IRMA Luncurkan Aplikasi Tokoku, Layanan Pay Later di Outlet IRMA

Senin, 26 Oktober 2020 10:22 Reporter : Syakur Usman
IRMA Luncurkan Aplikasi Tokoku, Layanan Pay Later di Outlet IRMA ilustrasi software. © parttimebangkok.com

Merdeka.com - Penyedia perangkat lunak untuk distributor dan outlet produk digital, IRMA, meluncurkan TokoKu, aplikasi layanan pay later yang dapat digunakan di outlet IRMA.

Aplikasi ini khusus diluncurkan di masa sulit pandemi Covid-19, sebab pay later adalah metode pembayaran pinjaman yang lebih dikenal di Indonesia dengan istilah “ngebon”.

Jadi, toko tersebut membolehkan pelanggannya mengambil barang atau jasa lebih dulu, tapi membayarnya pada akhir bulan saat pelanggan menerima gaji.

Pengguna yang berhak menggunakan layanan pay later TokoKu adalah pengguna yang pernah melakukan pembelian di outlet IRMA dalam enam bulan terakhir dan harus memiliki domisili yang dekat dengan outlet IRMA. Yang terpenting, outlet IRMA harus menyetujui bahwa pelanggan tersebut adalah pelanggan setia outletnya.

Panji Pramana, Co-Founder IRMA, menyatakan 70 persen orang yang datang ke outlet IRMA adalah pelanggan tetap, baik yang tinggal di sekitar outlet maupun yang sering melewati outlet. Kami mengerti saat sulit seperti sekarang banyak orang yang tidak memiliki cukup uang, sehingga fasilitas pay later di TokoKu diharapkan dapat membantu banyak orang untuk tetap produktif saat kesulitan sekalipun.

Saat ini lebih dari 20 persen penjualan outlet IRMA dilakukan melalui skema pay later, yang sering menjadi beban cash flow outlet karena terjadi pengurangan jumlah uang yang dapat digunakan untuk melakukan pembelian barang kembali.

“Hal ini membantu cash flow outlet IRMA agar tidak mengorbankan turnover-nya dan pada saat yang sama tidak harus takut kehilangan kontak dengan pelanggan setianya," ujar Panji dalam rilisnya pada Merdeka.com, kemarin.

Uji Coba di 1.000 Outlet IRMA

Pada peluncurannya, 1.000 outlet IRMA dapat menerima pengguna TokoKu. Selama uji coba, jumlahnya dibatasi untuk memastikan seluruh masalah operasional berhasil diperbaiki.

Pada akhir tahun, proses edukasi dan roll-out akan dilakukan di seluruh Indonesia supaya seluruh 350.000 outlet IRMA dapat melayani pengguna TokoKu.

Setelah itu, diharapkan 500.000-750.000 pelanggan aktif menggunakan pay later TokoKu dan terus meningkat pada tahun depan (2021).

Peluncuran TokoKu juga diikuti dengan produk pinjaman yang diluncurkan dan tersedia di 350.000 outlet IRMA di seluruh Indonesia pada akhir September lalu, yang disebut Bayar Tempo. Bayar Tempo memberikan pinjaman kepada outlet IRMA untuk membeli lebih banyak produk digital guna meningkatkan omzet dan pendapatan mereka.

"Sejak peluncuran itu, lebih dari 5.500 outlet menggunakan fasilitas pinjaman mingguan ini. Dan permintaan untuk gerai baru yang mengajukan pinjaman rata-rata 250-350 outlet baru setiap hari. Kami menargetkan setidaknya 40.000 outlet IRMA bisa memanfaatkan Bayar Tempo hingga akhir tahun ini," katanya.

Baca Selanjutnya: Didukung KreditPro...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini