• Empat Orang Ditemukan Hidup 10 Hari Setelah Banjir Bandang Nepal
    6
    Foto •
    Empat Orang Ditemukan Hidup 10 Hari Setelah Banjir Bandang Nepal

    Harapan muncul di tengah operasi pencarian korban banjir bandang Nepal setelah empat orang ditemukan dalam kondisi hidup 10 hari setelah bencana melanda kawasan Himalaya. Pada Jumat, 4 September 2026, tim penyelamat mengevakuasi dua pekerja yang ditemukan hidup di dalam terowongan proyek pembangkit listrik tenaga air Upper Trishuli 3A di Distrik Rasuwa. Sehari kemudian, seorang warga negara China berhasil diselamatkan dari terowongan pembangkit listrik yang terdampak bencana. Tim penyelamat harus menembus sekitar 225 meter ke dalam terowongan untuk menjangkau korban. Pada hari yang sama, seorang perempuan berusia 60-an juga ditemukan hidup dari rumah yang tertimbun di Betrawati, Provinsi Bagmati. Korban diterbangkan ke Kathmandu untuk menjalani perawatan medis.

  • Pencarian Ribuan Warga Hilang Terus Dilakukan di Nepal
    8
    Foto •
    Pencarian Ribuan Warga Hilang Terus Dilakukan di Nepal

    Operasi pencarian korban banjir bandang di Distrik Nuwakot, Nepal, terus dilakukan oleh personel militer dan tim penyelamat pada 1 September 2026. Pencarian dilakukan di tengah timbunan puing yang terbawa gelombang air setelah runtuhnya gletser di kawasan perbatasan Tiongkok-Nepal. Sedikitnya 939 orang telah meninggal dunia, sementara hampir 4.500 orang masih dinyatakan hilang. Tim gabungan terus menyisir lokasi terdampak untuk menemukan warga yang belum diketahui keberadaannya. Pemerintah Nepal memperkirakan proses rekonstruksi pascabencana membutuhkan biaya hingga miliaran dolar.

  • Jenazah Korban Banjir Nepal Mulai Dikremasi dan Dimakamkan Massal
    9
    Foto •
    Jenazah Korban Banjir Nepal Mulai Dikremasi dan Dimakamkan Massal

    epal mulai menggelar kremasi dan pemakaman massal korban banjir bandang yang melanda wilayah Himalaya dengan sedikitnya 797 orang meninggal dunia. Di Chitwan, petugas kesehatan membawa jenazah untuk dikremasi pada 31 Agustus 2026. Sehari sebelumnya, sejumlah korban dimakamkan secara massal di Devghat. Pemakaman dilakukan saat pencarian korban masih berlangsung di kawasan yang dipenuhi lumpur akibat banjir. Lebih dari 3.000 orang masih dinyatakan hilang di Nepal dan Tibet.

  • Pencarian 1.500 Orang Hilang Terus Dilakukan di Nepal
    7
    Foto •
    Pencarian 1.500 Orang Hilang Terus Dilakukan di Nepal

    Tim penyelamat terus menyisir kawasan perbatasan pegunungan untuk menemukan lebih dari 1.500 orang yang dilaporkan hilang setelah banjir bandang pada Rabu. Banjir bandang terjadi setelah runtuhnya gletser dan menyebabkan sedikitnya 469 orang meninggal dunia. Helikopter militer turut digunakan dalam operasi pencarian untuk menjangkau wilayah yang sulit didatangi melalui jalur darat. Proses evakuasi dan pencarian terkendala kerusakan infrastruktur. Puluhan jembatan hancur dan sekitar 40 kilometer jalan rusak akibat bencana. Ratusan wisatawan dari India Amerika Serikat Inggris Australia dan Kanada dilaporkan berada di antara mereka yang masih hilang.

  • Banjir Bandang Nepal Tewaskan 356 Orang
    7
    Foto •
    Banjir Bandang Nepal Tewaskan 356 Orang

    Tim penyelamat di Nepal dan Tibet terus mencari ratusan orang yang hilang setelah banjir bandang menerjang wilayah perbatasan Nepal-China pada Rabu (26/8/2026). Banjir dan material lumpur dilaporkan menerjang permukiman hingga setinggi beberapa lantai setelah runtuhnya gletser. Sedikitnya 356 orang tewas dan lebih dari 1.300 orang masih hilang. Di Nepal, sebanyak 353 orang meninggal dan 826 orang dilaporkan hilang, termasuk 517 warga asing. Sementara di Tibet, tiga orang tewas dan 558 orang hilang. Kerusakan puluhan jembatan dan hampir 25 mil jalan turut menghambat proses pencarian dan evakuasi.

  • Helikopter Evakuasi Korban Banjir Bandang di Nepal
    9
    Foto •
    Helikopter Evakuasi Korban Banjir Bandang di Nepal

    Tim penyelamat Nepal menggunakan helikopter untuk mengevakuasi korban selamat setelah banjir bandang menerjang sepanjang Sungai Trishuli di Distrik Nuwakot, Nepal, Rabu (26/8/2026). Evakuasi dilakukan di tengah kondisi wilayah yang masih dipenuhi lumpur dan puing akibat banjir serta tanah longsor. Bencana tersebut menewaskan sedikitnya 157 orang di Nepal dan menyebabkan ratusan warga serta wisatawan dilaporkan hilang. Jalur perjalanan di sejumlah kawasan terdampak juga terputus sehingga operasi penyelamatan dilakukan melalui jalur udara.

  • Banjir Bandang Nepal Tewaskan 95 Orang, Ratusan Wisatawan Hilang
    9
    Foto •
    Banjir Bandang Nepal Tewaskan 95 Orang, Ratusan Wisatawan Hilang

    Sedikitnya 95 orang tewas setelah banjir bandang dan tanah longsor menerjang wilayah perbatasan Nepal dan Tibet. Ratusan wisatawan, sebagian besar warga asing, turut dilaporkan kehilangan kontak. Data Dewan Pariwisata Nepal menyebut sedikitnya 384 wisatawan sempat masuk dalam daftar orang yang belum diketahui keberadaannya. Kawasan tersebut menjadi tujuan wisata untuk kegiatan pendakian dan perjalanan religi. Rekaman yang beredar menunjukkan derasnya aliran air berlumpur menerjang lembah pegunungan dan membawa kendaraan serta material bangunan.