Momen Pilu Seorang Ayah Lari-lari Selamatkan Anaknya saat Tragedi di Kanjuruhan

Senin, 3 Oktober 2022 08:18 Reporter : Muhammad Farih Fanani
Momen Pilu Seorang Ayah Lari-lari Selamatkan Anaknya saat Tragedi di Kanjuruhan Momen Pilu Seorang Ayah Lari-lari Selamatkan Anaknya saat Tragedi di Kanjuruhan. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Tragedi di Kanjuruhan, Malang adalah yang terbesar dalam sejarah sepak bola Indonesia. Bahkan terbesar kedua di dunia. Kematian ratusan orang tersebut tentu menyimpan duka yang dalam bagi semua orang.

Sebabnya, kerusuhan yang terjadi di stadion sepak bola tidak hanya menimbulkan korban orang dewasa, akan tetapi juga anak-anak.

Sebuah video memperlihatkan seorang ayah yang sedang membopong anaknya menuju keluar stadion. Momen haru itu terjadi ketika situasi di stadion Kanjuruhan Malang sudah tidak terkendali, berikut ulasannya.

2 dari 5 halaman

Bapak Bopong Anak

momen pilu seorang ayah lari lari selamatkan anaknya saat tragedi di kanjuruhan

©2022 Merdeka.com

Dalam video yang diunggah di akun Twitter @MRNUHES menggambarkan sebuah kekalutan yang disebabkan oleh kerusuhan yang terjadi di dalam maupun luar stadion Kanjuruhan, Malang.

Terlihat seorang bapak yang berlari keluar stadion dengan membopong anaknya. Ia bermaksud untuk menyelamatkan anaknya dari kerusuhan yang sudah tidak bisa dikendalikan.

Beruntung, bapak dan anak tersebut sudah berhasil keluar stadion. Mereka sukses menembus dinding-dinding sempit yang dipenuhi oleh ribuan manusia yang juga ingin keluar.

3 dari 5 halaman

Dibantu Polisi

momen pilu seorang ayah lari lari selamatkan anaknya saat tragedi di kanjuruhan
©2022 Merdeka.com

Polisi yang berada di luar stadion juga turut serta dalam membantu ribuan orang yang ingin menyelamatkan diri.

Anak-anak yang terjebak dalam kerumunan dan ingin lolos segera mendapatkan pertolongan dari polisi. Bahkan, polisi membantu untuk menggendong demi mempercepat proses penyelamatan.

“Awas, arek cilik,” (Awas, anak kecil), terdengar teriakan dari salah seorang pemuda yang berusaha untuk membukakan jalan bagi polisi yang sedang membopong anak tersebut.

4 dari 5 halaman

Kronologi Kejadian

suasana kericuhan di laga arema fc vs persebaya di stadion kanjuruhan
©2022 REUTERS TV

Peristiwa di Kanjuruhan adalah tragedi kelam dunia sepak bola Indonesia. Tragedi sepak bola paling menyeramkan dan menyedihkan sepanjang masa. Tragedi ini berawal dari sebuah pertandingan yang mempertemukan Arema FC dengan Persebaya.

Arema FC mengalami kekalahan di kandang dan ketika wasit meniup peluit panjang, beberapa suporter Arema FC memasuki lapangan untuk menjumpai para pemain.

Namun, kondisi semakin lama semakin tidak terkontrol. Sampai pada akhirnya, ribuan suporter yang berada di tribun berlarian turun ke lapangan, sehingga Polisi terpaksa harus menembakkan gas air mata.

Kekalutan itu berujung dengan tewasnya 125 korban. Ini merupakan tragedi terburuk sepanjang sejarah sepak bola Indonesia, dan Kapolri membentuk tim penyidik untuk mencari siapa yang bertanggung jawab dalam tragedi ini.

5 dari 5 halaman

Liga Diberhentikan Sementara

Dikutip dari Bola.com, buntut dari kerusuhan yang melahirkan ratusan korban tersebut membuat Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita memutuskan untuk menghentikan BRI Liga 1 selama satu pekan.

Hal itu sebagai bentuk prihatin atas kejadian yang terjadi di Malang, juga memberikan kesempatan kepada pihak yang berwenang untuk melakukan investigasi.

"Keputusan tersebut kami umumkan setelah mendapatkan arahan dari Ketua Umum PSSI. Ini kami lakukan untuk menghormati semua dan sambil menunggu proses investigasi dari PSSI," ujarnya.

[mff]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini