Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

10 Cara Menjaga Kesehatan Vagina, Bantu Cegah Penyakit Seksual

10 Cara Menjaga Kesehatan Vagina, Bantu Cegah Penyakit Seksual Ilustrasi keputihan. ©2017 breaktime.co.id

Merdeka.com - Menjaga kesehatan vagina menjadi suatu keharusan bagi setiap wanita. Tentunya demi mendapatkan tubuh yang sehat dan terhindar dari segala penyakit kelamin, seperti kanker serviks, keputihan berlebih, dan infeksi.

Vagina merupakan bagian luar yang elastis dan berotot dari saluran genital wanita. Bukaan vagina luar, sebagian ditutupi oleh membrane yang disebut selaput dara.

Kesehatan vagina bukan hanya dirasakan langsung oleh wanita, namun juga suaminya. Kondisi vagina yang bersih dan sehat menjadi lebih aman, serta nyaman ketika berhubungan intim. Sayangnya masih ada wanita yang belum mengetahui cara yang tepat.

Berikut mengenai cara menjaga kesehatan vagina dari berbagai sumber:

Memakai Celana Dalam Bahan Katun

dalam bahan katun rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sebagai wanita biasanya merasa lebih percaya diri di hadapan suami ketika menggunakan celana dalam berbahan sutra atau renda-renda manis. Boleh saja digunakan selama tidak terlalu sering, karena vagina membutuhkan sirkulasi udara.

Melansir dari hellosehat.com, menurut Mary Jane Minkin, M.D., seorang profesor klinis kebidanan, ginekologi, dan ilmu reproduksi di Yale University, bahwa bahan katun membantu kulit bernapas dan ideal sebagai celana dalam, karena mampu menyerap kelembaban.

Memotong Rambut Kemaluan

Cara menjaga kesehatan vagina selanjutnya dengan memotong rambut kemaluan. Membiarkan rambutnya gondrong akan menjadi perangkap keringat dan meneteskan cairan yang meningkatkan bau apek. Berhati-hatilah dalam memotong rambutnya atau saat mencukur, karena kulit kemaluan lebih tipis dan sensitif.

Sering Mengganti Pembalut

006 tantri setyorini

Shutterstock

Tidak membiarkan pembalut atau tampon terlalu lama, gantilah setiap 4 jam sekali. Kemudian hindari penggunaan panty liner saat tidak menstruasi, karena membuat daerah keanitaan jadi lebih lembab dan hangat, lalu menimbulkan iritasi.Hindari Bedak dan DeodoranCara menjaga kesehatan vagina berikutnya dengan menghindari penggunaan bedak, deodorant atau tisu yang dirancang untuk menyegarkan vagina. Ketiga bahan tersebut bisa membuat iritasi dan rasa terbakar. Jika berkeinginan menggunakan sabun untuk menyegarkan, cukup campur beberapa tetes sabun khusus kewanitaan dengan air hangat untuk membilas.

Membersihkan Vagina dengan Benar

Menjaga kesehatan vagina tentunya berawal dari cara membersihkannya dengan benar. Tidak semua sabun itu aman bagi vagin, beberapa di antaranya akan membuat vagina menjadi terlalu kering, bisa terlalu lembab, atau menjadi bau aneh.Rutin membersihkan vagina untuk mencegah tumbuhnya bakteri. Cara membersihkan vagina, dikutip dari hellosehat.com :Bilas Air HangatCara membersihkan vagina dengan benar, bisa Anda bilas menggunakan air hangat ketika mandi. Bisa tambahkan sedikit garam laut atu sea salt, bukan garam mandi atau garam dapur, karena bisa menimbulkan iritasi. Garam laut akan membantu mengurangi rasa

Tidak Perlu Sabun Pembersih Kewanitaan

Sabun pembersih kewanitaan banyak mengandung bahan kimia yang keras bagi kulit kewanitaan yang sensitif. Cukup dengan air hangat dan garam laut tadi saja untuk membunuh bakteri atau kuman penyebab infeksi. Tidak Perlu Sabun Wangi atau AntibakteriKini ada banyak produk sabun yang wangi dan menawarkan bahan antibakterinya. Namun sayangnya pH dari sabun tersebut tidak baik untuk daerah kewanitaan. Jika memang ingin menggunakan sabun, lebih baik pilih yang tidak mengandung pewarna, pewangi, antibakteri, dan alkohol. Jika menggunakan air rebusan daun sirih, rendam 5 menit saja, waktu yang terlalu lama akan membunuh bakteri baik alami di vagina.Keringkan VaginaSetiap kali Anda selesai buang air kecil, mandi, atau membersihkan vagina, pastikan untuk mengeringkannya dengan perlahan. Tepuk-tepuk daerah kewanitaan menggunakan tisu atau handuk kering. Bukan menggosoknya terlalu keras, bisa menimbulkan iritasi.

Usap Menyeluruh

Setelah Anda memahami cara membersihkan vagina dengan benar, pastikan untuk mengusapnya secara menyeluruh. Maksudnya setiap kali mengeringkannya dibasuh dari depan ke belakang, untuk menghindari penyebaran bakteri dari dubur ke wilayah vagina, serta mencegah infeksi.

dalam

j string

Vagina Perlu DilumasiObat-obatan tertentu, seperti antihistamin, antidepresan, atau pil KB, bisa menjadi penyebab vagina kering. Selain itu juga disebabkan setelah kehamilan dan sebelum menopause. Bila mengalami hal tersebut, gunakanlah krim khusus melumasi vagina, supaya tidak terasa sakit dan lecet, menurut Minkin.

Menggunakan Kondom

Cara menjaga kesehatan vagina berikutnya menggunakan kondom wanita, ketika berhubungan intim. Kondom tersebut berfungsi menjaga tingkat pH seimbang dan bakteri baik bisa bekerja optimal.

Konsumsi Makanan BergiziMakanan bergizi dan penuh nutrisi memang dipercaya mampu menjaga kesehatan tubuh. asupan cairan dan gizi yang tepat akan menjaga kesehatan reprosuksi dan vagina. Beberapa makanan dan minuman yang baik dalam menjaga kesehatan vagina, seperti ikan salmon, ikan tuna, yoghurt, teh hijau, kacang kedelai, baik berupa tempe dan tahu, serta buah apel.

Berhati-Hati Ketika Bercinta

ilustrasi bercinta

shutterstock.com/mast3r

Cara menjaga kesehatan vagina yang terakhir ialah dengan berhati-hati ketika bercinta dengan suami. Melakukan seks yang aman akan membantu Anda dan pasangan tercegah dari infeksi, penyakit kelamin dan iritasi. Itulah beberapa cara menjaga kesehatan vagina sebagai pencegahan penyakit dan infeksi. Semoga bermanfaat.

(mdk/kur)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP