Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hotman Paris Turun Tangan, Senggol Panglima TNI Kasus Paspampres Kejam Aniaya Pemuda Aceh

Hotman Paris Turun Tangan, Senggol Panglima TNI Kasus Paspampres Kejam Aniaya Pemuda Aceh

Hotman Paris Turun Tangan, Senggol Panglima TNI Kasus Paspampres Kejam Aniaya Pemuda Aceh

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea turun tangan usai peristiwa penganiayaan berujung kematian pemuda asal Aceh yang melibatkan tiga orang prajurit TNI.

Peristiwa pembunuhan dengan dalih penculikan yang melibatkan seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Praka RM bersama dua rekannya anggota TNI mendapat sorotan banyak pihak.

Peristiwa pembunuhan dengan dalih penculikan yang melibatkan seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Praka RM bersama dua rekannya anggota TNI mendapat sorotan banyak pihak.

Korban yang bernama Imam Masykur (25) mengalami tindakan penganiayaan hingga meregang nyawa karena luka di sekujur tubuhnya.

Para pelaku membuang jasad korban ke wilayah Purwakarta, Jawa Barat dan baru ditemukan tanggal 15 Agustus di sungai di daerah Karawang.

Aksi kejam tersebut lantas mendapat sorotan tajam dari pengacara Hotman Paris Hutapea. Dia meminta Panglima TNI untuk segera bertindak. Bersama timnya, Hotman menyatakan siap menjadi kuasa hukum keluarga.

Senggol Panglima TNI, Diminta Bertemu Keluarga Korban

Senggol Panglima TNI, Diminta Bertemu Keluarga Korban

Dalam sebuah unggahan akun instagram pribadinya @hotmanparisofficial, Senin (28/8) Hotman mengomentari peristiwa itu dan meminta Panglima TNI untuk berkenan bertemu keluarga korban.

“Halo bapak panglima TNI mohon berkenan kalau orang tua dari almarhum korban penganiaayan oleh oknum TNI didatangkan dari Aceh ke Jakarta untuk bertanya langsung kepada bapak, apa yang terjadi dan bagaimana proses hukumnya, apa tindakan hukum yang telah dilakukan terhadap oknum TNI yang diduga sebagai pelaku tersebut,” ucap Hotman Paris.

“Apakah bapak panglima TNI berkenan menerima orang tua almarhum datang ke Jakarta untuk bertemu dengan bapak,” lanjut Hotman.

Hotman Paris juga telah bersedia menjadi kuasa hukum keluarga korban bersama dengan timnya termasuk para pengacara yang berdomisili di Aceh.

“Kami sudah diminta sebagai kuasa dari keluarga, tim Hotman 911 akan bekerjasama dengan pengacara yang berdomisili di Aceh, Solidaritas,” tutupnya.

Direspons Puspen TNI, Sindir 'Salah Alamat'

Direspons Puspen TNI, Sindir 'Salah Alamat'

Permintaan Hotman mendapat tanggapan langsung dari Pusat Penerangan (Puspen) TNI dan menyatakan keberatan memenuhi permintaan pengacara Hotman Paris Hutapea.

Lewat akun instagram @puspentni, Puspen TNI seolah menyindir 'salah alamat' Hotman Paris karena meminta Panglima TNI untuk bertemu keluarga korban.

"Terima kasih Bang Hotman, tetapi sebaiknya Mohon untuk menyampaikan melalui jalur resmi bersurat ke Panglima TNI," komentar Puspen TNI.

Puspen TNI seakan memberikan arahan kepada Hotman Paris untuk bertemu dengan Kasad Jenderal Dudung Abdurachman dan bukan Panglima TNI.

"Untuk diketahui sesuai fungsinya Panglima adalah pengguna kekuatan, sedangkan pembinaan kekuatan ada di masing-masing Matra," tutup komentar @puspentni.

Puspen TNI meminta Hotman untuk secara resmi bersurat kepada Panglima TNI dari pada membuat unggahan video supaya mendapat perhatian lebih lanjut.

TNI AD Rilis Identitas Tiga Prajurit TNI Pelaku Penganiayaan

TNI AD Rilis Identitas Tiga Prajurit TNI Pelaku Penganiayaan

Sebelumnya TNI AD melalui Danpomdam Jaya Kolonel Cpm, Irsyad Hamdie Bey Anwar merilis identitas tiga orang pelaku ang terlibat menculik dan menganiaya Imam Masykur(25).

Salah satu dari ketiga pelaku merupakan anggota Paspampres bernama Raswandi Manik, sementara dua pelaku lain adalah Praka J dan Praka HS.

Irsyad menurutkan bahwa Praka HS adalah anggota Direktorat Topografi TNI AD. Sedangkan Praka J anggota Kodam Iskandar Muda.

Keluarga korban sempat melaporkan para pelaku dengan laporan penculikan dan penyiksaan terhadap Imam ke Polda Metro Jaya.

Salah satu dari ketiga pelaku merupakan anggota Paspampres bernama Raswandi Manik, sementara dua pelaku lain adalah Praka J dan Praka HS.
Laporan tersebut diterima polisi dengan Nomor STTLP/B/4776/VIII/2023/SPKT.

Laporan tersebut diterima polisi dengan Nomor STTLP/B/4776/VIII/2023/SPKT.

Saat ini ketiga pelaku iduga terlibat kasus itu kini ditahan Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya. Kini, tiga prajurit TNI AD yang ditahan itu berstatus tersangka sekaligus tahanan militer. Ketiganya terancam hukuman mati serta mendapat pemecatan dari masing-masing kesatuan.

VIDEO: Momen Hotman Paris Tertidur di Sidang MK saat Rekan Timnya Ngotot Cecar Ahli KPU
VIDEO: Momen Hotman Paris Tertidur di Sidang MK saat Rekan Timnya Ngotot Cecar Ahli KPU

Hotman Paris salah satu anggota tim hukum Prabowo-Gibran tertidur di ruang sidang dan tidak ditegur hakim

Baca Selengkapnya
Hotman Paris Tolak Jadi Kuasa Hukum Ayah Eky, Ungkap Ada Pesan Terselubung Soal Pegi
Hotman Paris Tolak Jadi Kuasa Hukum Ayah Eky, Ungkap Ada Pesan Terselubung Soal Pegi

Hotman menegaskan masyarakat tidak mengharapkan kepuasan apabila kasus tidak benar-benar terungkap.

Baca Selengkapnya
Hotman Paris Sindir Kubu 01 dan 03: Pembelaan Mereka Pepesan Kosong, Jangan Nangis Kalau Kalah
Hotman Paris Sindir Kubu 01 dan 03: Pembelaan Mereka Pepesan Kosong, Jangan Nangis Kalau Kalah

Hotman Paris Sindir Kubu 01 dan 03: Pembelaan Mereka Pepesan Kosong, Jangan Nangis Kalau Kalah

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Angkasa Pura I Tanggapi Hotman Paris Kepanasan di Bandara Sultan Hasanuddin
Angkasa Pura I Tanggapi Hotman Paris Kepanasan di Bandara Sultan Hasanuddin

Akibat kepanasan, Hotman mengaku sampai keringatan.

Baca Selengkapnya
Hotman Paris Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran
Hotman Paris Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea hadir di lokasi debat

Baca Selengkapnya
Hotman Paris Minta Terpidana dan Saksi Kasus Vina Cirebon Dites Kebohongan
Hotman Paris Minta Terpidana dan Saksi Kasus Vina Cirebon Dites Kebohongan

Hotman mengusulkan penyidik melakukan tes kebohongan untuk menguji keterangan daripada para tersangka maupun saksi.

Baca Selengkapnya
Hotman Paris Rangkul Raffi Ahmad: Salah Kami Berdua, Kami Kaya, Orang Lain Iri
Hotman Paris Rangkul Raffi Ahmad: Salah Kami Berdua, Kami Kaya, Orang Lain Iri

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea nyeletuk sesuatu yang membuat Raffi Ahmad tertawa.

Baca Selengkapnya
Hotman Paris Turun Tangan Jadi Kuasa Hukum Keluarga Vina Cirebon, Ini Alasannya
Hotman Paris Turun Tangan Jadi Kuasa Hukum Keluarga Vina Cirebon, Ini Alasannya

Hotman menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses penanganan perkara

Baca Selengkapnya