1. Membentuk hubungan baik antar negara
2. Menciptakan efisiensi serta spesialisasi
3. Meningkatkan pendapatan negara
4. Mengurangi tingkat pengangguran
5. Mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi

Kerugian Perdagangan Internasional

1. Kemudahan mendapatkan produk impor di pasar dalam negeri bisa menghambat pertumbuhan sektor industri dalam negeri.

2. Barang impor dengan kualitas tinggi dan murah memunculkan perilaku konsumtif masyarakat.

3. Untuk memenuhi kebutuhan pasar dunia maka rentan terjadi eksploitasi sumber daya alam.

4. Terlalu bergantung pada iptek dan modal asing sehingga pertumbuhan industri terhambat.

5. Persaingan industri yang tidak sehat membuat usaha yang bermodal kecil rentan gulung tikar.

Baca juga:
Hari AIDS Sedunia 1 Desember 2022, Pahami Sejarah hingga Gejalanya
Potret Terbaru Tempat Eksekusi Mati Hukum Pancung di Arab, Dulu Angker Kini Memukau
Kumpulan Kata-Kata Merantau, Bisa Bangkitkan Rasa Semangat Aktivitas di Kota Orang
Potret Rumah Sederhana Terbengkalai Milik Sinden, Di Dalamnya Ada Kebaya Warna Biru



Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini