Di tangan ilmuwan Inggris, air kencing jadi sumber listrik abadi

Jumat, 6 Maret 2015 17:45 Reporter : Bramy Biantoro
Di tangan ilmuwan Inggris, air kencing jadi sumber listrik abadi Ilustrasi toilet. ©Shutterstock/Africa Studio

Merdeka.com - Selama ini, kebanyakan orang hanya tahu bila air kencing bisa didaur ulang menjadi air minum saja. Namun, bagi ilmuwan dari Universitas Bristol dan Oxfam, air kencing bisa menjadi sumber listrik di masa depan.

Kedua universitas itu berkolaborasi untuk menciptakan toilet penghasil listrik dengan bahan utama urin atau air kencing. Rahasia dari toilet listrik itu adalah teknologi yang disebut microbial fuel cell (MFC).

Menurut profesor Ioannis Ieropoulos dari Universitas Bristol, teknologi MFC menggunakan bakteri pemakan urin untuk bisa menghasilkan listrik. Bakteri tadi akan mengonsumsi urin dan menghasilkan energi dalam bentuk listrik. Lalu, listrik yang dihasilkan disimpan dalam baterai khusus.

"MFC bekerja dengan memakan urin, hal ini diperlukan untuk pertumbuhan bakteri di dalamnya. Teknologi ini termasuk teknologi ramah lingkungan yang tidak membutuhkan bahan bakar atau menghasilkan zat sisa yang berbahaya," ujar profesor Ieropoulos, Daily Mail (05/03).

Kedepannya, pengguna toilet bisa melihat listrik yang disimpan dalam toilet lewat sebuah monitor sederhana. Bahkan, pengguna kelak bisa mengisi daya smartphone langsung di toilet.

Dan karena menggunakan kencing, teknologi ini bisa terus digunakan selama ada manusia yang butuh ke toilet. Alhasil, banyak ilmuwan yang menyebut ini adalah teknologi penghasil listrik abadi.

Teknologi MFC pun sangat murah. Hanya dibutuhkan dana Rp 20 ribu untuk membuat MFC skala kecil yang bisa diaplikasikan di berbagai toilet di seluruh dunia. [bbo]

Topik berita Terkait:
  1. Teknologi
  2. Penelitian
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini