Tak Cuma iPhone, Ini Deretan Smartphone yang Belakangan Juga Gagal di China

Selasa, 12 Februari 2019 13:00 Reporter : Indra Cahya
Tak Cuma iPhone, Ini Deretan Smartphone yang Belakangan Juga Gagal di China Apple di China. © techcrunch

Merdeka.com - Awal Januari lalu, Apple surati investor dari perusahaan teknologi raksasa tersebut untuk memaparkan pedoman pemasukan Apple di kuartal pertama tahun 2019. Hal ini salah satunya disebabkan karena melemahnya ekonomi dan gagalnya penetrasi model iPhone baru di China.

Menurut data analis dari IDC, ini adalah tahun ketiga penurunan Apple secara berturut, dan menyalahkan kombinasi harga iPhone yang makin mahal dan pembaruan yang tak begitu terasa. Hal ini membuat pengguna tak terburu-buru 'ganti hape' ke yang baru.

Namun bukan hanya Apple yang 'sengsara' menghadapi ekonomi China yang disebut sedang lemah. Uniknya, hal ini juga dialami oleh vendor-vendor tuan rumah. Kecuali Huawei yang pengkapalan smartphone miliknya justru naik 23,3 persen, Xiaomi, Oppo, dan Vivo mengalami penurunan berdasarkan data yang dikutip oleh Phone Arena.

Oppo dan Vivo yang sebenarnya memiliki growth dan penjualan spektakuler di negara-negara berkembang, justru agak loyo di kandang sendiri. Secara historis padahal keduanya sama-sama kuat di negeri sendiri. Bahkan disebut, penjualan Oppo Find X dan Vivo NEX S yang revolusioner tak bisa mengatasi penurunan angka penjualan mereka.

Untuk Xiaomi sendiri, melalui penetrasi ke India yang sedang mengalami peningkatan pengguna smartphone yang pesat, sebenarnya justru berhasil menembus peringkat 4 produsen smartphone terbesar. Namun di kuartal ke-empat 2018, penjualannya di kandang sendiri pun menurun.

Selain itu, tren penjualan smartphone secara keseluruhan memang sedang menurun. Samsung pun terkena getahnya, pasalnya raksasa teknologi Korea Selatan tersebut mengalami penurunan penjualan smartphone dan menurunnya permintaan produksi prosesor dan chipset. Hal ini tentu berimbas menurunnya laba bagi Samsung.

Namun ketika Apple menyalahkan perang dagang China sehingga turunnya penjualan produknya di salah satu pasar andalan Apple tersebut, Samsung juga punya kambing hitam. Ketatnya persaingan jadi hal yang dikeluhkan Samsung, terutama produk smartphone besutan vendor China. Persaingan ketat tersebut sedikit banyak mempengaruhi perilaku konsumen untuk mengesampingkan Samsung. [idc]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini