Fantastis, 5 pesepakbola ini jadi legenda di dua klub berbeda
Merdeka.com - Menjadi pemain sepakbola legendaris untuk sebuah klub memang bukan perkara mudah. Beberapa bintang besar mencoba untuk bertahan di satu klub hingga akhir karirnya, hingga akhirnya mereka disebut sebagai legenda.
Namun apa jadinya jika seorang pemain menjadi legenda sepakbola di dua klub berbeda? Mungkinkah itu terjadi? Mungkin saja.
Meski sangat sulit, namun ada pemain yang mencoba mewujudkannya tetapi banyak pula yang gagal. Alih-alih menjadi legenda di klub barunya, mereka justru disebut pengkhianat.
Namun pemain bintang lainnya bisa mengukir namanya sebagai legenda di lebih dari satu klub. Mari kita telusuri tujuh bintang yang menjadi legenda di dua klub yang berbeda.
Gianfranco Zola
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comJika Anda mendengar nama Gianfranco Zola, mungkin yang terlintas di benak Anda adalah pemain besar Chelsea. Ya, Zola memang seorang pemain besar berbakat yang datang ke Chelsea sebagai bintang dan pergi sebagai legenda.Sebuah torehan manis Zola memang tak akan terlupakan bagi penggemar Chelsea. Dia sudah mencatatkan lebih dari 200 laga bersama The Blues.Sering mencetak gol yang indah dan mempunyai karakter yang kuat pastinya akan sulit untuk tidak mencintai Zola.Hingga suatu ketika dia hijrah ke klub Italia, Cagliari. Di tim itu, Zola kembali dielu-elukan para pendukung Cagliari. Meski tak mencapai 100 penampilan bagi I Rosoblu, namun Zola mampu menancapkan sosok legenda hingga di pensiun bersama Cagliari.
David Beckham
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBeckham memang sosok yang patut diidolakan. Bahkan untuk urusan di dalam atau atau di luar lapangan. Mantan pemilik nomor punggung tujuh di Manchester United merupakan jebolan dari class of 92 di Old Trafford. Spesialis tendangan bebas dan umpan akurat selalu menjadi ciri khas David Beckham. Pemain asal Inggris itu pernah berjanji tidak akan pernah membela klub Inggris lain setelah meninggalkan Old Trafford dan dia menepati janjinya.Saat dia hengkang ke Real Madrid, prestasinya masih terlihat, namun terlalu dini untuk menyebutnya sebagai legenda untuk Real Madrid, sebab ada banyak pemain bintang di Los Blancos yang berpotensi untuk menyandang predikat tersebut.Hingga akhirnya, publik merasa Becks adalah legenda bagi Los Angeles Galaxy, kala dia berseragam tim asal Amerika tersebut. Beckham mempersembahkan gelar juara untuk klub LA Galaxy. Manisnya perjalanan Beckham di tanah Amerika membuat Becks layak disebut legenda LA Galaxy.
Paolo di Canio
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comJika Anda mendengar nama Paolo di canio, mungkin lebih sering dikenal sebagai sosok yang kontroversial, namun bakat sepakbolanya sangat berperan untuk menyandang predikat sebagai seorang legenda.Saat berkostum Westham, sosoknya seakan sudah melekat. Penampilan gemilang selama bersama The Hammers selamanya akan dikenang oleh para fans. Selain berpetualang di Inggris, Di Canio juga pernah dua kali membela Lazio. Sempat bermain lebih dari 100 laga bagi Biancoceleste dan akan dicatat dengan tinta emas di buku sejarah klub.
Zinedine Zidane
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comUntuk urusan yang satu ini sudah tak terbantahkan lagi. Sosok Zinedine Zidane merupakan sosok maestro lapangan hijau. Pria asal Prancis ini menjadi pemain kunci bagi Juventus sejak tahun 1996-2000. Bahkan pemain berjuluk Zizou pernah memenangkan Piala Dunia disela-sela petualangannya bersama Bianconeri.Dari Juventus, Zizou pindah ke klub raksasa Spanyol, Real Madrid dengan transfer termahal di dunia kala itu. Bersaing dengan para pemain bintang di era itu, Zidane tak lantas meredup, justru namanya kian melambung setelah menyabet gelar Liga Champions dan mencetak gol cantik di partai final.
Diego Maradona
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSiapa yang tak kenal dengan pemain yang satu ini? Maradona merupakan salah satu pemain besar yang pernah menghiasi jagat sepakbola. Tak ada yang ragu untuk melabeli sang superstar sebagai legenda dengan segudang prestasinya.Meski hanya bermain kurang dari 100 laga bagi Boca Juniors selama dua musim, tak ada yang meragukan lagi bahwa namanya sering dielu-elukan di klub Argentina itu.Namun klub yang melambungkan namanya saat berlabuh di Napoli. Pernah bermain lebih dari 250 laga bagi publik San Paolo, mencetak lebih dari 100 gol dan dikenal sebagai maestro sepakbola di tahun 80an. Bahkan untuk menghormati jasa Maradona, Napoli memutuskan untuk mempensiunkan nomor punggung 10 yang pernah dipakai Maradona.Maradona adalah sosok legenda bukan hanya bagi kedua klub tersebut, namun sudah menjadi legenda sepakbola dunia.
(mdk/ega)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya