Menyusuri Air Terjun Jeneberang Gowa, Tersembunyi di Hulu Sungai

Jumat, 4 Juni 2021 18:00 Reporter : Tyas Titi Kinapti
Menyusuri Air Terjun Jeneberang Gowa, Tersembunyi di Hulu Sungai Air Terjun Jeneberang. ©2021 Merdeka.com/Kaitovid

Merdeka.com - Melancong ke tanah Bugis, Makassar rasanya kurang lengkap jika belum menginjakkan kaki di lokasi Wisata Alam Malino, di Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Salah satu wisata alam yang tak boleh dilewatkan di Kota Bunga ialah Air Terjun Jeneberang.

Air Terjun Jeneberang jatuh di antara tebing-tebing tinggi. Tempatnya tersembunyi di hulu Sungai Jeneberang. Suara percikannya beradu dengan nuansa alam. Asri menenangkan. Meski cantik dan eksotis, siapa sangka rupanya air terjun ini terbentuk karena bencana loh!

Ya, bendungan yang hancur dihantam air bah Sungai Jeneberang ini membentuk sebuah air terjun cantik secara alami! Air terjun ini mengalir di tengah-tengah himpitan batuan. Eksotis dan memukau. Seolah air terjun ini sudah terbentuk alami sejak dulu.

air terjun jeneberang
©2021 Merdeka.com/Kaitovid

Jika dilihat dari bawah, Air Terjun Jeneberang ini bak tirai. Dua aliran air deras mengucur di antara dua tebing tinggi. Pada bagian bawah, terdapat batu-batu alam memenuhi aliran air sungai. Dari jemari-jemari kaki, kamu pun bisa langsung merasakan kesegaran Air Terjun Jeneberang. Keindahan air terjun membuat kamu merasa betah berlama-lama di tempat ini.

Berada di sekeliling batuan tinggi dengan view Air Terjun Jeneberang. Tempat ini menjadi spot foto favorit para wisatawan. Duduk di antara batuan-batuan kecil dengan pemandangan air terjun membuat foto di laman Instagram kamu semakin ciamik.

air terjun jeneberang
©2021 Merdeka.com/Kaitovid

Sebelum menikmati keindahan Air Terjun Jeneberang, kamu harus menyusuri Sungai Jeneberang terlebih dahulu. Pasalnya, air terjun menawan ini letaknya tersembunyi di hulu Sungai Jeneberang.

Jalan menuju lokasi Air Terjun Jeneberang cukup menantang. Belum ada jalur yang dibangun, kamu pun harus melewati batu-batuan sungai. Kamu seolah menyusuri gua dengan tebing-tebing tinggi. Sepanjang jalan akan dimanjakan dengan batuan alami yang diselimuti tanaman. Terlihat asri.

air terjun jeneberang
©2021 Merdeka.com/Kaitovid

Waktu terbaik untuk berkunjung di Air Terjun Jeneberang saat musim kemarau, karena aliran sungainya tidak terlalu deras. Namun, saat musim hujan aliran Air Terjun Jeneberang cukup deras.

Sebenarnya, Air Terjun Jeneberang bukan termasuk salah satu objek wisata di Malino. Namun, berkat keelokannya dan jaraknya yang cukup berdekatan. Pengunjung juga bisa sekaligus mampir ke lokasi air terjun ini!

air terjun jeneberang
©2021 Merdeka.com/Kaitovid

Jika berkunjung ke Air Terjun Jeneberang kamu bisa mencari di Google Maps, Jembatan Merah Malino yang ikonik di Gowa, Sulawesi Selatan. Nah, letak air terjun ini tepat berada di bawah jembatan, namun kamu harus menyusuri hulunya terlebih dahulu.

Berwisata ke Air Terjun Jeneberang pun tak mengeluarkan dana yang banyak. Cukup membayar tiket masuk seharga Rp 10 ribu. Kamu pun bisa puas menjelajahi air terjun eksotis ini. Jadi tunggu apalagi, jangan pulang dari Malino sebelum merasakan sejuknya Air Terjun Jeneberang ya! [Tys]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini