Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berjemur Matahari Pagi, Ini Manfaatnya dan Waktu yang Tepat

Berjemur Matahari Pagi, Ini Manfaatnya dan Waktu yang Tepat warga inggris berjemur di luar. ©2016 REUTERS/Neil Balai

Merdeka.com - Tubuh pada dasarnya membutuhkan berbagai asupan gizi dan vitamin untuk berkembang dengan baik. Karbohidrat, lemak, protein, mineral, dan vitamin memiliki fungsi masing-masing di dalam tubuh.

Vitamin berguna bagi tubuh sebagai zat pengatur. Salah satu vitamin yang tidak kalah pentingnya dibutuhkan oleh tubuh adalah vitamin D. Vitamin D berguna bagi tubuh untuk perkembangan tulang dan gigi serta membantu meningkatkan sistem pertahanan tubuh dari berbagai virus.

Langkah yang tepat dan mudah untuk mendapatkan Vitamin D adalah dengan berjemur di bawah paparan sinar matahari. Namun, tidak sembarang berjemur di sinar matahari untuk mendapatkan Vitamin D secara maksimal.

Manfaat Berjemur di Bawah Paparan Sinar Matahari

ilustrasi vitamin d

Shutterstock.com/ Johan Larson

Dilansir pada Liputan6, manfaat lain Vitamin D yang terkandung pada paparan sinar matahari pada saat Anda berjemur adalah dapat mencegah penurunan kognitif pada orang tua. Tidak hanya itu, masalah kesehatan kronis pun juga dapat diminimalisir seperti pencegahan penyakit kanker.

Waktu Terbaik

ilustrasi di bawah matahari

Shutterstock.com/Petar Paunchev

Waktu yang baik untuk berjemur di bawah sinar matahari untuk mendapatkan manfaat yang maksimal adalah di atas pukul 9 pagi hingga pukul 11 siang.

Hindari untuk berjemur di bawah paparan sinar matahari secara langsung pada pagi, siang , dan sore hari. Sebab, Anda justru akan mendapatkan kandungan yang berbahaya dari sinar matahari. Kandungan berbahaya bagi kulit tubuh tersebut adalah sinar UV A dan UV B.

Sinar UV A dan UV B yang berlebihan dapat menyebabkan flek hitam, masalah kesehatan kulit ringan, dan bahkan kanker kulit.

Durasi Terbaik

ilustrasi waktu

2013 Merdeka.com

Durasi yang tepat untuk berjemur di bawah sinar matahari adalah 10 hingga 15 menit. Hindari mendapatkan paparan sinar matahari pada pukul 9 pagi ke atas hingga lebih dari 15 menit.

Dalam rentang waktu tersebut, Anda akan cukup mendapatkan vitamin D secara maksimal guna meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memperkuat tulang. Terpapar sinar matahari terlalu lama pun juga dapat menimbulkan masalah kesehatan pada kulit. Masalah kulit yang dapat timbul mulai dari kulit terbakar, kusam, hingga kerusakan kulit yang lebih fatal.

Penggunaan Tabir Surya

ilustrasi tabir surya

Shutterstock

Penting untuk menggunakan tabir surya sebelum berjemur di bawah paparan sinar matahari. Perhatikan jenis tabir surya yang dibutuhkan oleh kulit tubuh Anda.

Penggunaan jenis tabir surya yang tepat dapat menekan risiko gangguan kesehatan kulit yang bisa didapatkan ketika Anda berjemur di bawah sinar matahari. Langkah pertama, kenali jenis kulit Anda lalu pilih tabir surya yang sesuai dengan tipe kulit tubuh dan wajah Anda. Lalu, aplikasikan tabir surya tersebut ke seluruh kulit tubuh dan wajah secara merata.

Lakukan Secara Periodik

ilustrasi berjemur

Shutterstock/benicce

Sembari berjemur di bawah paparan sinar matahari, Anda dapat menyediakan air mineral atau minuman sehat untuk memastikan agar Anda selalu mengonsumsi air mineral dengan cukup.

Sebagai tipsnya, hindari untuk berjemur di bawah sinar matahari setiap hari. Lakukan hal tersebut cukup 3 hingga 4 kali dalam seminggu. Anda dapat mengganti rutinitas berjemur Anda dengan aktivitas fisik yang lainnya seperti yoga untuk dilakukan di dalam rumah.

(mdk/mta)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP