Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

6 Cara Menurunkan Panas Anak di Rumah yang Bisa Dilakukan Ibunda

6 Cara Menurunkan Panas Anak di Rumah yang Bisa Dilakukan Ibunda Ilustrasi demam. ©2012 Shutterstock/Gorilla

Merdeka.com - Demam atau disebut sakit panas adalah suatu kondisi medis di mana suhu tubuh melebihi 37°C. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh berbagai faktor, seperti seperti infeksi virus, bakteri, jamur, parasit.

Selain itu, demam juga disebabkan karena peradangan kronis, efek Imunisasi dan obat-obatan, hingga kanker. Demam juga menjadi sinyal bahwa sel darah putih dalam tubuh sedang bertarung melawan suatu virus atau bakteri.

Demam sudah menjadi penyakit yang umum dialami orang banyak. Tak hanya orang dewasa, anak-anak bahkan terkena panas. Meski terlihat seperti penyakit ringan, tetapi jika tidak ditangani dengan benar bisa berakibat.

Terutama bagi penderita anak-anak yang cenderung masih belum bisa mengurus dirinya sendiri, orang tua harus sigap dalam merawat anaknya. Berikut enam cara menurunkan panas anak:

Gejala Demam

Sebelum mengetahui cara menurunkan panas anak, kenali terlebih dahulu gejalanya. Normalnya, suhu tubuh manusia berada di kisaran antara 36,1 derajat Celsius sampai 37,2 derajat Celsius. Maka dari itu, apabila suhu tubuh berada di atas angka tersebut, makan sudah dipastikan bahwa itu adalah demam.

ilustrasi anak sakit

©Shutterstock.com/ Dmitry Naumov

Pada kasus demam yang diderita anak usia 6 bulan hingga 5 tahun, akan ada kemungkinan penderita mengalami kejang demam. Sedangkan demam yang melebihi tiga hari bisa jadi gejala dari demam berdarah, malaria atau penyakit yang disebabkan oleh nyamuk lainnya. Biasanya sakit demam juga disertai gejala lain seperti berikut:

  • Sakit kepala
  • Berkeringat
  • Menggigil
  • Lemas
  • Nyeri otot
  • Hilang nafsu makan
  • Setelah mengetahui gejalanya, perhatikan cara menurunkan panas pada anak berikut ini.

    Cara Menurunkan Panas

    1. Kompres Air Hangat

    Cara menurunkan panas anak yang pertama adalah dengan mengompreskan air hangat ke anak. Orang tua bisa melakukannya dengan menyelupkan handuk kecil ke dalam air hangat lalu diletakkan pada dahi atau bagian tubuh bagian atas dekat ketiak.

    Jangan menggunakan air dingin untuk mengompresnya. Pastikan air yang digunakan untuk kompres juga memiliki suhu yang tidak terlalu tinggi agar tidak melukai anak. Hal ini bisa dilakukan dengan cara merendamkan tangan ke dalam baskom air.

    Selain itu, orang tua juga bisa memandikan anak dengan menggunakan air hangat. Namun jangan terlalu sering sehingga dahulukan kompres. Mandikan anak dengan lembut dan pastikan seluruh tubuhnya terkena basuhan air hangat.

    2. Asupan Cairan

    Cara menurunkan panas anak yang kedua adalah dengan memastikan asupan cairan anak tetap terjaga. Hal ini dikarenakan ketika demam, tubuh berisiko kehilangan cairan yang cukup banyak. Apabila tidak diawasi, anak bisa mengalami dehidrasi.

    Oleh karena itu, orang tua perlu memperhatikan asupan cairan anak. Berikan cairan utamanya air putih hangat, namun juga bisa berikan jus atau sayur sup yang hangat. Hindari minuman berkafein dan mengandung soda.

    Sedangkan pada penderita demam yang masih bayi, perlu terus diberikan air susu ibu (ASI) secara rutin. ASI yang diketahui mengandung sistem kekebalan alami yang dapat mencegah terjadinya reaksi alergi, diare, pneumonia, meningitis (peradangan selaput otak), serta infeksi lainnya.

    3. Istirahat yang Cukup

    Cara menurunkan panas anak yang lain adalah dengan banyak beristirahat di rumah. Orang tua perlu membatasi waktu beraktivitas anak untuk sementara hingga anak dinyatakan sembuh.

    Hal ini dikarenakan energi anak banyak berkurang ketika sakit. Karena itu, anak perlu banyak tidur di rumah untuk sementara waktu agar sistem kekebalan tubuh kembali pulih seperti sedia kala.

    Saat di rumah pun, beri pakaian yang tipis dan selimut yang tipis untuk anak yang sedang demam. Pakaian yang terlalu tebal justru beresiko menaikkan suhu tubuh anak.

    4. Asupan Gizi Seimbang

    Cara menurunkan panas anak yang keempat adalah menjaga kadar nutrisi anak. Selain menjaga asupan cairan, anak yang terkena demam tentu harus dijaga juga asupan gizinya. Pemberian makanan bergizi seimbang akan mempercepat proses pemulihan tubuh anak.

    Karena itu, berikan kombinasi sayur dan buah seperti wortel, jeruk dan stroberi. Makanan yang mengandung fitonutrien seperti di atas dipercaya dapat membantu meningkatkan kerja sistem kekebalan tubuh.

    5. Obat Penurun Panas

    Cara menurunkan panas anak selanjutnya adalah dengan mengonsumsi obat penurun panas. Obat penurun demam yang bisa digunakan untuk anak antara lain paracetamol maupun Ibuprofen.

    Obat demam tersebut sebaiknya dikonsumsi ketika suhu tubuh anak sudah berada di atas 38 derajat Celsius. Sebaiknya berikan obat penurun demam saat anak sudah makan.

    6. Atur Suhu Ruangan

    Cara menurunkan panas anak berikutnya adalah dengan pengatur suhu ruangan. Ini berlaku apabila rumah yang ditempati menggunakan alat pendingin ruangan atau kipas. Pastikan atur suhu ruangan dalam keadaan sejuk, tidak terlalu panas dan terlalu dingin agar anak merasa nyaman.

    Apabila cara-cara di atas sudah dilakukan namun demam anak tak kunjung turun, anak harus segera dibawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut. Terlebih apabila anak menunjukkan gejala tambahan seperti berikut:

  • Demam menetap lebih dari 24 jam, pada anak berusia kurang dari 2 tahun.
  • Demam menetap lebih dari 72 jam, pada anak usia lebih dari 2 tahun.
  • Kulit dan bibir tampak pucat.
  • Kejang.
  • Gejala dehidrasi yang meliputi pucat, tidak keluar air mata saat menangis, lemas dan kurang aktif.
  • Gangguan pencernaan seperti muntah, diare, dan konstipasi.
  • Ruam kemerahan pada kulit.
  • Demam tak kunjung mereda walaupun telah diberi obat dan kompres air hangat.
  • Nafsu makan menurun.
  • Rewel, lemas dan mengantuk.
  • Batuk.
  • Nyeri pada telinga.
  • (mdk/amd)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP