Bendungan Karian
-
11Foto •Menyusuri Kampung Somang yang Muncul Saat KemarauPenyusutan debit air Bendungan Karian selama musim kemarau membuat bekas permukiman Kampung Somang di Kabupaten Lebak, Banten, kembali muncul ke permukaan. Atap rumah, dinding bangunan, dan masjid yang sebelumnya tertutup air kini terlihat lebih jelas. Warga memanfaatkan perahu untuk mendekati kawasan tersebut dan menyaksikan kembali jejak kampung yang telah lama tenggelam. Permukiman itu mulai tergenang setelah pembangunan Bendungan Karian, yang kini berfungsi sebagai salah satu infrastruktur penyedia air baku bagi kebutuhan rumah tangga dan industri di Jakarta serta Banten.
-
8Foto •Kekeringan Memunculkan Kembali Kampung di Bendungan KarianFoto udara menunjukkan reruntuhan masjid dan sisa bangunan rumah di Kampung Somang, Kabupaten Lebak, Banten, yang kembali terlihat setelah permukaan air Bendungan Karian menyusut, Kamis (30/7/2026). Kawasan itu sebelumnya digenangi sebagai bagian dari pembangunan Bendungan Karian yang mulai beroperasi pada 2023. Musim kemarau yang diperparah El Nino menyebabkan debit air berkurang sehingga bekas permukiman kembali muncul ke permukaan. Fenomena tersebut mencerminkan dampak kekeringan yang meluas di sejumlah daerah.
-
Ekonomi •BBWS C3 Perkuat Ketahanan Pangan dan Air Banten Sepanjang 2025, Penuhi Kebutuhan Dasar MasyarakatBalai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) mencatat capaian signifikan dalam memperkuat **ketahanan pangan dan air Banten** sepanjang 2025, menegaskan komitmen pada pelayanan dasar masyarakat.
-
News •Petani Lebak Merana: Serangan Monyet Liar Ludeskan Tanaman Siap Panen, Kerugian Tak Terhindarkan!Petani di Kabupaten Lebak mengeluhkan kerugian besar akibat **serangan monyet Lebak** yang meludeskan tanaman siap panen. Apa penyebab di balik fenomena ini dan bagaimana nasib mereka?
-
Ekonomi •Fakta Unik Proyek KSCS: Mengalirkan Air untuk 1,84 Juta Jiwa, Menteri PU Sebut Bagian Sistem Air Baku StrategisMenteri PU Dody Hanggodo menegaskan Proyek KSCS adalah bagian integral sistem air baku strategis, siap layani 1,84 juta jiwa di Jabodetabek. Apa pentingnya?