Ini kata pendiri Kaskus soal pertemuan dengan pejabat Silicon Valley

Kamis, 29 Oktober 2015 10:26 Reporter : Fauzan Jamaludin
Ini kata pendiri Kaskus soal pertemuan dengan pejabat Silicon Valley Silicon Valley. © Solarfeeds.com

Merdeka.com - Rombongan Menteri dan beberapa bos startup Indonesia yang berkunjung ke Silicon Valley, Amerika Serikat, tiba sehari yang lalu.

Menurut Founder Kaskus, Andrew Darwis yang diajak juga bersama Presiden RI Jokowi ke Amerika Serikat, mengatakan saat dihubungi Merdeka.com, Dia bersama Menkominfo, Mendag, Kepala badan Ekonomi Kreatif (BeKraf), Kepala BKPM, serta beberapa petinggi negeri lainnya sedang melakukan pertemuan dengan beberapa Venture Capital (VC).

Masih berlangsung nih ketemu sama VC, ujarnya kepada Merdeka.com melalui aplikasi perpesanan, Kamis (29/10).

Dia pun menjelaskan, pertemuan dengan beberapa VC, pemerintah Indonesia memperkenalkan landscape digital Indonesia beserta dengan potensinya. Bahkan, beberapa petinggi VC tersebut juga membenarkan jika potensi pasar di Indonesia untuk perusahaan digital sangat menggiurkan.

Namun sayangnya, Dia tak sempat memberikan informasi siapa saja VC yang hadir saat pertemuan tersebut.

Sekalian memperkenalkan landscape digital Indonesia ke mereka. Mereka tahu kok kalau Indonesia itu punya market yang sangat bagus, jelasnya.

Dia juga mengatakan, pasca bertemu dengan beberapa VC, rombongan diajak keliling mengunjungi Facebook dan Google. Dirinya mengakui, di sana rombongan banyak belajar tentang bagaimana mengelola perusahaan digital langsung dari perusahaan raksasa.

Kita pengen belajar dari perusahaan digital gede-gede, katanya.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, pernah mengatakan kunjungan ke Silicon Valley itu membawa pandangan ke negeri itu jika Indonesia siap menjadi ekonomi digital terbesar di kawasan regional Asia Pacific.

Pria yang akrab disapa Chief RA ini, memboyong sekaligus para pendiri startup Indonesia yang diklaim berpotensi menjadi unicorn company atau startup yang memiliki nilai valuasi lebih dari USD 1 miliar. [lar]

Topik berita Terkait:
  1. Teknologi
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini