Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyebab Kesepian yang Perlu Diketahui, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Fisik

Penyebab Kesepian yang Perlu Diketahui, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Fisik Kesepian. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Cheryl Casey

Merdeka.com - Kesepian adalah emosi manusia universal yang kompleks dan unik untuk setiap individu. Perasaan kesepian bersifat pribadi, sehingga pengalaman kesepian setiap orang akan berbeda-beda.

Satu gambaran umum tentang kesepian adalah perasaan yang kita dapatkan ketika kebutuhan kita akan hubungan dan kontak sosial yang berkualitas tidak terpenuhi. Tapi kesepian tidak selalu sama dengan kesendirian.

Anda mungkin memilih untuk menyendiri dan hidup bahagia tanpa banyak kontak dengan orang lain, sementara orang lain mungkin menganggap ini sebagai kehidupan yang sepi.

Lantas apa penyebab kesepian beserta dampaknya bagi kesehatan fisik? Berikut merdeka.com rangkum penyebab kesepian yang tidak boleh disepelekan dan cara mengatasinya:

Definisi Kesepian

Menurut American Psychological Association (APA), kesepian adalah ketidaknyamanan kognitif atau kegelisahan dari menjadi atau menganggap diri sendiri sendirian. 

APA mendefinisikannya sebagai tekanan emosional yang kita rasakan ketika kebutuhan kita akan keintiman dan persahabatan tidak terpenuhi.

Sementara definisi umum kesepian menggambarkannya sebagai keadaan menyendiri atau sendirian. Kesepian sebenarnya adalah keadaan pikiran. Kesepian menyebabkan orang merasa kosong, sendirian, dan tidak diinginkan. 

Orang yang kesepian sering mendambakan kontak manusia, tetapi keadaan pikiran mereka membuatnya lebih sulit untuk menjalin hubungan dengan orang lain.

Penyebab Kesepian

Kesepian adalah sesuatu yang lebih dari sekadar kesedihan, karena mengalami kesedihan hanya dapat didasarkan pada peristiwa sementara atau terisolasi. Kesepian bisa menjadi kondisi yang lebih mencemaskan dalam jangka panjang dan parah.

Kesepian adalah suatu kondisi yang dapat berakar dalam pada masa lalu atau pengalaman masa lalu seseorang yang menyakitkan. 

Kesepian adalah ketika individu merasa seperti mereka sendiri atau ditinggalkan, bahkan jika ada orang lain di sekitar mereka untuk berinteraksi. Kesepian tidak selalu tentang kehadiran orang lain, tetapi lebih pada orang yang dapat terhubung dengan orang lain, mengidentifikasi dengan orang lain dan merasakan kedekatan dengan mereka.

Beberapa penyebab langsung kesepian dapat disebabkan oleh faktor sosial seperti kesedihan atau kehilangan, menjadi tua sendirian, memiliki dukungan yang terbatas, merasa sendirian dalam suatu hubungan, dan mengalami putus cinta.

Faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap penyebab kesepian dapat mencakup mengalami kesulitan sendirian tanpa siapa pun untuk berhubungan, kesulitan tersebut dapat mencakup pelecehan, diskriminasi, dan perjuangan identitas diri. 

Faktor-faktor ini bisa menjadi lebih sulit untuk diatasi karena tingkat penolakan, pengucilan, dan kesulitan yang dapat dihadapi individu karena perjuangan ini.

Ada juga penelitian tentang korelasi antara usia dan peningkatan kesepian. Sebuah laporan oleh CDC menyatakan ada risiko kesepian yang lebih tinggi pada orang dewasa berusia 65 tahun ke atas

Mengalami kesepian merupakan faktor risiko yang lebih tinggi bagi wanita yang hidup sendiri, yang menjanda, yang memiliki masalah kesehatan, dan yang memiliki sumber daya dan dukungan sosial yang terbatas. 

Terkait dengan kesepian, ada beberapa faktor yang bisa memicu perasaan ini. Beberapa pemicunya bisa berupa hari/peristiwa yang biasanya dirayakan, seperti merasa kesepian saat liburan atau di hari ulang tahun. 

Jika individu tidak dapat merayakan hari-hari istimewa dengan orang yang dicintai, mereka mungkin merasa takut atau tidak menantikan hari-hari ini dan dengan demikian merasa sendirian.

Situasi keuangan yang buruk juga dapat menjadi penyebab kesepian. Kesulitan keuangan dapat menyebabkan rasa malu, kehilangan identitas, dan stres, yang dapat menyebabkan orang menarik diri. 

Orang-orang dalam kelompok ini mungkin mengerjakan dua pekerjaan atau mengatur jadwal kerja yang tidak teratur yang membuat lebih sulit untuk terhubung dengan orang-orang di sekitar mereka.

Dampak Kesepian bagi Kesehatan

Kesepian memiliki berbagai macam efek negatif baik bagi kesehatan fisik maupun mental, di antaranya sebagai berikut melansir dari verywellmind:

  • Alkohol dan penyalahgunaan narkoba
  • Fungsi otak yang berubah
  • Perkembangan penyakit Alzheimer
  • Perilaku antisosial
  • Penyakit kardiovaskular dan stroke
  • Daya ingat dan pembelajaran menurun
  • Depresi dan bunuh diri
  • Tingkat stres meningkat
  • Pengambilan keputusan yang buruk
  • Cara Mengatasi Kesepian

    Tidak ada satu solusi untuk membantu semua orang mengelola perasaan kesepian, tetapi ada baiknya bereksperimen untuk melihat apa yang membuat Anda merasa lebih terhubung dengan orang-orang di sekitar Anda.

    Taktik ini dapat membantu Anda mencegah kesepian atau mengatasi perasaan kesepian:

    Akui Bagaimana Perasaan Anda 

    Sama seperti rasa haus yang merupakan sinyal bahwa Anda membutuhkan lebih banyak hidrasi, kesepian dapat dilihat sebagai sinyal bahwa Anda membutuhkan lebih banyak koneksi manusia.

    Latihan Syukur 

    Cara mengatasi kesepian bisa dengan meluangkan waktu setiap hari untuk memikirkan tiga hal yang mereka syukuri dalam hidup mereka, betapapun besar atau kecilnya. Kebiasaan sehari-hari ini dapat membantu untuk menghilangkan beberapa pesimisme dan hal negatif yang dapat dikaitkan dengan perasaan kesepian.

    Luangkan Waktu untuk Keluarga dan Teman 

    Luangkan waktu untuk membina hubungan Anda yang sudah ada, dan bersikap proaktif tentang hal itu. Jangan segan-segan mengangkat telepon untuk bertemu teman lama atau mengajak keluarga berkumpul di akhir pekan.

    Jadilah Kreatif

    Entah suka menggambar, mendengarkan musik, menari, atau hal kreatif lainnya, beralih ke seni dapat mengurangi perasaan kesepian.  Beralih ke seni bisa menjadi katarsis, membantu kita mengekspresikan perasaan kita di dalam. 

    Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2015 menemukan bahwa terapi seni dapat membantu suasana hati, memerangi stres, dan meningkatkan harga diri.

    Rangkul Hobi yang Anda Nikmati 

    Meluangkan waktu untuk kegiatan yang Anda sukai adalah bentuk perawatan diri yang hebat. Ini menyalakan kembali gairah Anda, memanfaatkan kreativitas, dan memberi Anda sesuatu untuk dinanti-nantikan. 

    Hobi juga dapat membantu kita memperkuat koneksi dengan jejaring sosial kita, baik menguji resep yang dibagikan teman lama di Facebook atau bergabung dengan klub buku virtual. 

    Berkegiatan di Luar Ruangan 

    Bergeraklah, apakah berjalan-jalan di sekitar lingkungan atau mendaki di jalan setapak terdekat. Keluar dan melakukan aktivitas fisik keduanya merupakan pendorong suasana hati, jadi pergi ke luar rumah dapat membantu menghilangkan beberapa perasaan negatif yang terkait dengan kesepian (atau setidaknya menumpulkannya). 

    Mencari Bantuan 

    Apakah Anda memilih untuk curhat pada orang yang Anda percaya atau lebih memilih untuk mendaftar terapi kelompok atau sesi konseling individu, pilihlah salah satu atau keduanya jika Anda merasa tak bisa mengatasinya sendirian.

    Ini setidaknya adalah bentuk jalan keluar yang mungkin membuat perasaan Anda menjadi lebih baik dari sebelumnya.

    (mdk/amd)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP