Anak Krakatau Erupsi
-
5Foto •Momen Haru Iringi Penghentian Pencarian Arupadhatu 1Isak tangis keluarga pecah saat Tim SAR Gabungan menghentikan operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal Arupadhatu 1 di Posko SAR Nasional Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (17/9/2026). Setelah 10 hari menanti kabar keberadaan orang-orang yang mereka cintai, keluarga harus menerima keputusan penghentian operasi pencarian. Sejumlah keluarga tampak menangis dan saling menguatkan di tengah suasana haru. Rekan-rekan jurnalis dan personel SAR turut mendampingi keluarga selama proses tersebut. Momen penuh kesedihan itu menjadi bagian dari akhir operasi pencarian yang belum menemukan tanda keberadaan kapal maupun delapan orang yang hilang kontak di Selat Sunda.
-
6Foto •Pos Pemantauan Anak Krakatau Terus Pantau Aktivitas GunungAktivitas petugas terlihat di Pos Pemantauan Gunung Api Anak Krakatau di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (6/9/2026). Pemantauan dilakukan secara intensif menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung selama sekitar 25 jam. Petugas memantau kondisi gunung secara visual sekaligus mencermati aktivitas kegempaan melalui alat seismograf. Pengamatan dilakukan untuk mengetahui perkembangan aktivitas vulkanik dan mendeteksi perubahan kondisi gunung. Gunung Anak Krakatau saat ini masih berada pada Level III atau Siaga berdasarkan pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
-
6Foto •Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan di Soekarno HattaBandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara pada Minggu (6/9/2026) akibat terindikasi terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Penutupan berlangsung pukul 01.30 hingga 05.30 WIB berdasarkan NOTAM A3341/26 setelah hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi abu vulkanik di area bandara. Sebanyak 33 penerbangan terdampak, dengan rincian 16 pembatalan, tujuh penundaan, dan lima penjadwalan ulang penerbangan internasional. Pada rute domestik terdapat empat pembatalan dan satu pengalihan penerbangan. InJourney Airports mengaktifkan penanganan penumpang terdampak melalui penyediaan makanan, transportasi hotel, dan area khusus di terminal.