Ilmuwan Ungkap Jamur Berbicara Satu Sama Lain di Hutan
Merdeka.com - Jamur merupakan salah satu organisme yang menarik untuk diteliti. Sebelumnya, telah ada studi yang mengungkap fakta tentang jamur yang haus radiasi hingga temuan jamur zombie yang mungkin membantu menyembuhkan kanker. Kini, ada sebuah studi baru yang mengungkap bahwa jamur ternyata dapat berkomunikasi satu sama lain dengan cara yang unik.
Menurut sebuah studi baru yang terbit dalam jurnal Fungal Ecology, jamur ektomikoriza, yang tumbuh dengan batang tertutup di atas tanah dan memiliki jaringan akar besar yang membentang ke luar di bawah tanah, ternyata saling berbicara satu sama lain dengan spesies mereka.
Dilansir dari BGR, Jumat (12/5), tim peneliti mengungkap bahwa jamur-jamur ini saling berkomunikasi karena beberapa alasan. Seperti untuk yang saling memperingatkan jika serangga atau penyakit berbahaya, mengoordinasikan bagaimana kelompok mereka akan tumbuh, dan memungkinkan mereka untuk tumbuh sesuai dengan rencana yang ditentukan, yang akan membantu para jamur tersebut memperoleh nutrisi maksimal.
Untuk mempelajari bagaimana jamur melakukan komunikasi dengan kaumnya, tim peneliti menempelkan elektroda pada enam jamur dalam satu kelompok. Mereka kemudian mengukur sinyal listrik yang lewat di antara jamur, menemukan bahwa mereka berfluktuasi dari waktu ke waktu.
Temuan ini juga menunjukkan bahwa jamur tampaknya berkomunikasi lebih intens tepat sesaat setelah hujan mengguyur tempat tinggal mereka. Hal ini karena hasil penelitian menunjukkan bahwa sinyal yang dikeluarkan jamur melonjak naik setelah hujan turun.
Studi seperti ini nantinya dapat membantu para ilmuwan untuk lebih memahami bagaimana organisme yang sangat menarik ini mempengaruhi ekologi yang membentuk hutan, dan dengan jutaan spesies jamur lainnya di seluruh dunia masih banyak rahasia jamur yang mungkin akan diungkap di masa depan nanti.
Reporter magang: Safira Tiur Margaretha (mdk/faz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya