Kian agresif, MatahariMall.com dapat kucuran dana 200 juta Dolar

Senin, 20 April 2015 13:40 Reporter : Fauzan Jamaludin
Kian agresif, MatahariMall.com dapat kucuran dana 200 juta Dolar MatahariMall.com. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - MatahariMall.com kian agresif ingin menjadi perusahaan eCommerce dengan valuasi tertinggi di Asia Tenggara. Terbukti, telah mengumumkan penunjukan Credit Suisse dan Bank of America Merrill Lynch untuk memimpin pendanaan babak pertama sebesar USD 200 juta atau Rp 2,5 triliun lebih, yang akan menjadikan MatahariMall sebagai perusahaan eCommerce dengan valuasi terbesar di Indonesia.

Selain itu, Rothschild juga ditunjuk sebagai Financial Advisor Grup Lippo, dalam transaksi tersebut.

“Kami menyambut baik minat positif dari para investor. Dalam beberapa bulan terakhir, MatahariMall menempuh banyak kemajuan dan sekarang waktu yang tepat untuk menjajaki kerjasama ini,” kata Direktur Lippo Group, John Riady melalui keterangan resminya, (20/04).

Sementara, menurut Jan Metzger, Managing Director dan Head of Technology, Media & Telecommunications Credit Suisse untuk Asia Pasifik mengatakan bahwa eCommerce memiliki kekuatan untuk mengubah industri ritel, dan Indonesia mewakili peluang pasar yang besar.

"Melihat rekam jejak Lippo dalam membangun perusahaan terkemuka di berbagai sektor, seperti properti, ritel, jasa kesehatan, dan televisi berbayar, grup ini memiliki skala dan keahlian untuk memposisikan diri sebagai pemain terkemuka di dunia eCommerce," ujarnya.

Dana besar ini, akan digunakan untuk mengeksekusi strategi yang telah direncanakan. Hal itu seperti yang disampaikan oleh CEO MatahariMall.com, Hadi Wenas. Menurutnya, dengan modal yang besar itu diyakininya tidak akan terjadi gangguan-gangguan soal pendanaan.

“Ini merupakan peluang terbesar di Asia Tenggara. Modal ini memungkinkan kami fokus menjalankan bisnis tanpa gangguan untuk mencapai tujuan yang kami percayai: untuk mendominasi eCommerce di Indonesia," tuturnya.

Sekadar informasi, di awal tahun ini, Group Lippo mengumumkan penanaman modal sebesar USD 500 juta untuk menghasilkan perusahaan eCommerce dengan penjualan sebesar USD 1 miliar – yang terbesar di Indonesia – dan akan menjadi Alibaba versi Indonesia, yakni MatahariMall.com.

Sejak saat itu, MatahariMall.com diklaim telah berhasil memperluas basis produk dan penjualan yang signifikan, mengoperasionalkan fullfilment center eCommerce, merekrut jajaran tech entrepreneur untuk memimpin perusahaan ini. Beberapa di antaranya, CEO Hadi Wenas, pengusaha eCommerce paling berpengalaman di negara ini, Chairman Emirsyah Satar, yang sebelumnya menjabat sebagai CEO di maskapai Garuda Indonesia, dan Vice Chairman Rudy Ramawy, yang sebelumnya adalah Country Director Google Indonesia.

Saat ini, ekosistem digital Indonesia sedang berada di titik critical inflection. Tahun ini, penetrasi Internet akan melampaui 30 persen. Jumlah penjualan ritel online hanya kurang dari 1 persen dari total penjualan ritel, namun diproyeksikan akan tumbuh sepuluh kali lipat dalam lima tahun mendatang.

Ritel online sedang tumbuh pesat di luar Jakarta, dan di sanalah Lippo memiliki posisi terkuat. [bbo]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini