Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Simpan 70 Manuskrip Kuno, Intip Koleksi Museum Sejarah Alquran di Sumut

Simpan 70 Manuskrip Kuno, Intip Koleksi Museum Sejarah Alquran di Sumut Simpan 70 Manuskrip Kuno, Intip Koleksi Museum Sejarah Alquran di Sumut. infosumut.id ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Tak hanya kaya akan budaya dan keindahan alam, Sumatra Utara (Sumut) juga menyimpan banyak warisan peradaban Islam. Daerah ini disebut menjadi tempat pertama masuknya agama Islam di Nusantara sejak ratusan tahun lalu.

Jika berkunjung ke sini, ada satu destinasi wisata religius, di mana wisatawan bisa melihat puluhan manuskrip kuno Alquran, yaitu di Museum Sejarah Alquran. Museum yang terletak di Jalan Willem Iskandar, Kota Medan ini, memiliki 70 koleksi manuskrip kuno Alquran yang bisa dilihat oleh pengunjung. Semua koleksi di museum ini mulai dikumpulkan sejak tahun 2007 lalu oleh Ketua Yayasan Dr. Phil Ichwan Azhari. Penasaran seperti apa?

Bukti Peradaban Islam di Sumut

simpan 70 manuskrip kuno intip koleksi museum sejarah alquran di sumut

infosumut.id ©2021 Merdeka.com

Melansir dari ANTARA, Museum Sejarah ALquran ini didirikan dengan tujuan untuk menambah pengetahuan bagi masyarakat luas bahwa Sumut memiliki sejarah dan peradaban Islam di masa lalu.

Pasalnya, dari banyaknya daerah di Indonesia, Sumut pernah disebut sebagai daerah yang tidak memiliki sejarah mushaf Alquran. Hal ini kemudian memotivasi sejarawan sekaligus penggagas museum tersebut, Dr Ichwan Azhari dari Unimed, untuk kemudian mulai mengumpulkan mushaf-mushaf Alquran yang ada di Sumut.

Punya Banyak Koleksi

simpan 70 manuskrip kuno intip koleksi museum sejarah alquran di sumut

infosumut.id ©2021 Merdeka.com

Seluruh koleksi mushaf Alquran yang disimpan di museum ini ditemukan di Sumut. Setiap mushaf memiliki motif yang unik yang mewakili setiap daerah dengan ikon tersendiri, seperti motif Melayu Pantai Timur, motif Simalungun, dan motif bunga matahari.Selain itu, ada juga motif di luar Sumut yang dipajang di museum ini, yakni motif Jawa, motif Melayu-Aceh. Kedua motif ini ikut dipajang di museum ini karena keduanya juga ditemukan di Sumut dan telah menjadi bagian dari sejarah Alquran Sumut.

Terdapat Mushaf Tertua

simpan 70 manuskrip kuno intip koleksi museum sejarah alquran di sumut

infosumut.id ©2021 Merdeka.com

Salah satu daya tarik dari Museum Sejarah ALquran ini, yaitu terdapat mushaf tertua yang ditulis pada tahun 1070 Hijriah/ 1074 Hijriah.Terdapat juga kolofon berisi catatan penulis mushaf yang menjelaskan waktu serta kisah mengharukan ketika penulis menulis mushaf di waktu siang dan malam tanpa lelah, sehingga berhasil menulis mushaf secara utuh.Di museum ini juga terdapat lebih dari 20 buku fiqih serta tanaman seperti bawang putih, bawang merah, dan labu yang disebutkan dalam Alquran.

(mdk/far)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP