Bangun data center di Hongkong, ini harapan Telkom

Sabtu, 14 April 2018 09:30 Reporter : Fauzan Jamaludin
Bangun data center di Hongkong, ini harapan Telkom konpers telkom soal gangguan satelit. ©2017 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Telkom Grup, melalui anak usahanya PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), resmi mengoperasikan data center Neutral Cloud and internet Exchange (neuCentrIX) di Hongkong. Dioperasikannya neuCentrIX ini, praktis menambah jumlah data center jenis ini menjadi 12 yang tersebar di dalam negeri maupun luar negeri.

Adapun 12 data center yang tersebar antara lain berada di Jakarta, Medan, Batam, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Makassar, Manado, Singapura, dan Hongkong.

neuCentrIX menghadirkan Data Center yang terkoneksi secara seamless baik domestik maupun global. Content provider domestik cukup menggunakan layanan neuCentrIX di kota terdekatnya dan dapat merasakan manfaat akses global, ujar Direktur Wholesale & International Service Telkom Abdus Somad Arief melalui keterangan resminya, Sabtu (14/4).

Di samping itu juga, neuCentrIX merupakan Data Center netral yang memiliki koneksi ke berbagai service dan network provider dari seluruh dunia. Jadi content provider, service provider maupun network provider semua dimudahkan, tambah dia.

Sementara itu, CEO Telin Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan bahwa neuCentrIX Hong Kong dibangun dengan fasilitas kelas dunia yang memenuhi standar internasional untuk mengakomodir peluang pasar konten provider di regional yang berkeinginan terhubung dengan 260 juta masyarakat Indonesia, serta jutaan lainnya melalui keberadaan 65 Point of Presences di seluruh penjuru dunia yang dikelola Telin Group.

Kehadiran neuCentrIX sebagai jaringan data center diharapkan mampu menggerakkan perekonomian digital tidak hanya bangsa Indonesia namun juga dunia. Karenanya peran neuCentrIX sangat kuat untuk menjadikan Indonesia sebagai penghubung dan hub internet dunia, ungkapnya.

Sayangnya, dalam keterangan resminya itu tak menyebutkan investasi yang digelontorkan Telin untuk membangun data center terbarunya itu. Sebagai gambaran saja, kala Telin membangun data center di Singapura pada tahun 2015, anak usaha Telkom Grup itu bisa merogoh kocek sebesar US$115 juta atau Rp 1,5 triliun. [dwq]

Topik berita Terkait:
  1. Telkom Group
  2. Teknologi
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini