Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

4 Tantangan yang Dihadapi Perusahaan Pertambangan yang Beroperasi di Luar Pulau

4 Tantangan yang Dihadapi Perusahaan Pertambangan yang Beroperasi di Luar Pulau 4 Tantangan yang Dihadapi Perusahaan Pertambangan yang Beroperasi di Luar Pulau. ©Shutterstock

Merdeka.com - Berkecimpung dalam industri pertambangan di tanah air memang harus siap ditempatkan di mana saja. Terlebih karena industri seperti ini lebih banyak beroperasi di wilayah-wilayah terpencil seperti di luar pulau yang termasuk area pedalaman dengan akses sangat terbatas. Berbagai tantangan pun sering dihadapi oleh perusahaan dan karyawan yang bekerja di dalam site dengan akses terbatas, yang semuanya membutuhkan solusi demi operasional yang lebih maksimal.

Lokasi Jauh yang Memakan Tempuh Belasan Jam

Tantangan pertama adalah perjalanan panjang yang harus dihadapi para karyawan untuk menuju lokasi pertambangan. Kebanyakan lokasi operasional mereka adalah di wilayah pelosok Kalimantan atau Indonesia Timur yang memakan waktu tempuh hingga belasan jam. Nggak ada kendaraan umum juga, sehingga perusahaan harus menyediakan moda transportasi yang memadai untuk mobilitas karyawan keluar masuk site.

Jarak ke Fasilitas Kesehatan Terdekat yang Juga Sangat Jauh

Tinggal di wilayah pertambangan dengan akses terbatas tentu akan membuat perusahaan dan karyawan akan menjumpai berbagai tantangan lainnya. Salah satunya adalah ketika ada karyawan yang sakit atau mengalami kondisi gawat darurat. Lokasi pertambangan yang biasanya terpencil membuat jarak menuju fasilitas kesehatan terdekat pun sangat jauh, bisa menempuh beberapa jam perjalanan.

Inilah yang membuat perusahaan membutuhkan tim medis khusus yang bisa menangani kondisi ketika ada karyawan yang sakit atau bahkan kondisi gawat darurat. Nggak hanya dokter dan perawat yang profesional, perlu juga membangun fasilitas kesehatan yang memadai termasuk keberadaan mobil dan ambulance untuk menghadapi berbagai kondisi gawat darurat yang bisa saja terjadi.

Lokasi ke Pasar Terdekat yang Terbilang Jauh

Tahukah kamu kalau di wilayah pedalaman sana, jarak ke pasar terdekat saja bisa dibilang cukup jauh? Hal ini yang menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan dan karyawan yang bekerja dan tinggal di wilayah pertambangan karena sulitnya memenuhi barang kebutuhan sehari-hari.

Demi operasional yang maksimal, perusahaan membutuhkan tim logistik khusus yang bisa membantu menyuplai berbagai barang kebutuhan karyawan selama ia bekerja di dalam site. Nggak hanya makanan, tapi juga perlengkapan sehari-hari yang pasti diperlukan agar karyawan bisa bekerja secara maksimal.

Sulitnya Akses Internet untuk Komunikasi dan Mendukung Operasional

Bagi yang sudah lama berkecimpung dalam dunia pertambangan, mungkin sudah sangat familiar dengan masalah yang satu ini. Masih banyak wilayah pedalaman di Indonesia yang tidak ter-cover jaringan internet karena kontur area berbukit, sehingga akses sinyal internet semakin sulit.

Koneksi internet sendiri saat ini sangat diperlukan untuk membantu komunikasi dan operasional perusahaan. Misalnya dalam mengatur koordinasi antara para pekerja, mengirimkan laporan atau data ke site lain atau kantor pusat, dan berbagai kebutuhan lainnya. Jika komunikasi saja sulit, bagaimana kegiatan operasional perusahaan bisa berjalan dengan baik?

Mengingat koneksi broadband internet memiliki keterbatasan dalam jangkauan secara geografis, koneksi internet broadband satelit bisa menjadi solusi untuk menjawab tantangan tersebut. Jenis koneksi ini lebih siap memberikan layanan di berbagai daerah yang ada di Indonesia di mana pun berada, baik di desa, pegunungan, kepulauan, hingga wilayah pedalaman lainnya. Saatnya mengandalkan layanan internet broadband satelit dari Bintang Broadband by Petro One Indonesia - Powered by Kacific. Kenapa harus memilih layanan yang satu ini?

4 tantangan yang dihadapi perusahaan pertambangan yang beroperasi di luar pulau©Instagram/petroone.official

Ini dia pelopor satelit KA Band dengan kapasitas yang besar dan harga jauh lebih terjangkau yaitu mulai Rp 1,7 juta! Layanan ini juga didukung oleh teknologi terbaru di industri satelit, yaitu KA Band High Throughput Satellite (HTS) yaitu teknologi di mana kapasitas akses data lewat satelit bisa jauh lebih besar dari kapasitas satelit biasa yang saat ini banyak digunakan.

Dalam kebutuhan internet di wilayah pedalaman, KA Band diperlukan karena memiliki spektrum (pita) frekuensi yang lebar, sehingga kapasitas yang dihasilkan jauh di atas frekuensi lainnya, seperti C dan KU Band.

Untuk mendukung operasional perusahaan, tentunya jaringan internet yang Fast, Affordable & Reliable seperti Bintang Broadband by Petro One Indonesia - Powered by Kacific sangat diperlukan. Temukan informasi selengkapnya dengan klik di sini. (mdk/wri)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP