Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

[Video] Ini sebabnya rokok membuat orang sulit bernapas!

[Video] Ini sebabnya rokok membuat orang sulit bernapas! Ilustrasi paru-paru. ©Shutterstock.com/Spectral-Design

Merdeka.com - Semua orang, bahkan perokok sekalipun, tentunya sudah mengetahui bahwa kebiasaan merokok buruk untuk kesehatan dan meningkatkan risiko penyakit lain yang lebih berbahaya. Tak hanya itu, rokok juga telah diketahui bisa merusak paru-paru dan membuat orang kesulitan bernapas. Meski begitu, tak semua orang tahu apa yang sebenarnya terjadi pada paru-paru dalam tubuh kita ketika terlalu banyak mengisap rokok, dan mengapa rokok membuat orang sulit bernapas.

Video yang diunggah pada Vine oleh Devon Arbelo ini akan menunjukkan pada Anda perbedaan dari paru-paru sehat dan paru-paru perokok. Video singkat tersebut juga menunjukkan bahwa kapasitas paru-paru perokok jauh lebih sedikit untuk menampung udara dibandingkan dengan paru-paru yang masih sehat.

Karena kapasitas paru-paru yang menjadi semakin berkurang dan mengecil itulah, banyak perokok yang sering mengalami kesulitan bernapas dan asma di kemudian hari. Ini berbeda dengan paru-paru sehat yang masih bisa menampung lebih banyak udara yang masuk. Coba lihat sendiri dalam video di bawah ini!

Dalam video tersebut juga terlihat paru-paru yang menghitam karena terkena zat-zat dalam rokok. Selain tembakau, rokok mengandung lebih dari 4.000 zat kimia, termasuk 70 zat kimia yang bisa menyebabkan kanker dan ratusan jenis racun yang berbahaya, seperti dilansir oleh Daily Mail (16/08).

Awal tahun ini, seorang guru dari Hong Kong bernama Ryan Au juga membuat video dan gambar yang menunjukkan perbedaan paru-paru sehat dan perokok. Dalam gambar tersebut bisa dilihat bahwa paru-paru yang terkena rokok terlihat memiliki ukuran yang lebih kecil dan warna yang kekuningan. Guru dari Yan Chai Hospital Tung Chi Ying Memorial School di Hong Kong ini diketahui membuat video dan gambar tersebut setelah mengetahui banyaknya siswa remaja yang mulai merokok.

paruparu perokok non perokok

Tak ada alasan terlambat untuk berhenti merokok. Jika tak ingin paru-paru Anda semakin menghitam dan rusak karena kebiasaan tersebut, sebaiknya berhenti merokok mulai dari sekarang. Berhenti merokok di usia 40 tahun masih bisa membuat Anda hidup 10 tahun lebih lama. Sementara penelitian juga mengungkap bahwa orang yang berhenti merokok di usia pertengahan mengalami penurunan risiko kematian hingga 90 persen dibandingkan jika mereka terus merokok.

(mdk/kun)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP