Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bukan Berasal dari Maluku, Ini Asal-Usul Bika Ambon Khas Medan

Bukan Berasal dari Maluku, Ini Asal-Usul Bika Ambon Khas Medan Bika Ambon. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Mendengar nama Bika Ambon, sebagian besar orang pasti akan mengira jika kue legendaris ini berasal dari ibu kota Maluku.

Ternyata, meski bernama Bika Ambon, kue satu ini merupakan makanan khas Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut).

Bika Ambon adalah salah satu makanan khas jenis kue basah. Kue satu ini memiliki ciri khas dengan warnanya yang kuning dan memiliki rongga-rongga di bagian dalamnya.

Kue dengan rasa yang lezat ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu dan sangat populer di Kota Medan. Bika Ambon bahkan telah menjadi salah satu ikon kuliner yang tak bisa dilepaskan dari ibu kota Sumut ini.

Berikut informasi asal-usul Bika Ambon selengkapnya.

Mirip Kue Bingka dari Melayu

bika ambon berbagai rasa

brilicious.brilio.net ©2020 Merdeka.com

Melansir dari kanal Cerita Medan, kue Bika Ambon ini ternyata mirip dengan kue khas Melayu yaitu bika atau bingka. Namun dalam pembuatannya, Bika Ambon dibuat dengan menambahkan pengembang dari bahan nira agar rasanya berbeda dari kue Bingka Melayu tersebut.

Dulunya, Bika Ambon rata-rata hanya dibuat dalam satu rasa. Ciri khasnya yakni kuenya yang berwarna kuning. Namun, saat ini Bika Ambon telah dijual dalam berbagai varian rasa.

Ada rasa pandan, durian, keju, cokelat dan lainnya. Kini kue khas Kota Medan ini telah banyak mengikuti perkembangan selera masyarakat.

Asal-Usul Bika Ambon

ilustrasi bika ambon

©Shutterstock

Jika ditanya soal asal-usul Bika Ambon, ada banyak versi cerita yang beredar di masyarakat. Ada yang mengatakan, kue satu ini dinamai Bika Ambon lantaran tempat pertama kali kue ini dijual dan menjadi populer adalah di simpang Jalan Ambon Sei Kera Medan. Namun, ada versi lain yang mengatakan bahwa zaman dulu ada sebuah daerah bernama Amplas yang terbagi menjadi dua wilayah, yaitu barat dan timur sungai. Di sebelah barat sungai ada pabrik pengolahan latex, sementara sebelah timur sungai terdapat perumahan buruh dan kebun tembakau serta kakao.Kemudian, ada seorang buruh transmigran dari Jawa yang membuat kue tersebut dan memasarkannya di Medan. Ternyata, kue itu sangat disukai oleh orang Belanda. Peluang ini kemudian dimanfaatkan oleh pedagang Tionghoa untuk memasarkan kue tersebut. Akhirnya bisnis kue itu menjadi berkembang dan kemudian diberi nama Bika Ambon, yang berasal dari nama Bika “Amplas-Kebon”.

Oleh-Oleh Khas Medan

sering dikira dari ambon ini 6 fakta menarik bika ambon asli medan yang melegenda

liputan6.com ©2020 Merdeka.com

Sampai saat ini, Bika Ambon masih menjadi salah satu oleh-oleh andalan bagi para pelancong yang berkunjung ke Kota Medan. Salah satu kawasan yang banyak terdapat penjual Bika Ambon adalah di kawasan Jalan Majapahit.Untuk dijadikan oleh-oleh, Bika Ambon ternyata hanya awet selama 3-4 hari saja. Hal ini karena dalam pembuatannya tidak ada bahan pengawet yang digunakan.Jika menggunakan bahan pengawet, maka tekstur kue tidak akan lembut dan mudah mengeras. Oleh karena itu, Bika Ambon tergolong dalam kue tradisional yang cukup sulit ditemukan karena cepat habis terjual berhubung kue ini tidak dibuat dalam jumlah banyak.

(mdk/far)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP