Microwave ini jadikan masakan lebih sehat dan tetap hemat listrik
Merdeka.com - Di Bulan Ramadan ini, mengkreasi berbagai menu hidangan untuk berbuka dapat menjadi tantangan tersendiri. Sempitnya waktu dan ribetnya berbagai peralatan masak yang digunakan kerap membuat kita berhenti pada hidangan berbuka yang itu-itu saja.
Memasak dengan microwave oven, dapat menjadi solusi mengenai sempitnya waktu penyiapan. Namun tetap saja, tak banyak masakan dapat dibuat mengingat mode pemasakannya mengharuskan pengguna menetapkan satu derajat panas yang tak dapat diganti di tengah pemasakan. Belum lagi bila merujuk pada besarnya konsumsi listrik yang diperlukan.
Kekhawatiran itu sepertinya kini sudah harus dibuang jauh-jauh dengan hadirnya teknologi inverter. Sebuah teknologi yang dapat melakukan penghematan listrik secara signifikan tanpa harus mengurangi kualitas dari satu alat tersebut.
Misalnya, microwave oven LG NeoChef™ yang berhasil mengembangkan berbagai fitur di dalamnya berbasis teknologi inverter. Bertajuk Smart Inverter, pengembangan berbasis teknologi inverter yang dilakukan LG pada microwave oven ini membuatnya memiliki kemampuan lebih baik pada pengaturan suhu panas yang dibutuhkan saat proses pemasakan.
Proses memasak melalui microwave LG NeoChef™ tak lagi hanya dapat dilakukan dengan derajat panas yang sudah ditentukan di awal. Pengguna memiliki fleksibilitas tinggi untuk mengubah derajat panas yang diinginkan sepanjang proses ini.
Misalkan, proses pemasakan dimulai dengan tingkat daya panas tertentu, di tengah proses memasak, pengguna dapat mengubah dengan menurunkan atau menaikkannya, di tengah proses pemasakan.

Dengan fleksibilitas pada pengaturan suhu panas yang dapat diubah sepanjang proses pemasakan ini, lebih banyak opsi hidangan dapat dicipta untuk keluarga. Menariknya lagi, produk dari perusahaan asal Korea Selatan ini dapat melakukan pemasakan dalam mode air fry yang lebih sehat ketimbang proses deep fryer.
"Yang tak kalah penting, fleksibilitas LG NeoChef™ dalam hal pengaturan suhu panas ini menyederhanakan dapur penggunanya. Cukup satu perangkat untuk membuat berbagai kreasi makanan dengan mudah dan cepat," ujar Product Marketing Home Appliance - PT LG Electronics Indonesia, Yuliana Leonardi.
Detail kecil pun menjadi perhatian LG dalam mengembangkan LG NeoChef™. Salah satunya terlihat melalui desain piringan yang menjadi alas tempat bahan makanan dalam tungku. LG mengembangkan desain dengan enam titik pendukung. Berguna memberikan kestabilan lebih baik dan mencegah kemungkinan bahan makanan tertumpah yang biasa terjadi akibat dari peletakan container tidak tepat di tengah piringan.
Upaya LG menekan penggunaan listrik pada LG NeoChef™ pun menyentuh pada pilihan penggunaan lampu LED untuk pencahayaan bagian dalam tungku. Di samping lebih hemat listrik, lampu LED ini juga memberi tingkat kecerahan tiga kali lipat lebih baik dibanding dengan jenis lampu sebelumnya.
Presiden Direktur PT LG Electronics Indonesia Jaeyoung Lee menyatakan, LG optimis keseluruhan inovasi yang melengkapi teknologi inverter pada berbagai perangkat elektronik rumah tangga terbarunya ini akan mendapat respon baik di masyarakat Indonesia.
"Kami percaya, padunya teknologi inverter LG sebagai dengan berbagai inovasi yang membuatnya sesuai dengan gaya hidup modern akan membuat perangkat elektronik rumah tangga berteknologi inverter LG ini lebih cepat diterima masyarakat Indonesia," ujarnya.
Kecepatan masyarakat, dikatakan Lee, untuk mengadopsi perangkat elektronik rumah tangga berteknologi inverter ini menurutnya memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.
"Dana yang tercipta dari penghematan listrik yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu dapat dialihkan bagi kebutuhan yang menunjang peningkatan kualitas hidup. Inilah visi yang kami bawa melalui koleksi LG Inverter ini. Teknologi inverter LG untuk kualitas hidup lebih baik," katanya. (mdk/ibs)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya