Niat Mandi Nifas Setelah Melahirkan, Ini Ragam Keutamaannya dan Pahami Tata Caranya

Kamis, 1 Desember 2022 10:05 Reporter : Billy Adytya
Niat Mandi Nifas Setelah Melahirkan, Ini Ragam Keutamaannya dan Pahami Tata Caranya ilustrasi mandi. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Niat mandi nifas setelah melahirkan merupakan satu rangkaian ibadah yang wajib dilakukan oleh seorang wanita. Seperti dipahami bahwa syarat sah salat ialah suci dari hadas besar dan kecil.

Salah satu hadas dan juga najis sebelum menjalankan kewajiban sebagai umat Islam adalah akibat nifas. Perlu diketahui bahwa nifas merupakan kondisi seorang wanita pasca melahirkan sehingga di masa ini darah akan terus keluar dan membuatnya selalu ada dalam kondisi berhadas besar.

Masa nifas berlangsung selama sekitar 40 hari. Karena termasuk hadas besar, ibu yang tengah bernifas dilarang untuk salat, puasa hingga membaca Al-Quran.

Untuk itu, wanita muslim wajib mengetahui tata cara mandi wajib khususnya bagi mereka yang baru saja melahirkan baik mulai dari niat mandi wajib hingga tata cara serta keutamaannya.

Berikut adalah niat mandi nifas setelah melahirkan yang berhasil dirangkum dari beragam sumber, Kamis (1/12).

2 dari 5 halaman

Keutamaan Mandi Wajib

Sebelum mengetahui serta memahami niat mandi nifas setelah melahirkan, ada baiknya bagi umat Islam mengetahui keutamaan mandi wajib. Apabila seseorang sedang berhadas besar, wajib hukumnya untuk melakukan mandi wajib.

Baik itu usai menstruasi, melakukan hubungan suami istri ataupun nifas. Seperti yang sudah diperintahkan oleh Allah SWT dalam Al-Quran Surah Al-Maidah ayat 6:

"Dan jika kamu junub, maka mandilah." (QS. Al Maidah: 6).

Bukan hanya itu, Allah juga memerintahkan umat Islam mengerjakan mandi wajib ataupun mandi junub jika dalam keadaan junub. Hal itu seperti firman Allah SWT dalam Al-Quran Surah An-Nisa ayat 43 yang artinya:

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekadar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun." (QS. An-Nisa': 43).

3 dari 5 halaman

Niat Mandi Nifas Setelah Melahirkan

Usai memahami keutamaan mandi wajib, kini Anda bisa mengetahui bagaimana bacaan niat mandi nifas setelah melahirkan yang baik dan benar. Ini sangat wajib dipahami ibu-ibu yang sudah melewati masa nifas 40 hari dan diharuskan untuk melakukan mandi wajib.

Adapun bacaan niat mandi wajib setelah melahirkan atau nifas yang bisa dihafalkan ialah sebagai berikut:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ النِّفَاسِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf'il hadatsin nifaasi lillahi Ta'aala.

Artinya:

"Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari nifas karena Allah Ta'ala."

4 dari 5 halaman

Bacaan Niat Mandi Secara Umum

Mandi wajib bukan hanya dilakukan oleh perempuan, tetapi laki-laki pun juga perlu melakukannya. Terlebih setelah mimpi basah, keluar mani hingga melakukan hubungan suami istri dengan pasangannya. Keduanya pun diwajibkan untuk bersuci sebelum melakukan ibadah, khususnya sholat.

Adapun bacaan niat mandi wajib secara umum adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى‎

Nawaitul ghusla liraf 'il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta'aala

Artinya:

"Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardu karena Allah ta'ala."

5 dari 5 halaman

Tata Cara Mandi Mandi Nifas Setelah Melahirkan

Bagi Anda yang sudah mengetahui dan memahami bacaan niat mandi nifas setelah melahirkan, bisa beralih membahas tata cara melakukannya. Seperti yang sudah hadist Rasulullah SAW, beginilah tata cara mandi wajib baik itu setelah nifas serta menstruasi maupun junub:

1. Membaca doa niat mandi nifas, haid, atau junub. Membaca doa niat di awal-awal hukumnya wajib. Doa niat inilah yang membedakan mandi wajib dan mandi biasa. Cara membaca doa niat mandi wajib ini bisa dalam hati atau bersuara.

2. Agar sesuai sunnah Rasulullah, mencuci tangan bisa dilakukan sampai tiga kali. Hal ini bertujuan agar tangan bersih dan terhindar dari najis.

3. Membersihkan bagian tubuh yang dianggap kotor dan tersembunyi menggunakan tangan kiri. Bagian tubuh yang biasanya kotor dan tersembunyi tersebut adalah bagian kemaluan, dubur, bawah ketiak, pusar, dan lain–lain.

4. Mengulangi mencuci kedua tangan. Setelah membersihkan bagian tubuh yang kotor dan tersembunyi, tangan perlu dicuci ulang. Caranya, mengusap-usapkan tangan ke tanah/tembok kemudian dibilas air langsung atau dicuci dengan sabun baru dibilas.

5. Berwudu seperti tata cara wudu saat akan melakukan salat.

6. Menyela pangkal rambut dengan jari-jari yang sudah dicelup ke air sampai menyentuh bagian kulit kepala.

7. Membasahi kepala dengan mengguyurnya tiga kali hingga seluruh permukaan pada kulit dan rambut basah oleh air.

8. Setelah itu membasahi tubuh secara merata dengan mengguyurnya dari ujung rambut hingga ujung kaki, dimulai bagian kanan terlebih dahulu kemudian bagian kiri.

[bil]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini