Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ulat Gigi Mitos atau Fakta? Berikut Penjelasannya

Ulat Gigi Mitos atau Fakta? Berikut Penjelasannya

Ulat Gigi Mitos atau Fakta? Berikut Penjelasannya

Kepercayaan tentang cacing gigi ternyata masih ada sampai sekarang.

Kondisi kesehatan gigi dan mulut adalah salah satu faktor yang harus sering diperhatikan.

Manusia telah mengalami masalah gigi seperti gigi berlubang sejak zaman kuno. Sebelum praktik kedokteran gigi modern, sebagian orang mengira bahwa gigi berlubang disebabkan oleh cacing di dalam gigi. Dan, teori itu dipercaya secara luas di seluruh dunia.

Ide mengenai cacing gigi tersebut bertahan selama ribuan tahun.

Namun, kemajuan dalam kedokteran gigi telah membuktikan bahwa keberadaan cacing gigi tersebut tidaklah nyata. Kerusakan gigi pada umumnya disebabkan oleh plak gigi.

Plak terdiri dari air liur, bakteri, asam, dan partikel makanan. Saat plak menumpuk dan mengikis lapisan luar gigi, hal tersebut akan menyebabkan kerusakan pada gigi. Hasilnya adalah gigi berlubang, yang disebut juga karies gigi.

Namun, kepercayaan tentang cacing gigi ternyata masih ada sampai sekarang. Lantas, ulat gigi mitos atau fakta? Berikut penjelasan lengkapnya:

Ulat Gigi Mitos atau Fakta?

Konsep cacing gigi sudah beredar sejak 5000 SM. Dalam teks Sumeria saat ini, cacing gigi terdaftar sebagai salah satu penyebab kerusakan gigi. Cacing gigi juga disebutkan dalam skrip Cina kuno dari 1500 SM.

Teks yang diukir di tulang itu menggambarkan seekor cacing gigi menyerang mulut dan gigi. Orang-orang di Kekaisaran Romawi dan Abad Pertengahan juga mengira cacing gigi adalah hal yang nyata.

Secara umum, cacing gigi dikatakan dapat menggerogoti gigi dan menyebabkan kerusakan. Mereka juga diperkirakan ada di gusi dan gigi berlubang.

Ada banyak kemungkinan alasan mengapa orang percaya pada cacing gigi. Teori potensial mengenai kepercayaan terhadap cacing gigi yang telah mendarah daging tersebut meliputi:

1. Air yang terinfeksi cacing Guinea

Satu teori menyebutkan bahwa ada orang yang benar-benar melihat cacing Guinea, atau Druncunculus medinensis, dari air yang terinfeksi.

Cacing Guinea betina yang sedang hamil dapat melepaskan lebih dari 500.000 ekor cacing muda jika berada di air dingin. Selain itu, cacing Guinea hidup di krustasea siklopoid, yang sering ditemukan di sumur minum.

2. Struktur seperti cacing di gigi

Alasan lain yang mungkin adalah struktur silindris pada gigi manusia. Menurut peneliti di University of Maryland Dental School, ada struktur kecil seperti cacing berongga yang melekat pada tubulus di gigi manusia. Ilmuwan tidak sepenuhnya memahami apa itu. Orang-orang zaman dahulu mungkin salah mengira struktur tersebut sebagai cacing.

3. Perawatan benih tumbuhan

Di Inggris Abad Pertengahan, cacing gigi dirawat dengan asap dari biji henbane yang dibakar. Henbane adalah tanaman yang digunakan untuk tujuan pengobatan. Selama perlakuan, benih dipanaskan dengan arang.

Orang yang berlubang menghirup asapnya. Ironisnya, abu dari biji tanaman henbane yang dibakar tampak seperti cacing. Tanaman itu juga memiliki khasiat narkotika yang meredakan sakit gigi. Hal ini kemungkinan besar mendukung kepercayaan orang tentang cacing gigi.

Sepanjang zaman kuno, orang juga percaya bahwa gigi berlubang juga disebabkan oleh:

-Agen kimia

-Air liur yang rusak

-Radang tulang alveolar (bagian rahang yang menahan gigi)

-Perubahan suhu mendadak
cedera mekanis

Penyebab Cacing Gigi yang Sesungguhnya

Berkat ilmu kedokteran gigi modern, sekarang kita semua tahu penyebab sebenarnya dari kerusakan gigi. Zat makanan, bakteri, dan air liur bergabung membentuk plak yang menempel di gigi Anda.

Kerusakan gigi dimulai saat gula dan pati tertinggal di gigi untuk waktu yang lama. Bakteri dalam plak memakan makanan bergula dan bertepung, yang membentuk asam.


Asam dalam plak ini mengikis email atau lapisan luar gigi yang keras. Ini membentuk lubang kecil yang disebut rongga.

Seiring waktu, asam dan bakteri terkikis melalui email dan mulai merusak dentin, jaringan di bawah email Anda.

Jika mencapai pulpa, atau bagian tengah gigi, Anda dapat mengalami infeksi. Ini menyebabkan pembengkakan parah dan sakit gigi.

Dampak Gigi Berlubang

Gigi berlubang dapat memiliki beberapa efek yang merugikan bagi kesehatan mulut dan kesejahteraan umum seseorang. Berikut adalah beberapa efek yang dapat timbul akibat gigi berlubang:

1. Rasa Sakit

Gigi berlubang biasanya terasa sakit atau sensitif saat terkena makanan atau minuman panas, dingin, atau manis. Rasa sakit ini dapat mengganggu makan dan minum dengan nyaman.

2. Infeksi

Gigi berlubang memungkinkan bakteri masuk dan menyerang pulpa gigi yang sensitif. Hal ini dapat menyebabkan infeksi gigi atau abses, yang dapat menyebabkan nyeri hebat, pembengkakan, dan bahkan demam.

3. Kerusakan gigi yang lebih parah

Jika gigi berlubang tidak diobati, kerusakan dapat menjadi lebih parah seiring berjalannya waktu. Lubang pada gigi dapat memperbesarkan dan memperdalam kerusakan pada struktur gigi.

merdeka.com

Cara Menghilangkan Ulat Gigi

Cara Menghilangkan Ulat Gigi

Berikut ini adalah beberapa cara mengeluarkan ulat gigi yang bisa Anda praktikkan di rumah;

1. Obat kumur berfluorida

Obat kumur berfluorida adalah cara mengeluarkan ulat gigi yang paling utama. Fluorida baik untuk gigi dan membantu memulihkan mineral di gigi. Karena demineralisasi atau kekurangan mineral adalah penyebab kerusakan gigi, penggunaan obat kumur berfluorida dapat menjadi pengobatan rumahan yang bagus untuk menghilangkan gigi berlubang serta kerusakan gigi.

2. Cengkeh

Cengkeh bisa menjadi ramuan terbaik untuk menyembuhkan segala masalah kesehatan mulut, termasuk di antaranya merupakan cara mengeluarkan ulat gigi yang ampuh. Karena sifat anti-inflamasi dan anti-bakterinya, cengkeh dapat meredakan nyeri dan mencegah penyebaran rongga.

3. Bawang putih

Selain sebagai penambah rasa yang luar biasa, bawang putih juga merupakan keajaiban kesehatan. Mengonsumsi bawang putih mentah juga sangat bermanfaat untuk kesehatan mulut, salah satunya adalah untuk mengeluarkan cacing gigi.

Bawang putih memiliki sifat antijamur dan antibakteri di dalamnya yang bekerja sebagai obat penghilang rasa sakit.

4. Kaldu tulang

Kaldu tulang adalah sup yang terbuat dari tulang rebus hewan sehat yang dicampur dengan sayuran segar. Kaldu tulang sarat dengan banyak vitamin, mineral, dan lemak yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Kaldu tulang terdiri dari kalsium dan magnesium yang mampu mengobati gigi berlubang dan melawan kerusakan gigi, sehingga dapat dimasukkan sebagai cara menghilangkan ulat gigi ala rumahan.

5. Air garam

Air garam adalah pengobatan rumahan yang paling umum untuk semua masalah kesehatan mulut. Air garam membuat mulut bebas bakteri dan menghilangkan lengket dari gigi berlubang. Garam dalam air menetralkan tingkat pH di mulut kita dengan menghilangkan asam.

6. Minyak cengkeh

Cengkeh mengandung eugenol di dalamnya yang berperan sebagai obat penghilang rasa sakit. Oleh karena itu, minyak cengkih dapat dengan cepat meredakan rasa sakit akibat gigi berlubang dan kerusakan gigi. Konstituen antimikroba menghambat pertumbuhan bakteri, jamur, atau virus.

7. Lemon

Lemon kaya akan vitamin C; asam yang ada dalam jus lemon membunuh kuman dan membantu meredakan rasa sakit yang disebabkan oleh gigi berlubang. Anda perlu menyimpan lemon di mulut Anda, mengunyahnya dan kemudian bilas mulut Anda dengan air bersih.

8. Minyak pohon teh

Minyak pohon teh memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-bakteri di dalamnya, yang membantu melawan gigi berlubang. Prosesnya sederhana - Anda hanya perlu memijat gigi dan gusi dengan minyak pohon teh, lalu berkumur dengan air hangat.

Mitos Gigi Berbunyi saat Tidur, Dikaitkan dengan Gangguan Jin
Mitos Gigi Berbunyi saat Tidur, Dikaitkan dengan Gangguan Jin

Gigi berbunyi saat tidur memiliki penjelasan medis yang masuk akal.

Baca Selengkapnya
Mitos Kucing Hitam Putih dan Faktanya, Dipercaya Sebagai Pembawa Keberuntungan
Mitos Kucing Hitam Putih dan Faktanya, Dipercaya Sebagai Pembawa Keberuntungan

Kucing hitam putih sering dikaitkan dengan mitos tertentu.

Baca Selengkapnya
Mitos Hidung Gatal dan Fakta Medisnya, Menarik Disimak
Mitos Hidung Gatal dan Fakta Medisnya, Menarik Disimak

Ternyata hidung yang terasa gatal juga terikat dengan suatu mitos tertentu. Apa isi mitos tersebut?

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Jarang Ganti Sikat Gigi, Begini Dampak Buruknya bagi Kesehatan Mulut
Jarang Ganti Sikat Gigi, Begini Dampak Buruknya bagi Kesehatan Mulut

Sikat gigi adalah salah satu alat paling penting dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Namun, banyak orang seringkali lalai dalam mengganti sikat giginya.

Baca Selengkapnya
Jarang Sikat Gigi? Hati-Hati, 4 Bahaya Ini Bisa Saja Mengintai Kesehatan Gigi dan Mulutmu
Jarang Sikat Gigi? Hati-Hati, 4 Bahaya Ini Bisa Saja Mengintai Kesehatan Gigi dan Mulutmu

Biar tak penasaran, berikut adalah empat bahaya yang bisa mengintai kamu jika jarang menyikat gigi.

Baca Selengkapnya
Mitos Kelapa Kuning yang Umum Berkembang, Ini Faktanya
Mitos Kelapa Kuning yang Umum Berkembang, Ini Faktanya

Kelapa kuning atau kelapa gading memang kurang umum dijumpai. Tak heran ada mitos yang menyelimutinya.

Baca Selengkapnya
6 Mitos Orang Hamil yang Umum Beredar, Pahami Faktanya
6 Mitos Orang Hamil yang Umum Beredar, Pahami Faktanya

Terdapat beberapa mitos orang hamil yang masih sering dipercaya.

Baca Selengkapnya
Penyebab Gigi Hitam dan Cara Mengatasinya, Perlu Diketahui
Penyebab Gigi Hitam dan Cara Mengatasinya, Perlu Diketahui

Beberapa kebiasaan buruk dapat menyebabkan gigi hitam.

Baca Selengkapnya
Fakta tentang Mimpi  yang Menarik dari Sisi Ilmiah, Berikut Penjelasannya
Fakta tentang Mimpi yang Menarik dari Sisi Ilmiah, Berikut Penjelasannya

Fakta-fakta mengenai mimpi sering kali mengejutkan dan mengundang rasa ingin tahu.

Baca Selengkapnya