Aksi Prajurit TNI Serma Junaedi, Tidak Kena Ditembak Rebut Senpi dari Penjahat

Serma Junaedi, berhasil menggagalkan dan membekuk pelaku modus pencurian kendaraan. Begini kisahnya.

Billy Adytya Kurniawan
Oleh Billy Adytya Kurniawan - Reporter
Aksi Prajurit TNI Serma Junaedi, Tidak Kena Ditembak Rebut Senpi dari Penjahat
Aksi Prajurit TNI Serma Junaedi, Tidak Kena Ditembak Rebut Senpi dari Penjahat. Instagram/kodamsiliwangi©2022 Merdeka.com

Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali mencuri perhatian masyarakat lewat aksi heroik yang baru saja ia lakukan. Serma Junaedi, berhasil menggagalkan dan membekuk pelaku modus pencurian kendaraan.

Ia bahkan sempat mendapatkan ancaman dari senjata api dari sang pelaku. Namun berbekal keahlian yang dimiliki ia berhasil menghindarinya.

Berikut ulasan cerita aksi heroik prajurit TNI Serma Junaedi selengkapnya.

Terjadi Dini Hari Dibenarkan oleh Kapendam III/Siliwangi

Serma Junaedi prajurit TNI AD yang berdinas di Kodim 0617/Majalengka berhasil membekuk modus pencurian motor atau curanmor. Diketahui para pelaku melakukan tindakan kekerasan bahkan dengan memakai senpi (senjata api).

Hal ini terjadi ketika Junaedi keluar dari rumahnya untuk melaksanakan salat Subuh di Masjid pada jam 03.40 waktu Indonesia Barat. Tepatnya di Kelurahan Simpeurem, Kecamatan Cigasong.

"Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapendam III/Slw Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto saat dikonfirmasi di Stadion Siliwangi Kota Bandung, seusai melaksanakan olahraga, Minggu (13/2/2022) pagi," tulis keterangan dalam unggahan akun Instagram @kodamsiliwangi.

Pelaku Coba Menembak Serma Junaedi

Di tengah perjalanannya, Junaedi mendengar adanya motor yang terjatuh di bahu jalan. Nampak sebanyak dua orang saling berebut motor dan ketika didekati ternyata salah satu dari mereka mengarahkan senjata api berupa pistol.

Pistol tersebut kemudian ditembakkan ke arah Serma Junaedi. Namun berkat keahlian yang dimilikinya sebagai prajurit TNI, ia berhasil menghindarinya.

"Beruntung, letusan senjata pistol jenis air soft gun tidak mengenai Junaedi dan saat itu juga langsung merebut senjata api tersebut dan mengamankannya,” tutur Arie Tri.

Massa Ngamuk Dengar Suara Keributan

Keributan yang terjadi pada dini hari tersebut membuat massa mengamuk. Mereka hampir menghakimi pelaku dengan tindakan kekerasan.

Melihat warga yang kian tak terkendali, Serma Junaedi meminta bantuan RT setempat untuk segera melapor pada pihak kepolisian. Tindakan yang dilakukan Junaedi diungkapkan Arie Tri sebagai bentuk implementasi dari 7 perintah Harian Kasad yang menjadi penekanan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief kepada para Dansat jajaran Kodam III/Siliwangi usai Sertijab.

"Tak selang lama kemudian, pihak Kepolisian dari Polres Majalengka datang ke lokasi kejadian dan langsung mengamankan pelaku dari amukan massa," tulis keterangan.

Pelaku Sudah Diamankan

Ditambahkan oleh Kapendam jika kejadian tersebut terjadi di hari Kamis (10/2) lalu. Tepatnya pada pukul kira-kira 03.40 wib di kelurahan Simpeurem, Cigasong, Majalengka.

Pelaku yang nekat menembakkan senjata api ke arah Serma Junaedi pun juga berhasil dibekuk oleh pihak berwenang.

"Pelaku curanmor telah diamankan untuk lebih jelasnya silahkan kepihak Kepolisian Polres Majalengka," jelas Pendam III/Siliwangi.

Rekomendasi