PANDI: Nama Domain .ID 'Juara' di ASEAN, Salip Vietnam di 2021

Rabu, 27 Januari 2021 17:22 Reporter : Syakur Usman
PANDI: Nama Domain .ID 'Juara' di ASEAN, Salip Vietnam di 2021 jumpa pers PANDI 2021 tentang kinerja nama domain .ID. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) menargetkan pertumbuhan nama domain .ID sekitar 9 persen menjadi 532.213 domain pada tahun ini. Target tersebut menjadikan domain .ID menjadi cc-TLD (country code-top level domain) tertinggi di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

Pada tahun lalu, cc-TLD tertinggi di ASEAN milik domain .VN dari Vietnam dengan jumlah sekitar 500 ribu domain. Sedangkan domain .ID milik Indonesia hanya 486.814 domain.

Prof Yudho Sucahyo, Ketua PANDI, mengaku optimistis domain .ID akan melampaui jumlah domain .VN pada tahun ini sebagai domain terbesar di ASEAN.

"Kami optimistis kuartal I tahun ini domain .ID mencapai 500 ribu lebih, sambil terus memantau perkembangan Vietnam. Kami yakin di semester I domain .ID bisa menyalip .VN sehingga menjadi juara ASEAN," ujar Yudho, saat jumpa pers 2021 secara luring dan daring di Jakarta, Rabu (27/1).

Heru Nugroho, Wakil Ketua PANDI Bidang Pengembangan Usaha, Kerjasama, dan Marketing, menambahkan domain .ID mencatat pertumbuhan sekitar 37 persen pada tahun lalu dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ganda itu sebenarnya anomali, karena banyak nama domain negara-negaa di Asia dan ASEAN justru turun pada tahun lalu akibat dampak pandemi Covid-19.

Mengutip data Verisign.com kuartal III 2020, jumlah cc-TLD yang terdaftar di dunia mencapai 160,6 juta domain. Naik sekitar 500 ribu domain atau tumbuh 0,3 persen dibanding kuartal II 2020. Namun, bila dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah cc-TLD dunia justru turun sebesar 1,2 juta domain yang sudah terdaftar atau 0,7 persen secara tahunan.

"Jumlah pendaftaran cc-TLD di dunia dari 2018 ke 2019 memang tumbuh. Namun, periode 2019-2020, sebenarnya pertumbuhannya minus. Bahkan di Asia, banyak cc-TLD turun seperti Taiwan (.TW), Malaysia (.MY), Singapura (.SG), dan Thailand (.TH). Namun, Indonesia (.ID) anomali karena tumbuh 37 persen di tahun lalu," ujarnya.

M Shidiq Purnama, Chief Registry Officer PANDI, menambahkan pertumbuhan domain .ID pada tahun lalu didorong pertumbuhan pendaftaran domain .MY.ID yang signifikan. Kami mendorong domain .ID mudah dimiliki lewat domain .MY.ID, karena tanpa persyaratan pendaftaran dan biayanya juga sangat terjangkau, sehingga semua orang mudah dan bisa memiliki nama domain .ID.

Pada tahun lalu, jumlah pendaftaran domain .MY.ID naik sekitar 400 persen menjadi 93 ribu domain dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Selanjutnya: Kinerja PANDI 2020...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini