Kapan Maulid Nabi 2022? Berikut Jawabannya dan Amalan yang Bisa Dilakukan

Kamis, 29 September 2022 05:05 Reporter : Ani Mardatila
Kapan Maulid Nabi 2022? Berikut Jawabannya dan Amalan yang Bisa Dilakukan Grebek Maulid Nabi Kraton. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Maulid Nabi Muhammad SAW adalah hari besar umat muslim di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal. Lalu, kapan Maulid Nabi 2022?

Dilansir dari laman NU Online, Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) mengikhbarkan bahwa 1 Rabiul Awal 1444 H jatuh pada hari Selasa, 27 September 2022. Ini didasarkan pada kesaksian perukyat di tiga titik observasi yang berhasil melihat hilal 1 Rabiul Awal 1444 H.

Dengan perhitungan tersebut, maka kapan Maulid Nabi 2022 jatuh pada Sabtu, 8 Oktober 2022.

Data hisab ini telah dihitung dengan metode perhitungan ilmu falak terhadap hilal awal Muharram 1444 H dengan menggunakan sistem hisab jama'i (tahqiqy tadqiky ashri kontemporer) khas Nahdlatul Ulama (NU).

Data hisab ini sudah berada di atas kriteria Imkanurrukyah, yaitu kemungkinan hilal dapat terlihat. Menteri-menteri Agama Brunai Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS) sepakat menyampaikan tinggi hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Sehingga metode ini mampu memperkirakan tanggal kapan Maulid Nabi 2022. Setelah mengetahui kapan Maulid Nabi 2022, umat Muslim dianjurkan melakukan sejumlah amalan saat Maulid Nabi.

Lantas apa saja amalan yang bisa dilakukan umat muslim dalam memperingati Maulid Nabi? Berikut merdeka.com merangkum ulasannya dari berbagai sumber:

2 dari 3 halaman

Amalan Maulid Nabi yang Bisa Dilakukan

1. Puasa Sunah

Salah satu amalan yang bisa dilakukan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad adalah berpuasa. Rasulullah SAW selalu memperingati hari lahirnya dengan berpuasa pada hari Senin. Hal ini sebagaimana yang telah disebutkan dalam salah satu hadits berikut ini:

"Pada hari itu aku dilahirkan dan hari aku dibangkitkan (atau hari itu diturunkan Al-Qur’an kepadaku)". (HR. Muslim)

2. Berzikir

Berzikir kepada Allah SWT juga bisa menjadi salah satu amalan yang dilakukan umat muslim untuk memperingati Maulid Nabi. Hal ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur dan supaya setiap muslim selalu mengingat Allah.

Hal tersebut sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Ar-Ro’d ayat 28 yang berarti:

"Yaitu orang-orang yang beriman, dan hati mereka aman tentram dengan dzikir pada Allah, ingatlah dengan dzikir pada Allah itu, maka hati pun akan merasa aman dan tentram." (QS Ar-Ro’d;28).

3. Bersedakah

Selanjutnya amalan sunnah untuk memperingati maulid Nabi Muhammad SAW yang bisa dilakukan ialah bersedekah. Hal ini dilakukan untuk memperingati kelahiran Rasulullah sebagai wujud ungkapan rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.

Terlebih lagi keutamaan bersyukur bagi umat muslim salah satunya ialah Allah akan menambah nikmat dan dilapangkan rizkinya. Hal ini sebagaimana yang tercantum dalam salah satu surah Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

"Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhan kalian memaklumatkan, 'Sesungguhnya jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepada kalian; dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih'," (QS Ibrahim ayat 7).

3 dari 3 halaman

4. Membaca Sholawat

Salah satu amalan sunah untuk memperingati maulid Nabi Muhammad SAW selanjutnya adalah membaca sholawat sebanyak-banyaknya. Sholawat nabi bisa dibaca kapan saja tanpa mengenal waktu mulai dari pagi, siang, sore, dan malam. Hal ini sebagaimana yang tercantum dalam salah satu surah Al-Qur’an berikut ini:

"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya," (QS. Al Ahzab: 56).

Ada beberapa jenis sholawat yang bisa kamu amalkan, berikut di antaranya:

-Salawat Al Fatih

Allahumma shalli wa sallim wa barik ‘ala sayyidina Muhammadinil Fatihi lima ughliqa, wal khatimi lima sabaqa, wan nashiril haqqa bil haqqi, wal hadi ila shiratin mustaqim (ada yang baca ‘shiratikal mustaqim’). Shallallahu ‘alayhi, wa ‘ala ālihi, wa ashhabihi haqqa qadrihi wa miqdarihil ‘azhim.

Artinya,“Ya Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, pembuka apa yang terkunci, penutup apa yang telah lalu, pembela yang hak dengan yang hak, dan petunjuk kepada jalan yang lurus. Semoga Allah melimpahkan shalawat kepadanya, keluarga dan para sahabatnya dengan hak derajat dan kedudukannya yang agung.”

-Salawat Nariyah

Allahumma sholli sholaatan kaamilatan wasallim salaaman. Taaman ‘ala sayyidina Muhammadinilladzi tanhalu bihil ‘uqodu wa tanfariju bihil kurobu. Wa tuqdhoo bihil hawaaiju wa tunaalu bihir roghooibu. Wa husnul khowatiimi wa yustasqol ghomaamu biwajhihil kariimi wa ‘ala aalihi washohbihi fii kulli lamhatin wa nafasin bi’adadi kulli ma’lu mi laka.

Artinya : “Ya Allah, limpahkanlah selawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab Nabi SAW semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.”

Demikian beberapa amalan yang bisa kamu lakukan saat Maulid Nabi. Nah, setelah tahu kapan Maulid Nabi 2022, bagi setiap muslim, alangkah baiknya apabila melakukan amal yang baik. Jangan sampai amalan kita tidak di ridhoi oleh Allah SWT.

Banyak ulama yang mengatakan bahwa di bulan kelahiran Nabi Muhammad lahir, pantang untuk melakukan segala bentuk maksiat.

[amd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini