Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Agar Bayi Tidak Sungsang dalam Kandungan, Ibu Hamil Wajib Tahu

Cara Agar Bayi Tidak Sungsang dalam Kandungan, Ibu Hamil Wajib Tahu ilustrasi ibu hamil. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/K3S

Merdeka.com - Cara agar bayi tidak sungsang dalam kandungan rasanya menjadi hal wajib untuk dipahami ibu hamil. Bayi dengan posisi sungsang tentu bukan merupakan hal yang diinginkan para ibu hamil, terlebih menjelang waktu persalinan.

Normalnya, bayi telah memposisikan dirinya dengan kepala berada di bawah saat menjelang kelahiran. Kondisi tersebut memungkinkan ibu hamil untuk melahirkan bayinya dengan cara normal.

Maka dari itu, bayi dengan posisi sungsang akan memiliki banyak risiko saat dilahirkan nantinya. Hal ini tentunya membuat para ibu merasa cemas dan khawatir.

Guna mengantisipasi hal tersebut, ibu hamil pun dapat menggali banyak informasi seputar menjelang persalinan secara bijak. Salah satunya yakni memahami pengertian hingga cara agar bayi tidak sungsang dalam kandungan sehingga proses persalinan nantinya dapat berjalan normal.

Berikut merdeka.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (3/11/22), mengenai jenis hingga cara agar bayi tidak sungsang yang dapat ibu hamil pahami. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Jenis Posisi Sungsang Pada Bayi di Dalam Kandungan

Hal pertama yang perlu diketahui sebelum memahami cara agar bayi tidak sungsang ialah jenisnya. Secara umum, bayi dapat dikatakan sungsang apabila mengalami posisi berikut ini.

hamil

©www.popsugar.com

1. Frank Breech

Jenis posisi sungsang yang pertama adalah frank breech atau dikenal luas dengan istilah sungsang frank. Istilah ini digunakan untuk merujuk posisi bayi yang mengalami sungsang secara hampir lengkap.

Ciri-cirinya yakni kedua kaki bayi yang mengarah lurus ke atas dan berada tepat di depan wajah serta tubuhnya. Sementara itu, bagian bawahnya yakni hanya bokong.

2. Complete Breech

Jenis sungsang yang kedua yakni complete breech atau sungsang lengkap. Ciri-ciri dari sungsang lengkap yakni posisi lutut serta kaki bayi seperti menekuk dan berjongkok.

Sementara itu, bagian tubuh yang berada di bawah dekat vagina adalah bokong dan kaki. Sehingga, hal ini menjadi kondisi sulit bagi ibu untuk melahirkan secara normal.

3. Incomplete Breech

Selanjutnya, jenis sungsang yang perlu diketahui adalah incomplete breech. Biasanya, jenis ini juga seringkali disebut dengan sungsang kombinasi.

Sesuai dengan namanya, maka posisi bayi sungsang bayi kali ini memiliki ciri-ciri berupa satu kaki berada di atas dan kaki lainnya menekuk ke bawah. Hal ini terkadang membuat ibu merasa seperti ditendang sesekali di bagian perut bawahnya.

Penyebab Bayi Sungsang di Dalam Kandungan

Secara umum, bayi sungsang akan segera melakukan posisi berputar sebagaimana normalnya. Namun, pada beberapa kasus hal ini pun tetap berlangsung hingga waktu persalinan tiba.

hamil

©www.delhidailynews.com

Sebenarnya, belum ada hal yang pasti mengenai penyebab bayi sungsang di dalam kandungan. Namun, penelitian oleh American Pregnancy Association menjelaskan mengenai sebagian besar penyebab bayi sungsang pada ibu hamil. Di antaranya yakni sebagai berikut.

  • Ibu mengalami kondisi plasenta previa selama kehamilan.
  • Ibu sempat menjalani kelahiran bayi prematur pada kehamilan sebelumnya.
  • Ibu pernah mengandung beberapa kali sebelumnya.
  • Ibu tengah mengandung bayi kembar dua, tiga, atau lebih.
  • Jumlah air ketuban di dalam kandungan yang terlalu banyak atau sedikit sehingga bayi lebih mudah maupun sulit untuk bergerak.
  • Jika bentuk rahim ibu tidak normal atau memiliki komplikasi pada persalinan, seperti adanya fibroid di dalam rahim.
  • Cara Agar Bayi Tidak Sungsang

    1. Meningkatkan Intensitas Berjalan Kaki

    Cara agar bayi tidak sungsang yang dapat dilakukan ibu hamil menjelang persalinan adalah dengan meningkatkan intensitas berjalan kaki. Dengan berjalan kaki, maka ibu tetap dapat bergerak secara aktif.

    Rupanya, berjalan kaki tak hanya baik bagi kesehatan ibu hamil. Namun berjalan kaki juga dapat membantu bayi di dalam kandungan untuk menemukan posisi yang tepat menjelang dilahirkan.

    ilustrasi ibu hamil berolahraga

    ©nasm.org

    2. Melakukan Gerakan Dada ke Lutut

    Selanjutnya, cara agar bayi tidak sungsang menjelang persalinan adalah dengan rutin melakukan gerakan lutut dan dada. Caranya yakni cukup berlutut di lantai lalu letakkan kepala di lantai.

    Ibu hamil dapat mempertahankan posisi tersebut selama 15 menit. Lakukan gerakan ini secara rutin sebanyak 3 kali sehari agar bayi dapat menempatkan diri pada posisi terbaiknya.

    3. Memiringkan Panggul

    Cara agar bayi tidak sungsang yang berikutnya adalah dengan memiringkan panggul. Ibu hamil dapat mengawali gerakan ini dengan berbaring secara telentang lalu mengangkat panggulnya.

    Selanjutnya yakni tekuk lutut dan menahannya selama 10 menit. Lakukan gerakan ini secara ruitn sebanyak tiga kali sehari.

    ilustrasi ibu hamil berolahraga

    ©nasm.or

    4. Melakukan Gerakan Mengangkat Panggul

    Selain itu, cara agar bayi tidak sungsang yang selanjutnya yakni dengan melakukan gerakan mengangkat panggul. Pertama, baringkan badan lalu tekuk lutut ke arah atas.

    Selanjutnya letakkan kedua tangan sejajar dengan tubuh dan naikkan perut secara perlahan. Lakukan selama 1 menit dan turunkan sembari membuang napas.

    5. Melakukan Gerakan Merangkak

    ilustrasi ibu hamil berolahraga

    ©nasm.orgg

    Cara agar bayi tidak sungsang yang terakhir adalah dengan melakukan gerakan merangkak secara rutin. Hal ini dapat ibu lakukan baik di atas matras olahraga atau pun sembari melakukan pekerjaan rumah tangga.

    Salah satunya yakni dengan mengepel lantai. Lakukan hal ini selama kurang lebih 10 menit.

    Setelah itu, atur napas secara perlahan lalu ibu dapat kembali berdiri.

    (mdk/mta)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP